CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Sabtu, 18 April 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home PASBANDUNG

SKPD Pemkot Bandung Saling Lempar Tanggung Jawab, Yana: Saya Tidak Tahu

Putri
24 Februari 2023
SKPD Saling Lempar Tanggung Jawab, Yana: Saya Tidak Tahu

Wali Kota Bandung, Yana Mulyana. (Foto: Humas Pemkot Bandung)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM — Wali Kota Bandung Yana Mulyana mengaku tidak paham, jika ada data yang tidak sinkron dan saling lempar tanggung jawab antar SKPD di lingkungan Pemkot Bandung.

“Saya tidak tahu, kenapa bisa ada saling lempar tanggung jawab di antara SKPD,” ujar Yana yang ditemui wartawan Jumat (24/02/2023).

Terlebih jika hal ini berkaitan dengan pemaparan yang harus dilakukan SKPD Pemkot Bandung ketika rapat dengan DPRD Kota Bandung. Karena, lanjut Yana, ketika rapat dengan anggota dewan, SKPD yang datang adalah yang berkaitan dengan pembahasan saat rapat.

“Kalau ada data yang tidak valid dan saling lempar tanggung jawab, saya gak ngerti ya. karena untuk mengoordinasikan materi, kitabkan otomatis menghadirkan SKPD yang bersangkutan,” terangnya.

Baca juga:   Mall di Buka, Oded Harap Ekonomi Cepat Pulih

Terkait data yang dikeluhkan anggota dewan karena tidak sinkron, Yana juga mengaku hal tersebut tidak mungkin. Pasalnya, data yang dimsukkan ke sistem dilakukan oleh dinas terkait.

“Tidak mungkin dilakukan pencatatan ulang oleh pihak lain yang tidak berkepentingan. Pasalnya, akan terjadi margin error jika dilakukan pencatatan ulang oleh pihak lain. Terlebih yang berkaitan dengan angka,” paparnya.

Yana mencontohkan, untuk data yang masuk ke rumah sakit, pasti akan dilakukan oleh Dinas Kesehatan. Sehingga dinas lain tidak akan mengubah data tersebut.

Terkait kemungkinan dibuatnya big data yang bisa diakses oleh semua pihak dengan mudah, Yana mengatakan, saat ini belum terlalu mendesak.

“Kan data itu hanya dihimpun sekali, tidak akan ada double data. Jadi, untuk sekarang, big data itu masih belum perlu,” ucapnya.

Baca juga:   Tiga Pabrik Tekstil di Kabupaten Bandung Hangus Terbakar

Data DTKS Kota Bandung Bisa Terjadi Perbedaan

Di sisi lain, Yana mengakui untuk data Data Tepadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kota Bandung, yang menurutnya besar kemungkinan terjadi perbedaan. Pasalnya, pendataan dilakukan berkala. Sementara kondisi seseorang bisa saja berubah dalam waktu yang cepat.

“Misalnya, kalau satu orang didata hari ini dan dalam keadaan tidak mampu, namun bisa saja satu atau dua hari ke depan, kondisinya sudah berubah. Namun, pendataan dilakukan dalam kurun waktu yang cukup lama,” paparnya.

Untuk melakukan pemutakhiran data dalam kurun waktu yang cepat, Yana juga mengatakan hal itu sulit dilakuklan. Pasalnya, jika pendataan dilakukan terhadap satu RW, mungkin baru bisa benar-benar terdata semua, dalam kurun waktu tiga bulan atau lebih.

Baca juga:   Reklame Roboh di Bandung Masuk Ke Penyidikan, Korban Masih Tak Sadarkan Diri di ICU

“Lamanya pendataan ini, karena tidak semua warga yang didata bisa menerima petugas pendataan dengan baik. Sehingga, ada petugas yang harus mendatangi warga beberapa kali,” tambahnya.

Ditanya kemungkinan melibatkan RT dan RW untuk pemutahiran data, Yana mengatakan, dalam proses pendataan petugasnya harus terverivikasi sehingga tidak bisa dilakukan oleh sembarang orang.

Seperti diberitakan sebelumnya, Ketua Komisi A DPRD Kota Bandung Rijal Krairul mengatakan, koordinasi antar dinas di lingkungan Pemkot Bandung masih terkotak-kotak. Bahkan staf di lingkugan SKPD yang tidak bisa menjawab pertanyaan dewan, dengan alasan itu bukan kewenangan mereka.

“Seharusnya, mereka jangan berkata demikian. Semestinya sebelum menjawab, mereka mencari data dan menampung pertanyaan kami, untuk selanjutnya menindaklanjuti,” katanya. (Put)

Print Friendly, PDF & Email
Editor: Nurrani Rusmana
Tags: SKPDSKPD Pemkot Bandungwali kota bandungyana mulyana


Related Posts

jelekong PSEL
PASBANDUNG

Jelekong Berpotensi Jadi Lokasi PSEL, Pemkot Bandung Siapkan Kajian Lanjutan

1 April 2026
Wakil Ketua DPRD Jawa Barat, Ono Surono. (Uby/pasjabar)
HEADLINE

Ono Surono Panggil BKSDA dan Dinas Kehutanan Buntut Kematian Anak Harimau di Bandung Zoo

27 Maret 2026
Ibunda Wali Kota Bandung
HEADLINE

Pejabat dan Tokoh Masyarakat Melayat Ibunda Wali Kota Bandung

18 Februari 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. (Uby/pasjabar)
HEADLINE

Dedi Mulyadi Ajak Muda-Mudi Jabar Menikah di KUA: Lebih Baik Jadi Raja Selamanya Daripada Raja Sehari!

18 April 2026

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengeluarkan imbauan tegas namun menyentuh bagi para muda-mudi di...

Foto: Paul Childs/Action Images via Reuters

Prediksi Chelsea vs Manchester United: Misi Bangkit Si Biru di Tengah Ancaman Setan Merah

18 April 2026
Herve Renard. (REUTERS/Stringer)

Kejutan Besar! Herve Renard Resmi Dipecat Arab Saudi Jelang Piala Dunia 2026

18 April 2026
FSV Mainz 05 vs Racing Strasbourg. (Getty Images)

Drama dan Kericuhan di Prancis: Mainz 05 Tersingkir Tragis, Nadiem Amiri Diganjar Kartu Merah

18 April 2026
Hasil Sassuolo vs Como 1907. (Foto: Getty Images/Luca Amedeo Bizzarri)

Jay Idzes Tak Tergantikan! Tampil Tangguh Bawa Sassuolo Tumbangkan Como 1907 di Serie A

18 April 2026

Highlights

Drama dan Kericuhan di Prancis: Mainz 05 Tersingkir Tragis, Nadiem Amiri Diganjar Kartu Merah

Jay Idzes Tak Tergantikan! Tampil Tangguh Bawa Sassuolo Tumbangkan Como 1907 di Serie A

Inter Milan Gilas Cagliari 3-0, Nerazzurri Kian Tak Terbendung di Puncak Klasemen

Bukan untuk Kaum ‘Mendang-Mending’, Samsung Galaxy S26 Ultra Hadir dengan Spek Monster dan Harga Sultan

Dilema Lini Depan Mikel Arteta: Havertz atau Gyokeres untuk Redam Manchester City di Etihad?

Kritik Pedas Morten Hjulmand: Arsenal Tim Membosankan dan Tak Menarik Ditonton!

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.