CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Senin, 20 April 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home PASDUNIA

Covid 19 Akan Tetap Ada Meski Jadi Tidak Mematikan

Tiwi Kasavela
15 Februari 2021
Covid 19 Akan Tetap Ada Meski Jadi Tidak Mematikan

Covid 19 Akan Tetap Ada Meski Jadi Tidak Mematikan (Ist)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM– Kepala Bagian Inovasi di Boston Children’s Hospital sekaligus kontributor ABC News, Dr. John Brownstein, mengungkapkan bahwa di tengah harapan musnahnya COVID-19 dari muka bumi seiring diberlakukannya protokol kesehatan dan vaksinasi, namun virus SARS-CoV-2 mungkin akan tetap ada.

“Covid 19 mungkin bersama semua orang selamanya, meski tak berarti akan selalu menjadi wabah yang mematikan,” terangnya.

“Virus ini akan tetap ada. Pemberantasan virus corona baru ini pada dasarnya tidak mungkin dilakukan,” sambungnya dikutip dari laman ABC News, Senin (15/2/2021).

Hal senada diungkapkan Direktur Pusat Pendidikan Vaksin sekalifus profesor pediatrik di Divisi Penyakit Menular Children’s Hospital of Philadelphia, Dr. Paul Offit.

Baca juga:   Militer Israel Tembak Wartawan Aljazeera Hingga Tewas, Jurnalis Indonesia Turut Berduka

Dia mengaku tidak yakin orang-orang akan benar-benar menghilangkan virus penyebab COVID-19 ini.

Namun, apabila virus bertahan, vaksin dan obat baru untuk melawannya tidak mungkin menyebabkan penyakit menjadi parah di masa depan.

“Pada akhirnya, (virus) itu akan menyebabkan lebih sedikit kematian daripada influenza,” tutur dia.

Para pakar kesehatan menyatakan, ada kemungkinan, COVID-19 bisa menjadi penyakit musiman seperti flu.

Ahli virologi menyebutnya sebagai penyakit endemik atau penyakit yang terus-menerus beredar di antara manusia.

Dalam tahun-tahun hingga dekade mendatang, banyak orang akan terpapar pada masa kanak-kanak dan mengembangkan beberapa kekebalan yang akan melindungi mereka di kemudian hari dari penyakit serius.

Baca juga:   Sebagai Presidensi G20, Indonesia Harusnya Lakukan Ini ke Rusia

Sementara itu, vaksin saat ini telah menunjukkan keberhasilan besar dalam mencegah penyakit yang bergejala dan parah, yang akan membantu menyelamatkan nyawa meskipun virus terus menular pada tingkat yang rendah.

“Saya pikir akan menjadi (penyakit) musiman. Semua infeksi virus pernapasan akut,” kata ahli epidemiologi dan ahli biologi evolusi di Universitas of Chicago, Sarah Cobey.

Dilansir dari antaranews, Para ahli belum tahu berapa lama kekebalan bertahan setelah infeksi COVID-19, meskipun bukti tampaknya menunjukkan COVID-19 tidak mungkin memberi Anda kekebalan seumur hidup.

Baca juga:   Melawan Corona dengan Cara Sederhana

Tetapi bahkan jika Anda terinfeksi lagi, infeksi kedua kemungkinan tidak akan terlalu serius dan mungkin tidak akan membuat Anda sakit seperti saat terkena yang pertama.

Karena ketidakpastian seputar kekebalan setelah menerima vaksin, masih terlalu dini untuk menentukan apakah orang akan memerlukan suntikan COVID-19 tahunan.

Jadi, meskipun para ahli mengatakan tidak mungkin untuk memprediksi masa depan, mereka sepakat virus yang menyebabkan COVID-19 tidak mungkin sepenuhnya diberantas oleh vaksin dan tindakan pencegahan saat ini.

Sebaliknya, kemungkinan akan menjadi penyakit yang lebih ringan yang dapat ditangani secara musiman, seperti flu tahunan. (*)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: COVID-19Virus corona


Related Posts

COVID-19
HEADLINE

Kasus COVID-19 Naik, Menkes Minta Masyarakat Waspada

11 Juni 2025
Kasus COVID
HEADLINE

RSHS Bandung Siaga Hadapi Potensi Lonjakan Kasus COVID-19

9 Juni 2025
Dispusipda Jabar Resmikan Galeri Covid-19
PASBANDUNG

Dispusipda Jabar Resmikan Galeri Covid-19

21 Desember 2023

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

google
HEADLINE

Google Perluas Strategi Wearable Lewat Kacamata Pintar Gucci Berbasis XR

19 April 2026

WWW.PASJABAR.COM - Google dilaporkan memperluas strategi pengembangan kacamata pintar berbasis Android XR dengan menggandeng perusahaan optik global...

Permendiktisaintek

Cabut Permendiktisaintek No 3 Tahun 2026, Karena Tidak Adil Bagi PTS

19 April 2026
unpad

Unpad Imbau Peserta UTBK Jatinangor Disiplin Waktu dan Administrasi

19 April 2026
bnpb

BNPB Catat Bencana Serentak Terkini di Sejumlah Wilayah Indonesia

19 April 2026
ITB

ITB Wisuda 2026 Tekankan Pendidikan Inklusif dan Kisah Perjuangan Mahasiswa

19 April 2026

Highlights

BNPB Catat Bencana Serentak Terkini di Sejumlah Wilayah Indonesia

ITB Wisuda 2026 Tekankan Pendidikan Inklusif dan Kisah Perjuangan Mahasiswa

Jabar Bangun PSEL Sarimukti dan Bogor, Atasi Sampah Perkotaan

Dedi Mulyadi: Peradaban Sunda Tertinggi Ada pada Nilai Rasa

Dies Natalis UIN Bandung, Dedi Dorong Akses Kuliah Gratis

Jabar Jadi Pilot Project Program Gentengisasi Rumah Subsidi Nasional

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.