CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Selasa, 21 April 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home HEADLINE

Kepala SMA Pasundan 3 Cimahi Mengabdi Untuk Pendidikan

Yatti Chahyati
16 Februari 2019
Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

CIMAHI, PASJABAR.COM — Menjadi seorang guru apalagi kepala sekolah adalah hal yang sebelumnya tidak pernah terbesit  di dalam hati, Drs Ujang Suarsa.

Karena pada mulanya, kepala SMA Pasundan 3 Cimahi ini sempat bercita-cita menjadi seorang dokter atau tentara.

“Namun, perjalanan hidup membawa saya masuk kedunia pendidikan, saat saya bersekolah dulu,  guru olah raga saya mengintruksikan untuk fokus di dunia olah raga. Sejak saat itu saya  mempelajari berbagai jenis olah raga dan karenanya seakan menjadi panggilan jiwa di dalam hidup saya,” paparnya membuka cerita.

Oleh sebab itu, sejak berkuliah di IKIP Bandung pada tahun 1980-1985, Ujang pun sudah mulai memgajar. Ia tercatat menjadi pengajar untuk Mata Pelajaran Pendidikan Jasmani di SMA Pasundan 1 Balonggede pada tahun 1983 hingga 1986, berlanjut di SMA Pasundan 2 Cimahi pada tahun 1986 hingga 2012, SMAN Labuan Pandeglang tahun 1987 hingga 1990, MTS Persis Banjaran sejak tahun 1993 hingga 2006 dan kini menjadi kepala SMA Pasundan 3 Cimahi periode 2012-2020.

Baca juga:   Ridwan, Siswa SMK Pasundan 1 Cianjur yang Nekat Tolong Polisi Terbakar Saat Demo

“Menjadi kepala sekolah merupakan pengalaman yang unik sekaligus menantang, bagaimana bermitra dengan guru dan civitas untuk memajukan sekolah, memfasilitasi siswa agar sukses dalam belajar dan mendapatkan hasil yang baik dalam UNBK ataupun USBN, membina dan mendidik siswa untuk menjadi seseorang yang bermanfaat di kelak,” tandasnya di sela sela kegiatannya beberapa waktu lalu.

Ujang juga mengungkapkan bahwa menjadii kepala sekolah tidak ia dijadikan sebagai sebuah beban, melainkan tugas mulia, dan sebagai ruang berpartisipasi aktif dalam mengembangkan eksistensi SMA pasundan 3 Cimahi dan kontribusi dalam membangun bangsa.

“Prinsip yang selalu saya pegang adalah kerja keras dan disipilin, lewat kedua hal tersebut saya juga ingin mengajak dan mengajarkan nilai-nilai kejujuran dan sifat rajin yang penting untuk siswa-siswi didik saya miliki, karena hal tersebut akan bermanfaat bagi mereka baik dalam relasi, pekerjaan dan lainnya,” terangnya.

Baca juga:   PVB Pasundan Juara 1 Kejurnas Bola Voli Antar Club U-17

Rasa suka dan duka menjadi guru selama puluhan tahun pun, memiliki kesan yang bermakna bagi Ujang.

Ia mengulas bahwa  profesi guru adalah profesi yang sangat menyenangkan dan pengalaman yang indah, dimana ia juga dapat dikenang dan diingat oleh siswa yang pernah dididiknya.

“Sukanya menjadi guru adalah banyak yang mengenali, dan kemanapun kita pergi selalu ada yang memanggil bapak. Apalagi  melihat siswa yang berhasil, terdapat kebahagiaan lebih disana. Untuk saat ini pun murid-murid saya banyak yang menggeluti bidang olah raga, dan aktif bersama di kegiatan bersama, sehingga hubungannya bukan lagi antara guru dan murid, melainkan rekan kerja.” terang pria yang lahir pada 28 April 1960.

