CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 19 April 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home HEADLINE

Aep Suparlan : Bina Siswa Untuk Mandiri dan Percaya Diri

admin
23 Mei 2019
Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM — Kemandirian menurut Kepala SMK Pasundan 3 Bandung, Drs. Aep Suparlan adalah sesuatu yang sangat penting. Karena ada banyak terkandung hal positif dari pribadi yang mandiri.

“Dalam mengajar saya senantiasa menanamkan nilai kemandirian, dengan begitu siswa akan lebih percaya diri serta optimis, dan hal tersebut akan menjadi bekal mereka untuk mau bekerja keras dalam belajar ataupun saat mereka bekerja kelak,”  tandasnya.

Banyak cara, menurut Aep yang bisa dilakukan untuk melatih kemandirian, mulai dari saat siswa mengerjakan tugasnya sendiri, tidak mencontek pada buku maupun kepada temannya saat ujian, ataupun mampu mempresentasikan sebuah hal di depan kelas.

“Berhubung saya lulusan Otomotif saat kuliah dulu, saya juga memiliki  beberapa motivasi yang saya rangkum dalam kata OTOMOTIF yakni  Optimis dalam hidup, Taat pada norma, Olah diri jadi garapan, Mandiri dalam bersikap, Obrolan dalam koridor, Teguhkan cita-cita, Impian jadi kenyataan, dan Fasilitas hidup yang baik jadi dambaan,” terang lulusan S1 IKIP Bandung pada jurusan Teknik Otomotif.

Baca juga:   Diikuti 255 Peserta, STKIP Pasundan Gelar Lomba Memanah

Mengenai perjalanan mengajarnya sendiri, Pria kelahiran Bandung, 5 Desember 1965 ini juga bercerita bahwa ia mulai mengajar pada tahun 1988 di SMK LPPM Majalaya.

Kemudian pada tahun 1992 ia mulai mengajar di lingkungan pendidikan pasundan. “Pada tahun 1995, saya diangkat menjadi PNS untuk kemudian ditugaskan di Sekolah Teknik setingkat dengan SMP di Sumedang, sekaligus masih mengajar di SMK Pasundan 2 Banjaran,” ucapnya.

Hingga pada tahun 2000, Aep  dipindah tugaskan ke SMPN 1 Banjaran, dan menjadi guru yang diperbantukan di SMK pada tahun 2002 mengajar basic otomotif,  menjadi kepala program jurusan otomotif, wakasek bidang kurikulum dan wakasek Sarana prasarana selama 6 tahun dan pada tahun 16 Juni 2017 ditugaskan oleh yayasan untuk mengelola SMK Pasundan 3 Bandung.

“Pada awalnya saya tidak berniat menjadi guru, oleh sebab itu, saat kakak saya masuk SPG, saya lebih suka melanjutkan pendidikan ke SMK. Dan kala itu saya diarahkan untuk masuk ke akademi militer, namun ternyata jalan hidup membawa saya ke sisi yang lain, karena beberapa faktor saya akhirnya berkuliah di IKIP,” ucap Anak ke 3 dari 8 bersaudara.

Baca juga:   Peringati 98 Tahun Pendidikan Pasundan Kembalikan Kejayaan Pendidikan Pasundan

Ayah dari tiga anak ini pun mulai menyadari dan memutuskan untuk menjadi seorang guru.

“Sebetulnya saya lahir dari keluarga  guru, sehingga sudah mengalir memang dalam darah saya bakat untuk menjadi guru, dan seakan sudah menjadi panggilan jiwa, oleh sebab itu sepenuh dedikasi, saya berikan dalam profesi seorang guru,” tandasnya.

Pemilik Motto “hidup yang bermanfaat untuk diri sendiri dan orang lain” ini pun mengungkapkan bahwa latarbelakang  ia menjadi guru dilandasi oleh ayat Al-Qur’an bahwa  Allah telah memberikan kelebihan kepada bani adam yakni ilmu dan amal yang bermakna bahwa jika mempunyai ilmu maka wajib untuk diamalkan.

“Ilmu dan amal tidak bisa dipisahkan meskipun ilmu yang dimiliki hanya sedikit, dengan menjadi guru tentu bisa terus mengamalkan ilmu dengan cara mengajarkannya,” tandasnya.

