CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Senin, 20 April 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home PASKESEHATAN

Mengenal Amnesia Disosiatif Kerusakan Ingatan Karena Trauma

Tiwi Kasavela
24 Februari 2021
Mengenal Amnesia Disosiatif Kerusakan Ingatan Karena Trauma

Illustrasi

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM–
Amnesia bisa disebabkan oleh berbagai hal, salah satunya adalah masalah psikologis atau yang biasa disebut dengan amnesia disosiatif.

Amnesia disosiatif adalah penyakit mental yang melibatkan kerusakan pada ingatan, kesadaran, identitas, sampai persepsi. Ketika kondisi ini terjadi, aktivitas pengidap akan terganggu.

Amnesia disosiatif sangat mungkin terjadi ketika seseorang mengalami suatu kejadian traumatis. Akibatnya, ia jadi tidak bisa mengingat apa pun dengan baik.

Jenis amnesia ini memblokir informasi tertentu dari kejadian traumatis tersebut. Akhirnya, orang yang mengalaminya akan merasa blank dan sulit menemukan apa yang ingin ia ingat.

Gangguan amnesia disosiatif bisa dibilang sebagai level hilang ingatan yang lebih tinggi atau parah. Segala hal yang bersifat traumatis biasanya akan hilang begitu saja dari ingatan.

Baca juga:   Kenapa Tiba-tiba Gelisah dan Cemas Jelang Weekend?

“Penyebabnya bisa karena pengalaman traumatis, sehingga menyebabkan si individu tidak bisa mengingat poin-poin penting tertentu yang berhubungan dengan traumanya,” jelas Ikhsan Bella Persada, M.Psi., Psikolog.

Amnesia disosiatif tidak sama dengan amnesia biasa. Orang dengan penyakit mental ini sebenarnya masih memiliki ingatan. Hanya saja, memori tersebut terkubur sangat dalam di pikirannya.

Dikutip dari klikdokter, ada beberapa gejala amnesia disosiatif yang cukup umum terjadi, di antaranya:

1. Kehilangan memori tentang periode waktu tertentu, kejadian, seseorang, dan informasi pribadi.
2. Perasaan seperti terpisah dari diri sendiri dan emosi.
3. Tidak yakin dengan identitas diri.
4. Ketidakmampuan untuk mengatasi stres emosional dengan baik.
5. Masalah kesehatan mental, seperti depresi, kecemasan, dan kecenderungan bunuh diri.

Baca juga:   Ramadan Sehat Bahas Nutrisi Ibu Hamil Saat Berpuasa

Melansir WebMD, amnesia disosiatif lebih sering terjadi pada wanita. Frekuensi gangguan ini bisa meningkat selama periode stres dan traumatis, misalnya masa-masa perang dan bencana alam.

Psikolog Ikhsan mengungkapkan, sebenarnya belum ada pengobatan amnesia disosiatif yang benar-benar terbukti efektif. Namun, beberapa pilihan terapi berikut bisa membantu pemulihannya:

1. Psikoanalisis
“Kalau memang akibat dari bentuk traumanya, bisa terapi dengan pendekatan psikoanalisis untuk melihat secara mendalam dinamika penyebab timbulnya amnesia disosiatif,” jelas Ikhsan.

2. Cognitive Behavioral Therapy (CBT)
Ikhsan juga menyarankan untuk melakukan terapi CBT. Bentuk psikoterapi ini berfokus pada perubahan pola berpikir, perasaan, dan perilaku yang berbahaya.

3. Terapi Keluarga
Terapi keluarga bisa mengedukasi tiap anggota keluarga tentang gangguan amnesia disosiatif. Cara ini juga dapat membantu masing-masing pihak untuk mengenali tanda-tanda bila terjadi pada orang terdekat.

Baca juga:   Kota Bandung Butuh 1.500 Nakes, Baru Peroleh Kuota 398

4. Terapi Kreatif
Terapi kreatif dapat dilakukan misalnya lewat musik. Metode ini memungkinkan pasien untuk mengeksplorasi dan mengekspresikan pikiran, perasaan, dan pengalamannya dalam lingkungan yang aman.

5. Terapi Perilaku Dialektik
Bentuk terapi ini ditujukan untuk orang dengan gangguan kepribadian yang parah, termasuk gejala amnesia disosiatif. Sering kali masalah mental ini terjadi setelah ia mengalami pelecehan atau trauma.

6. Teknik Meditasi dan Relaksasi
Latihan meditasi dan relaksasi membantu untuk menangani gejala amnesia disosiatif dengan lebih baik. Melalui teknik tersebut, orang dengan gangguan ini diharapkan dapat lebih sadar akan keadaannya. (*)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: Amnesia DisosiatifKerusakan IngatanTrauma


Related Posts

No Content Available

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

google
HEADLINE

Google Perluas Strategi Wearable Lewat Kacamata Pintar Gucci Berbasis XR

19 April 2026

WWW.PASJABAR.COM - Google dilaporkan memperluas strategi pengembangan kacamata pintar berbasis Android XR dengan menggandeng perusahaan optik global...

Permendiktisaintek

Cabut Permendiktisaintek No 3 Tahun 2026, Karena Tidak Adil Bagi PTS

19 April 2026
unpad

Unpad Imbau Peserta UTBK Jatinangor Disiplin Waktu dan Administrasi

19 April 2026
bnpb

BNPB Catat Bencana Serentak Terkini di Sejumlah Wilayah Indonesia

19 April 2026
ITB

ITB Wisuda 2026 Tekankan Pendidikan Inklusif dan Kisah Perjuangan Mahasiswa

19 April 2026

Highlights

BNPB Catat Bencana Serentak Terkini di Sejumlah Wilayah Indonesia

ITB Wisuda 2026 Tekankan Pendidikan Inklusif dan Kisah Perjuangan Mahasiswa

Jabar Bangun PSEL Sarimukti dan Bogor, Atasi Sampah Perkotaan

Dedi Mulyadi: Peradaban Sunda Tertinggi Ada pada Nilai Rasa

Dies Natalis UIN Bandung, Dedi Dorong Akses Kuliah Gratis

Jabar Jadi Pilot Project Program Gentengisasi Rumah Subsidi Nasional

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.