Baca juga:   Perjuangan Tanpa Batas Pelatih Paskira SMA Pasundan 3 Cimahi

Ujang yang saat ini masih aktif menjadi wasit bola voli nasional sekaligus menjadi wakil bendahara Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) ini pun, berharap bahwa pendidikan di Indonesia akan terus maju kedepannya.

“Semoga pendidikan di Indonesia bisa terus konsisten dan  berkesinambungan, mulai dari PAUD hingga perguruan tinggi. Penerapannya bisa terus berkembang dan kompetitif dengan tetap dilandasi dengan moral dan ilmu agama,” urainya.

Ujang melanjutkan bahwa pendidikan memiliki pengaruh besar bagi kemajuan negara. Ilmu yang dipergunakan dengan baik akan memberikan kesejahtraan dan kehidupan yang baik.

“Ada istilah yang mengatakan bahwa uang adalah hal yang bisa menyelamatkan segalanya, namun menurut saya, Ilmulah yang dapat menyelesaikan segalanya, sehingga untuk sukses dalam hal apapun perlu ilmu,” pungkas Ujang. (Tan)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: guru pasundanPasundan Cimahisiswa pasundanSMA Pasundan


Related Posts

Siswa Berprestasi SMK Pasundan 1 Bandung
HEADLINE

Nazwa Fatimatu Zahra, Siswa Berprestasi SMK Pasundan 1 Bandung

15 Februari 2025
FOTO : Mapag Ramadhan 10000 Siswa Pasundan
HEADLINE

FOTO : Mapag Ramadhan 10000 Siswa Pasundan

9 Maret 2024
Sambut Bulan Ramadhan, Ribuan Siswa Pasundan Ikuti Kajian Agama
CAHAYA PASUNDAN

Sambut Bulan Ramadhan, Ribuan Siswa Pasundan Ikuti Kajian Agama

8 Maret 2024

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

Fadly Alberto tertangkap kamera melakukan tendangan brutal terhadap pemain Dewa United U-20. (tangkapan layer)
HEADLINE

Belajar dari Kasus Hugo Samir: Fadly Alberto dan Ancaman Karier yang “Layu Sebelum Berkembang”

20 April 2026

JAKARTA, WWW.PASJABAR.COM – Sepak bola Indonesia kembali berduka atas runtuhnya nilai-nilai sportivitas di level pembinaan. Sosok Fadly...

Pemain Bhayangkara U-20 (putih) menendang pemain Dewa United U-20 di Semarang, Minggu (19/4) sore. (Arsip Dewa United)

Tak Main-Main! Dewa United Tempuh Jalur Hukum Terkait “Tendangan Kungfu” di Laga EPA U-20

20 April 2026
Laga Dewa United vs Persib Bandung. (Foto: Official Persib)

Hujan Drama di Banten: Persib Bandung Bangkit dari Ketertinggalan, Tahan Imbang Dewa United 2-2

20 April 2026
Tendangan Fadly Alberto ke pemain Dewa United. (Foto: Dok. Dewa United)

Dari Pahlawan Piala Dunia ke Ambang Sanksi Berat: Karier Fadly Alberto Terancam Usai Insiden “Tendangan Kungfu” di Semarang

20 April 2026
unpad

Unpad Gandeng VEX Robotics Gelar Pelatihan Robotika dan AI

20 April 2026

Highlights

Dari Pahlawan Piala Dunia ke Ambang Sanksi Berat: Karier Fadly Alberto Terancam Usai Insiden “Tendangan Kungfu” di Semarang

Unpad Gandeng VEX Robotics Gelar Pelatihan Robotika dan AI

ITB Perpanjang Pendaftaran SSU 2026, Beri Kesempatan Lebih Luas

Pemprov Jabar Akan Gabungkan BUMD dalam Holding Sangga Buana

Sidak Minyakita Bandung Temukan Distribusi Tidak Merata dan Harga Naik

Musim ‘Gila’ dan Menantang untuk Persib Bandung

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.