Baca juga:   Viral Aksi Koboi Jalanan di Padalarang, Pelaku Berhasil Diringkus

Aep juga menambahkan bahwa menjadi guru memiliki kebahagiaan tersendiri, dimana ia dapat bermanfaat bagi orang lain dan termotivasi  untuk memberikan lebih.

“Sebagai pengajar tentu saya berusaha untuk membina karakter siswa, mulai dari kejujuran, disiplin, percaya diri, sikap mandiri, dan berani. Berani untuk menunjukan diri sendiri tanpa garus bersandar pada orang lain, dengan tetap memegang teguh keimanan,” tandasnya.

Terakhir, Aep berharap bahwa  SMK Pasundan 3 Bandung dapat menjadi lembaga pendidikan yang dapat menghasilkan  siswa-siswa berahlak mulia, mandiri, serta kreatif seperti yang dicantumkan dalam visi.

“Untuk pribadi saya juga berharap dapat terus bisa berkontribusi untuk memajukan bangsa lewat mengajar dan menjalankan tugas kepala sekolah yang bisa memintarkan anak didik, bisa mensejahterakan guru dan karyawan, serta bisa memajukan sekolah,” pungkasnya. (Tan)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: Drs. Aep SuparlanKepala SMK Pasundan 3 Bandungkoperasi paguyuban pasundanpasundanpendidikan pasundansekolah pasundanSMK Pasundan


Related Posts

Negeri Segudang Seruan
HEADLINE

Negeri Segudang Seruan

14 April 2026
shalat gaib tokoh Iran Khomeini
HEADLINE

Sekolah dan Kampus Pasundan Laksanakan Shalat Gaib Serentak untuk Khomeini dan Tri Sutrisno

6 Maret 2026
RAT KSPPS Citra Pasundan
HEADLINE

KSPPS Citra Pasundan Gelar Rapat Anggota Tahunan Tahun Buku 2025

5 Februari 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

Mikel Arteta balas pernyataan Pep Guardiola jika Man City kalah maka peluang juaranya habis. (Action Images via Reuters/Matthew Childs)
HEADLINE

Psy War Memanas! Guardiola Sebut Peluang Juara Habis, Arteta Pilih Tetap Membumi Jelang Duel Etihad

18 April 2026

MANCHESTER, WWW.PASJABAR.COM – Panggung Premier League akhir pekan ini akan menyajikan "final dini" yang mempertemukan dua raksasa,...

Manajer Coventry City Frank Lampard. (Foto: Getty Images/Lewis Storey)

Penantian 25 Tahun Berakhir! Frank Lampard Bawa Coventry City Kembali ke Premier League

18 April 2026
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. (Uby/pasjabar)

Dedi Mulyadi Ajak Muda-Mudi Jabar Menikah di KUA: Lebih Baik Jadi Raja Selamanya Daripada Raja Sehari!

18 April 2026
Foto: Paul Childs/Action Images via Reuters

Prediksi Chelsea vs Manchester United: Misi Bangkit Si Biru di Tengah Ancaman Setan Merah

18 April 2026
Herve Renard. (REUTERS/Stringer)

Kejutan Besar! Herve Renard Resmi Dipecat Arab Saudi Jelang Piala Dunia 2026

18 April 2026

Highlights

Prediksi Chelsea vs Manchester United: Misi Bangkit Si Biru di Tengah Ancaman Setan Merah

Kejutan Besar! Herve Renard Resmi Dipecat Arab Saudi Jelang Piala Dunia 2026

Drama dan Kericuhan di Prancis: Mainz 05 Tersingkir Tragis, Nadiem Amiri Diganjar Kartu Merah

Jay Idzes Tak Tergantikan! Tampil Tangguh Bawa Sassuolo Tumbangkan Como 1907 di Serie A

Inter Milan Gilas Cagliari 3-0, Nerazzurri Kian Tak Terbendung di Puncak Klasemen

Bukan untuk Kaum ‘Mendang-Mending’, Samsung Galaxy S26 Ultra Hadir dengan Spek Monster dan Harga Sultan

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.