CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 3 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home PASKESEHATAN

Kasus Bunuh Diri Meningkat Hingga 826 Kasus Ungkap Kemenkes

Nurrani Rusmana
16 Oktober 2023
Kasus Bunuh Diri Meningkat Hingga 826 Kasus Ungkap Kemenkes

Kasus bunuh diri meningkat hingga 826 kasus. (Foto: ugm.ac.id)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM — Kesehatan mental kini mulai banyak disadari oleh banyak kalangan. Berdasarkan data Kementerian Kesehatan RI pada tahun 2018 menyebutkan, setidaknya 1 dari 16 orang berusia 15 ke atas terdiagnosa mengalami depresi bahkan sampai bunuh diri.

Jika kondisi ini terus menerus dibiarkan, maka dikhawatirkan akan menimbulkan masalah kesehatan mental yang jauh lebih berbahaya dalam skala besar. Sayangnya, kesadaran tersebut masih perlu didorong untuk memberi pemahaman bahwa setiap orang berhak mendapatkan penanganan psikologis.

“Dalam undang-undang kita yang baru, UU No. 17 Tahun 2023 itu sudah dimaknai bahwa kesehatan jiwa merupakan bagian dari kesehatan. Dan upaya untuk mencapai kesehatan jiwa yang optimal harus dilakukan secara promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif. Baik oleh Pemerintah, Pemda, maupun masyarakat,” kata Direktur Jenderal Kefarmasian dan Alat Kesehatan, Lucia Rizka Andalucia dikutip dari ugm.ac.id pada Senin (16/10/2023).

Baca juga:   Pakar Psikologi UGM Berikan Rekomendasi Penanganan Dampak Pandemi COVID-19

“Kita akan menghadapi bonus demografi tahun 2035, dan 70 persen total penduduk itu merupakan penduduk bekerja. Tentunya, diharapkan masyarakat di sini adalah masyarakat yang produktif, di mana salah satu upaya untuk produktif adalah dengan menjaga kesehatan jiwa,” sambungnya.

Kasus Bunuh Diri Meningkat

Ironisnya, kelainan mental menempati urutan tujuh ke atas pada anak-anak, remaja, dan usia produktif sebagai beban kesehatan. Bahkan, kasus bunuh diri dilaporkan sebanyak 826 kasus pada tahun 2022, di mana jumlah ini meningkat jika dibandingkan tahun sebelumnya.

“Prevelensi gangguan jiwa berat, dalam hal ini adalah skizofrenia mencapai 0,18 persen yaitu sekitar 495 ribu orang. Nah dari data tadi ya ada masalah lain, yaitu semakin tingginya kesenjangan pengobatan. WHO sendiri mengatakan pada negara-negara berpendapatan kecil menengah itu 75 persen penduduk tidak mendapat terapi. Di Indonesia itu, penderita skizofrenia sebanyak 51 persen itu tidak rutin berobat. Padahal kita ketahui, skizofrenia ini penyakit kronis yang pengobatannya jangka panjang,” tambah Lucia.

Baca juga:   Mahasiswa ITB Ciptakan Alat Bantu Mengemudi Bagi Tunarungu

Saat ini, upaya yang dilakukan untuk mendukung kesadaran akan kesehatan mental, mulai diutamakan secara preventif dan promotif. Pasangan yang berniat memiliki keturunan sangat dianjurkan untuk terlebih dahulu melakukan konseling, baik untuk kesehatan mental sendiri, atau untuk memberi pemahaman pentingnya kesehatan mental pada anak. Tahap selanjutnya, pembinaan kesehatan mental tetap dilakukan secara intensif selama 1.000 hari pertama kehidupan. Yakni hingga balita. Melalui strategi ini, anak diharapkan tumbuh secara sehat jasmani dan rohani, sehingga meminimalisir timbulnya gangguan mental saat beranjak dewasa.

Gangguan Kesehatan Mental Tergantung pada Individu

Menurut Ketua CPMH UGM, Diana Setyawati, kondisi gangguan mental akan sangat bergantung pada kerentanan masing-masing individu.

