CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Kamis, 16 April 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Uncategorized

Kronologis Bandung Lautan Api di Mata Atje Bastaman

Yatni Setianingsih
23 Maret 2022
Kronologis Bandung Lautan Api di Mata Atje Bastaman

Peristiwa Bandung Lautan Api (foto : Arsip Nasional)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM — Atje Bastaman jurnalis Harian Suara Merdeka pada tahun 1946, menjadi salah satu saksi terjadinya peristiwa Bandung Lautan Api pada 24 Maret 1946.

Selama tujuh jam kepulan asap hitam membumbung tinggi memenuhi liku-liku setiap jalan di Kota Bandung. Tak hanya itu, semua listrik pun padam.

Mengutip rilis Humas Pemkot Bandung, Atje Bastaman menyaksikan langsung pembakaran Bandung dari Bukit Gunung Leutik di sekitar Pameungpeuk. Dari puncak itu, Atje melihat Bandung yang memerah sepanjang daerah Cicadas sampai Cimindi.

Setelah menyimak peristiwa itu, Atje langsung menuju Tasikmalaya. Setibanya di sana, ia langsung segera menulis berita dan memberi judul “Bandoeng Djadi Laoetan Api”. Namun, karena kurangnya ruang untuk tulisan judulnya, maka diperpendek menjadi “Bandoeng Laoetan Api”.

Baca juga:   Upaya Rawat Sejarah Bandung Lautan Api, Pihak Desa, TNI dan Polri Rawat Situs Mohammad Toha

Ia menggambarkan bagaimana warga Bandung memilih berkorban lebih baik daripada menyerah dalam jajahan. Tepat pada 24 Maret 1946, sekitar 200 ribu warga Bandung bersama Tentara Republik Indonesia (TRI) dan laskar rakyat membakar rumah dan harta benda mereka.

Tak ada pilihan lain saat itu bagi warga Bandung. Semua dilakukan demi menjaga Bandung agar tak dijadikan markas strategis militer tentara sekutu dan tentara NICA Belanda dalam Perang Kemerdekaan Indonesia.

Baca juga:   ¡una Fortuna Para River! Cuánto Pagará Codere Pra Ser Main Coordinator

Tinggalkan Bandung Utara

Mereka pun meninggalkan wilayah Bandung Utara menuju pegunungan di daerah selatan. Di waktu yang sama, tentara Inggris mulai menyerang, pertempuran sengit terjadi.

Pejuang Bandung kala itu berada di bawah komando Kolonel AH Nasution, seorang Komandan Divisi III TRI. Dalam buku “Bandung Lautan Api” karya Djajusman (1975), Nasution meminta lampu hijau dari Sutan Sjahrir, seorang perdana menteri saat pemerintahan Indonesia masih berbentuk Serikat, untuk melakukan pembumihangusan.

Baca juga:   Bandung Lautan Api di Mata Ceu Popong dan Kang Yana

Namun, Sjahrir menolak tegas permintaan Nasution. Dia meminta untuk mematuhi perintah dan ultimatum Inggris atas nama rakyat.

“Jangan diadakan pembakaran dan sebagainya karena nanti yang rugi rakyat kita sendiri juga dan yang harus membangunnya kelak kita,” tegas Sjahrir kala itu.

Nasution bimbang. Sebagai komandan dan demi melindungi rakyat serta mempertahankan harga diri Kota Bandung, dia tidak boleh takluk pada Sekutu. Namun, Inggris juga tidak main-main dan serius memerintahkan pengosongan Bandung bagian utara. Sehingga tak ada pilihan selain membumihanguskan Bandung. (*)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: Bandung lautan api


Related Posts

tabur bunga cikutra
HEADLINE

Peringatan BLA, Forkopimda Bandung Tabur Bunga di TMP Cikutra

24 Maret 2025
Upaya Rawat Sejarah Bandung Lautan Api, Pihak Desa, TNI dan Polri Rawat Situs Mohammad Toha
PASJABAR

Upaya Rawat Sejarah Bandung Lautan Api, Pihak Desa, TNI dan Polri Rawat Situs Mohammad Toha

20 Januari 2024
Monumen Jejak “Bandung Lautan Api dan Mohammad Toha”
PASJABAR

Monumen Jejak “Bandung Lautan Api dan Mohammad Toha”

10 September 2023

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

instagram/@zonanaetral5
HEADLINE

Hasil Piala AFF U-17 2026: Indonesia Takluk 0-1 dari Malaysia, Langkah ke Semifinal Terancam!

16 April 2026

GRESIK, WWW.PASJABAR.COM – Sebagai tuan rumah ajang ASEAN U-17 Boys' Championship 2026, Timnas Indonesia harus menelan pil...

pasundan law fair 2026

Pasundan Law Fair 2026 Sukses Digelar, Ajang Nasional Adu Gagasan dan Kompetensi Mahasiswa Hukum

16 April 2026
harga plastik

Kenaikan Harga Plastik Picu Penurunan Sampah di Kota Cimahi

16 April 2026
Agus Sutisna

Agus Sutisna Ditemukan Tewas Setelah Terjun Selamatkan Siswi Hanyut

16 April 2026
remaja hanyut

Remaja Tewas Hanyut di Sungai Cibanjaran, Penolong Masih Hilang

16 April 2026

Highlights

Agus Sutisna Ditemukan Tewas Setelah Terjun Selamatkan Siswi Hanyut

Remaja Tewas Hanyut di Sungai Cibanjaran, Penolong Masih Hilang

BMKG Ingatkan Potensi Cuaca Ekstrem di Sumatra hingga Jawa

Rektorat Unpad Nonaktifkan Dosen Diduga Terlibat Kekerasan Seksual, Dan Lakukan Investigasi

Transformasi RS Rajawali, Primaya Perkuat Layanan Medis Modern di Bandung

Kenalan Lewat Game Online Siswi SMP di Bandung Barat Diculik Remaja

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.