CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Sabtu, 18 April 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home CAHAYA PASUNDAN

Islam dan Perubahan Sosial

Hanna Hanifah
19 Juli 2024
agama islam

ilustrasi. (foto: Shutterstock)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

Oleh: Prof. Dr. H. Ali Anwar, M.Si (Ketua Bidang Agama Paguyuban Pasundan)

Ketua Bidang Agama Paguyuban Pasundan, Prof. Dr. H. Ali Anwar, M.Si (foto: pasjabar)

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Agama Islam memberikan peluang ke arah perubahan. Dilihat dari substansi agama, dalam ajaran Islam terdapat ajaran yang bersifat mutlak dan relatif. Namun, ajaran yang bersifat mutlak sangat sedikit dibandingkan dengan ajaran yang bersifat relatif. Secara umum, ajaran Islam memberikan peluang searah dengan perubahan masyarakat. Hal ini karena Islam berisi ajaran yang bersifat mendasar. Al-Quran menetapkan hal-hal yang bersifat global dan mayoritas. Mayoritas ayat-ayatnya bersifat interpretable. Oleh karena itu, ia bersifat universal dan sesuai dengan setiap gerak perkembangan zaman.

Dilihat dari aspek hukum, ajaran Islam memberikan dasar-dasar hukum bagi terjadinya perkembangannya. Ijtihad dipandang sebagai institusi yang memiliki otoritas bagi perubahan dan penetapan hukum bersamaan dengan perubahan yang terjadi di masyarakat. Oleh karena itu, Islam sangat adaptif terhadap perubahan sosial.

Baca juga:   Tanggung Jawab Pemimpin Negara Menurut Ajaran Islam

Bagi agama Islam, perubahan merupakan salah satu kebutuhan manusia. Oleh karena itu, hukum-hukum yang bersifat tetap hanya terdapat dalam masalah ubudiyah ritual (mahdah) saja, sedangkan urusan mu’amalah atau hubungan sosial menjadi bagian dari ibadah ghair mahdhah bersifat terbuka.

Sebagaimana telah dikemukakan pada bagian lain, Islam merupakan kumpulan ajaran yang tersimpul dalam Al-Quran, sumber asli dari ajaran Islam. Ajaran-ajaran dalam Al-Quran sangat global, ringkas, dan tanpa perincian. Misalnya perintah mengerjakan shalat lima kali sehari-semalam, tidak diselesaikan secara rinci tentang waktu, bacaan, dan gerakannya. Demikian pula tentang riba, Al-Quran tidak menjelaskan apa yang dimaksud dengan riba. Untuk itulah diperlukan penjelasan dari Nabi. Ketika masalah-masalah tersebut dijabarkan dan diberi interpretasi, timbullah berbagai perbedaan pandangan. Islam tidak lagi dapat dilihat sebagai ajran yang menyeragamkan seluruh amaliah umatnya, terlebih lagi dalam menetapkan masalah-masalah baru yang sebelumnya tidak pernah dijumpai.

Baca juga:   Makna dan Hakikat Kekuasaan

Perubahan sosial yang dikehendaki ajaran Islam adalah perubahan yang memiliki dan mengutamakan nilai-nilai, yaitu perubahan dari sesuatu yang kurang baik menjadi baik, atau yang baik menjadi lebih baik lagi.

Islam sebagai faktor perubahan sosial karena ajarannya berorientasi ke masa depan. Oleh karena itu, perubahan-perubahan dapat terjadi menghapuskan nilai-nilai tradisional yang bersifat tetap. Di samping itu, perubahan-perubahan yang terjadi di tengah masyarakat oleh faktor lain, disikapi oleh Islam secara terbuka. Keterbukaan ajaran Islam memberikan peluang bagi lahirnya hukum-hukum baru sebagai konsekuensi logis dari perubahan sosial. Hal ini menjadi bukti bahwa ajaran Islam itu sangat moderat.

Baca juga:   Meski Mualaf, Ragnar Oratmangoen Merupakan Muslim yang Taat

Konsep ijtihad sebagai proses penetapan hukum baru dalam Islam merupakan bukti bahwa agama Islam bersifat terbuka terhadap perubahan. Hasil-hasil dari ijtihad yang dilakukan para ahli akan mendorong terjadinya perubahan sosial dalam masyarakat.

Memasuki pergaulan dunia yang semakin global, ajaran Islam yang terbuka tidak akan ditinggalkan begitu saja. Bahkan, sebaliknya sifat Islam yang universal menjadikan nilai-nilai Islam dapat diterima dalam budaya mana saja. Hal ini berarti nilai-nilai Islamilah yang akan tetap eksis pada masa globalisasi dibandingkan nilai-nilai budaya tradisional dan lokal. (han)

Print Friendly, PDF & Email
Editor: Hanna Hanifah
Tags: Agama Islamislamperubahan sosial


Related Posts

pemikiran islam
CAHAYA PASUNDAN

Bidang Pemikiran dalam Islam

17 April 2026
perkembangan islam
CAHAYA PASUNDAN

Sejarah Perkembangan Pemikiran Islam

10 April 2026
islam
CAHAYA PASUNDAN

Sejarah Pemikiran Islam

3 April 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

Foto: Paul Childs/Action Images via Reuters
HEADLINE

Prediksi Chelsea vs Manchester United: Misi Bangkit Si Biru di Tengah Ancaman Setan Merah

18 April 2026

LONDON, WWW.PASJABAR.COM – Pekan ke-33 Liga Inggris 2025/2026 akan menyuguhkan duel klasik penuh gengsi antara Chelsea vs...

Herve Renard. (REUTERS/Stringer)

Kejutan Besar! Herve Renard Resmi Dipecat Arab Saudi Jelang Piala Dunia 2026

18 April 2026
FSV Mainz 05 vs Racing Strasbourg. (Getty Images)

Drama dan Kericuhan di Prancis: Mainz 05 Tersingkir Tragis, Nadiem Amiri Diganjar Kartu Merah

18 April 2026
Hasil Sassuolo vs Como 1907. (Foto: Getty Images/Luca Amedeo Bizzarri)

Jay Idzes Tak Tergantikan! Tampil Tangguh Bawa Sassuolo Tumbangkan Como 1907 di Serie A

18 April 2026
Hasil Inter vs Cagliari. (Foto: Getty Images/Marco Luzzani)

Inter Milan Gilas Cagliari 3-0, Nerazzurri Kian Tak Terbendung di Puncak Klasemen

18 April 2026

Highlights

Jay Idzes Tak Tergantikan! Tampil Tangguh Bawa Sassuolo Tumbangkan Como 1907 di Serie A

Inter Milan Gilas Cagliari 3-0, Nerazzurri Kian Tak Terbendung di Puncak Klasemen

Bukan untuk Kaum ‘Mendang-Mending’, Samsung Galaxy S26 Ultra Hadir dengan Spek Monster dan Harga Sultan

Dilema Lini Depan Mikel Arteta: Havertz atau Gyokeres untuk Redam Manchester City di Etihad?

Kritik Pedas Morten Hjulmand: Arsenal Tim Membosankan dan Tak Menarik Ditonton!

Gema Perlawanan dari Gedung Merdeka: Ratusan Massa di Bandung Tolak Normalisasi dengan Israel

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.