Baca juga:   Kemenkes Hibahkan 18 Alat WGS, Salah Satunya ke ITB

“Kalau tekanan yang sama diberikan pada dua orang berbeda, mungkin satu akan mengalami depresi, namun satunya bisa jadi tidak. Ini bergantung pada seberapa rentan seseorang ketika mendapat tekanan. Kerentanan salah satunya dapat dibentuk oleh masa dalam kandungan atau prenatal, dan pengalaman hidup lima tahun pertama,” tuturnya.

Hal ini mengindikasikan bahwa orang tua memiliki peran penting dalam memberikan pembinaan kesehatan mental sejak dini.

“Kita lihat di sini keluarga memiliki peran yang besar ya. Jadi berbagai penelitian itu menyebutkan, kunci keluarga yang tanggung jawab itu adalah keluarga yang memiliki komitmen, bisa menghabiskan waktu bersama, keluarga yang komunikasinya tidak hanya positif, tapi juga apresiatif. Anak-anak, anggota keluarga yang tumbuh dalam keluarga ini akan tumbuh dengan kesejahteraan spiritual yang baik,” pungkas Diana. (*/ran)

Print Friendly, PDF & Email
Editor: Nurrani Rusmana
Tags: bunuh diridepresikemenkeskesehatan mentalUGM


Related Posts

kesehatan mental Ramadhan
HEADLINE

REHAT : Kesehatan Mental di Bulan Ramadan Latih Pengendalian Diri

9 Maret 2026
Pelajar Kota Bandung
Uncategorized

Hampir 50 Persen Pelajar di Bandung Alami Gangguan Mental

8 Februari 2026
kesehatan mental pelajar
HEADLINE

Bandung Libatkan Psikolog Tangani Kesehatan Mental Pelajar di Sekolah

7 Februari 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

persaingan Arsenal vs Man City
HEADLINE

Persaingan Gelar Liga Inggris Memanas: Arsenal vs Manchester City, Siapa Lebih Cepat Juara?

3 Mei 2026

# persaingan Arsenal vs Man City BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM -- Persaingan gelar Premier League musim 2025/2026 semakin mendebarkan...

ole romeny oxford united

Oxford United Terdegradasi, Nasib Ole Romeny Jadi Sorotan

3 Mei 2026
elkan baggott premier league

Elkan Baggott Siap Tampil di Premier League! Ipswich Town Promosi, Bek Timnas Indonesia Ukir Sejarah

3 Mei 2026
Kota Takai mencegah aksi Marselino Ferdinan dalam duel timnas Jepang vs Indonesia di Osaka (10/6/2025). (PAUL MILLER/AFP)

Tampil Starter! Marselino Ferdinan Beri Kontribusi Instan Saat AS Trencin B Gilas Raca Bratislava 8-2

2 Mei 2026
MU bisa dipastikan lolos ke Liga Champions musim depan jika mengalahkan Liverpool. (AFP/Darren Staples)

Laga Krusial di Old Trafford: Manchester United Bidik Tiket Liga Champions Saat Jamu Liverpool

2 Mei 2026

Highlights

Tampil Starter! Marselino Ferdinan Beri Kontribusi Instan Saat AS Trencin B Gilas Raca Bratislava 8-2

Laga Krusial di Old Trafford: Manchester United Bidik Tiket Liga Champions Saat Jamu Liverpool

Kejutan Besar! Thalita Ramadhani Tumbangkan Sim Yu Jin, Indonesia Perkecil Skor Lawan Korea di Semifinal Uber Cup 2026

Pelaksanaan UTBK-SNBT 2026 Resmi Berakhir, Peserta Diminta Tetap Optimis Menanti Hasil

Kuliah Pakar Kenotariatan HIMANU Unpas Bahas Risiko Pidana Profesi Notaris

Studi Ungkap Hiu Paus Migrasi Lintasi 13 Negara Indo-Pasifik

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.