CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Sabtu, 2 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home HEADLINE

Terusir, Puluhan Tunanetra Tidur di Trotoar Depan Wyata Guna

admin
15 Januari 2020
Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM — Puluhan tunanetra tidur di trotoar di depan Balai Rehabilitasi Penyandang Disabilitas Sensorik Netra (BPRDSN) Wyata Guna Bandung di Jalan Pajajaran pada Selasa (14/1/2020) malam.

Mereka terusir dari asrama Wyata Guna dan mengaku dipaksa meninggalkan lokasi. Itu karena dampak perubahan status dari Panti Sosial Bina Netra (PSBN) menjadi BPRDSN.

Dalam aturan terbaru, siswa yang tinggal di asrama hanya diperbolehkan maksimal menempatinya 6 bulan. Sedangkan para siswa ini sudah tinggal lama di sana, bahkan ada yang belasan tahun.

Baca juga:   pastv: ' Bagja Lara Tetep Eling' Syiar Islam Basa Sunda

Sosialisasi sebenarnya sudah dilakukan setahun lebih. Mereka diminta tak tinggal lagi di sana agar peserta didik baru bisa menempati asrama. Tapi, para siswa ini menolak dan ingin status BPRDSN kembali jadi PSBN agar mereka bisa tetap tinggal di sana.

Kemarin malam, setelah dipaksa keluar dari asrama, lebih dari 30 siswa memilih tidur di area trotoar. Mereka pun memasang beberapa spanduk protes.

“Ini aksi spontan dari kami karena kami bingung dari pihak balai tidak ada solusi. Padahal kami sudah konfirmasi dan lain-lain, tapi tidak ada solusi yang tepat sampai sekarang,” ujar Elda Nur Fami, juru bicara aksi.

Baca juga:   Panitia UTBK-SBMPTN 2022 Unpad Ingatkan Ini ke Peserta

Selain meminta status PSBN dikembalikan, ia dan rekan-rekannya juga meminta agar pengelolaan Wyata Guna diambil alih Pemprov Jawa Barat. Harapannya, kebijakan pemprov akan lebih memihak dan memahami mereka.

“Kalau enggak, kami minta Permensos (tentang peralihan status Wyata Guna) dicabut. Kalau masih belum bisa juga, kami ingin solusi yang cepat dan tepat karena ingin menyangkut nasib kami dan teman-teman kami,” jelas Elda.

Baca juga:   Erwin Gunawan Hutapea Jabat Kepala Departemen Jasa Perbankan

Pantauan Pasjabar.com di lokasi pada Rabu (15/1/2020), para siswa ini masih bertahan di trotoar. Area yang dijadikan tempat mereka tinggal adalah tepat di depan halte bus.

Barang-barang dan tas pun terlihat bertumpuk di sana. Mereka hanya tidur beralaskan karpet. Untuk melindungi dari panas dan hujan, di lokasi dipasang terpal berwarna oranye.

Selain para siswa, di lokasi juga ada beberapa mahasiswa dari beberapa universitas di Bandung. Mereka turut mendampingi untuk memperjuangkan apa yang para siswa harapkan. (ors)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: tunanetrawyata guna


Related Posts

Hari Braille Sedunia, Berikut Ini Aplikasi Huruf Braille di Ponsel untuk Tunanetra
PASNUSANTARA

Hari Braille Sedunia, Berikut Ini Aplikasi Huruf Braille di Ponsel untuk Tunanetra

4 Januari 2023
FOTO : Pembuatan Alquran Braille
HEADLINE

FOTO : Pembuatan Alquran Braille

21 April 2021
PASBANDUNG

Setelah 5 Hari, Aksi Tidur di Trotoar Berakhir

19 Januari 2020

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

Simone Inzaghi. (Foto: REUTERS/Massimo Pinca)
HEADLINE

Kepala Wasit Gianluca Rocchi Diinvestigasi, Simone Inzaghi Tak Terima Inter Milan Dikaitkan

2 Mei 2026

MILAN, WWW.PASJABAR.COM – Sepak bola Italia kembali diguncang isu miring. Kepala wasit Serie A dan Serie B,...

Syelomitha Wongkar jadi salah satu kandidat pengganti Megawati Hangestri di Timas Voli Putri Indonesia. (ANTARA FOTO)

Megawati Hangestri Resmi Mundur dari Timnas Voli Putri, PBVSI Siapkan Empat Nama Pengganti

1 Mei 2026
Fadly Alberto tertangkap kamera melakukan tendangan kungfu ke pemain Dewa United U-20 saat dirinya berseragam Bhayangkara U-20 di kompetisi EPA (Elite Pro Academy) Super League, di Stadion Citarum, Semarang, Jawa Tengah, Minggu (19/4/2026). (Istimewa)

Buntut Tendangan Kungfu, Komdis PSSI Hukum Fadly Alberto dan Rakha Nurkholis Larangan Bertanding Satu Tahun

1 Mei 2026
Cristiano Ronaldo. (AFP)

Mendekati Usia 41 Tahun, Cristiano Ronaldo Akui Akhir Karier Legendarisnya Sudah di Depan Mata

1 Mei 2026
Foto: Pavlo Gonchar/SOPA Images/LightRocket via Getty Images

Dituding Jadi Ajang Premium, Harga Tiket Piala Dunia 2026 Menuai Kritik Pedas Suporter

1 Mei 2026

Highlights

Mendekati Usia 41 Tahun, Cristiano Ronaldo Akui Akhir Karier Legendarisnya Sudah di Depan Mata

Dituding Jadi Ajang Premium, Harga Tiket Piala Dunia 2026 Menuai Kritik Pedas Suporter

Tolak Wacana Italia Gantikan Iran di Piala Dunia 2026, Gabriele Gravina: Memalukan dan Khayalan!

Gianni Infantino Pastikan Iran Tetap Tampil di Piala Dunia 2026, Bermain di Amerika Serikat Sesuai Jadwal

Gusur Borneo FC, Persib Bandung Amankan Takhta Klasemen Super League Akhir April 2026

Libur May Day, Lalu Lintas Lembang Dipadati Ribuan Kendaraan Wisatawan

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.