CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Selasa, 21 April 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home PASBANDUNG

Program Ngulik: Mengenali Internet Satelit Starlink

Hanna Hanifah
14 Juni 2024
starlink

Layanan internet satelit Starlink milik Elon Musk telah hadir di Indonesia. Kehadiran Starlink ini dibahas dalam program terbaru Diskominfo Bandung, Ngulik. (foto: Pemkot Bandung https://www.bandung.go.id/news/read/9583/ngulik-starlink-ancaman-atau-peluang)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Layanan internet satelit Starlink milik Elon Musk telah hadir di Indonesia, tepatnya di Bali pada 19 Mei 2024. Kehadiran Starlink memicu berbagai spekulasi, terutama terkait dampaknya terhadap penyelenggara jasa internet (ISP) lokal.

Sekretaris Wilayah Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) Jawa Barat, Andika Bayu Herbowo, berpendapat bahwa internet satelit Starlink sebenarnya melengkapi industri telekomunikasi, khususnya ISP, dan membantu pemerataan internet di wilayah 3T (tertinggal, terdepan, terluar) jika diatur dan dikelola dengan baik.

“Starlink dapat membantu memberikan layanan akses internet berkecepatan tinggi. Konektivitas Starlink mampu mengirim data lebih cepat dibandingkan jaringan nirkabel tetap 4G, satelit konvensional, dan paket fiber dasar,” kata Andika dalam acara Ngulik (Ngobrol Diskusi Teknologi Informasi dan Komunikasi) yang diselenggarakan oleh Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Bandung, Kamis (13/6/2024) dilansir dari situs Pemkot Bandung.

Baca juga:   Universitas Widyatama Adakan Sosialisasi Mitigasi Dan Tanggap Bencana Alam Di Desa Cihanjuang

Andika menyebutkan bahwa ISP lokal juga bisa memanfaatkan Starlink untuk Bandwidth on Demand (BOD) pada acara-acara besar.

Dengan satelit yang beroperasi di orbit rendah Bumi (Low Earth Orbit/LEO), Starlink dapat menjadi solusi broadband di daerah pedesaan atau daerah yang sulit dijangkau karena ketiadaan fiber optik atau base transceiver station (BTS).

“Hal tersebut merupakan alternatif yang sangat baik untuk mengatasi sulitnya membangun konektivitas di daerah terpencil yang terkadang sulit dilayani ISP, terutama di wilayah yang tidak terdapat fiber optic dan blankspot,” jelas Andika.

Dari segi bisnis, Starlink memiliki segmen pasar yang berbeda dengan ISP lokal. Tarif layanan internet Starlink sekitar Rp750.000 per bulan, lebih tinggi dibandingkan tarif ISP lokal yang lebih terjangkau.

Baca juga:   Program Ngulik: Pentingnya Perlindungan Data Pribadi di Era Digital

Starlink lebih cocok untuk konsumen yang melek teknologi atau early adopters, yang senang bereksperimen dengan teknologi baru.

“Biasanya pengguna Starlink adalah masyarakat yang melek teknologi, early adopter, dan hobi ngulik teknologi. Di samping itu instalasi Starlink pun benar-benar dilakukan secara mandiri, dan tidak ada layanan customer care via telepon jika kita memiliki keluhan terkait perangkat tersebut. Sementara di satu sisi, tidak semua konsumen di Indonesia mau mengambil risiko terkait hal tersebut,” terang Andika.

Isu lain yang muncul adalah keamanan dan kedaulatan data. Hingga kini, Starlink belum memiliki Network Operation Center (NOC) di Indonesia, yang menimbulkan kekhawatiran tentang keamanan data dan kurangnya filter terhadap konten negatif.

Baca juga:   Kantor Bupati Bandung dan Wabup Dalam Kondisi Rusak Berat

Andika berharap Starlink mematuhi aturan ISP di Indonesia, untuk mendukung pemerataan internet di seluruh wilayah.

“Teknologi memang tidak dapat kita bendung, tapi bisa kita atur dan kelola dengan baik. Bisa saja Starlink hanya disediakan untuk wilayah 3T atau blankspot. Sementara di kota-kota besar yang tersedia fiber optic masyarakatnya bisa menggunakan ISP lokal,” ujarnya.

“Kehadiran Starlink juga menjadi momentum bagi APJII untuk menjadi jembatan antara Inovasi Global dengan kepentingan lokal. Terutama agar masyarakat bisa menikmati akses internet merata dan berkecepatan tinggi khususnya daerah 3T,” tutup Andika. (han)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: diskominfo bandunginternet satelit starlinkngulikprogram ngulikstarlink


Related Posts

keamanan informasi
PASBANDUNG

Program Ngulik: Rahasia Mengelola Keamanan Informasi di Era Digital

23 Agustus 2024
AI
PASBANDUNG

Program Ngulik: AI Kunci Work Smarter dalam Dunia Kerja Modern

8 Agustus 2024
judi online
PASBANDUNG

Program Ngulik: Lawan Serangan Slot Gacor dan Judi Online di Situs Pemerintah

2 Agustus 2024

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

pidana penjara
HEADLINE

Doktor Unpas Tutut Prasetyo Lulus dengan Disertasi Rekonstruksi Pidana Penjara, Soroti Harmonisasi KUHP dan Pemasyarakatan

21 April 2026

# pidana penjara BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Doktor Ilmu Hukum Pascasarjana Universitas Pasundan menggelar sidang terbuka dengan kandidat...

RKPD

Musrenbang RKPD Jabar, Bahas Pembangunan Layanan Dasar 2027

21 April 2026
cibeber

Perbaikan Rel Selesai, Jalur KA Cibeber – Lampegan Kembali Beroperasi

21 April 2026
UTBK SNBT 2026

UTBK SNBT 2026 Digelar Serentak, Peserta Wajib Patuhi Aturan Ujian

21 April 2026
Fadly Alberto tertangkap kamera melakukan tendangan brutal terhadap pemain Dewa United U-20. (tangkapan layer)

Belajar dari Kasus Hugo Samir: Fadly Alberto dan Ancaman Karier yang “Layu Sebelum Berkembang”

20 April 2026

Highlights

UTBK SNBT 2026 Digelar Serentak, Peserta Wajib Patuhi Aturan Ujian

Belajar dari Kasus Hugo Samir: Fadly Alberto dan Ancaman Karier yang “Layu Sebelum Berkembang”

Tak Main-Main! Dewa United Tempuh Jalur Hukum Terkait “Tendangan Kungfu” di Laga EPA U-20

Hujan Drama di Banten: Persib Bandung Bangkit dari Ketertinggalan, Tahan Imbang Dewa United 2-2

Dari Pahlawan Piala Dunia ke Ambang Sanksi Berat: Karier Fadly Alberto Terancam Usai Insiden “Tendangan Kungfu” di Semarang

Unpad Gandeng VEX Robotics Gelar Pelatihan Robotika dan AI

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.