CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 19 April 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home HEADLINE

Dedi Mulyadi: Peradaban Sunda Tertinggi Ada pada Nilai Rasa

Uby
19 April 2026
peradaban sunda dedi

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi menegaskan bahwa puncak peradaban dalam falsafah Sunda terletak pada “rasa”, bukan pada tulisan atau aturan yang dikodifikasi. (foto: uby/pasjabar)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM — Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menegaskan bahwa puncak peradaban dalam falsafah Sunda terletak pada “rasa”, bukan pada tulisan atau aturan yang dikodifikasi.

Hal tersebut disampaikannya dalam Sidang Senat Terbuka Dies Natalis ke-58 UIN Sunan Gunung Djati Bandung yang digelar di Aula Anwar Musaddad, Rabu (8/4/2026).

Menurut Dedi, masyarakat Sunda memiliki cara pandang yang khas dalam memahami kehidupan. Nilai-nilai luhur tidak selalu dituangkan dalam bentuk tulisan atau kesepakatan formal, melainkan dihayati melalui rasa dan pengalaman hidup sehari-hari.

Baca juga:   Tarif Listrik PLN Juli–September 2025 Tetap, Tak Ada Kenaikan

“Dalam falsafah Sunda, peradaban tertinggi itu rasa. Karena tertinggi rasa maka orang Sunda itu tidak menulis peradaban, orang Sunda tidak mendiskusikan peradaban, tidak membuat konsensus, dia yang tertinggi,” ujarnya.

Ia menjelaskan, dengan mengandalkan rasa, seseorang dapat memahami mana yang benar dan mana yang tidak tanpa harus melalui aturan yang kaku. Proses tersebut, kata dia, terjadi melalui pengamatan, pendengaran, dan perasaan yang menyatu dalam diri manusia.

“Dengan melihat, memandang, mendengar, dan merasa maka dia bisa merasakan mana yang mesti dilakukan dan mana yang mesti tidak dilakukan,” ungkapnya.

Baca juga:   Rektor Unisba Ingin 992 Lulusan Jadi Ilmuan Ulama

Kearifan Lokal dan Harmoni dengan Alam

Lebih lanjut mengenai peradaban sunda, Dedi menilai nilai “rasa” dalam falsafah Sunda juga tercermin dalam kehidupan masyarakat yang selaras dengan alam. Ia mencontohkan penggunaan rumah panggung dan material bambu sebagai bentuk adaptasi. Sekaligus penghormatan terhadap lingkungan.

Menurutnya, kearifan lokal tersebut menjadi bukti bahwa masyarakat Sunda sejak dahulu telah menerapkan prinsip keberlanjutan tanpa harus merumuskannya dalam konsep tertulis. Kehidupan yang harmonis dengan alam menjadi bagian penting dari peradaban.

Dedi juga menyoroti larangan eksploitasi alam dalam budaya Sunda. Ia menegaskan bahwa tindakan merusak lingkungan, seperti menebang pohon hingga ke akar, merupakan perilaku yang bertentangan dengan nilai-nilai luhur tersebut.

Baca juga:   Percepat Herd Imunity, Aturan Vaksinasi di Jabar Diubah

“Yang paling buruk adalah orang yang menebang pohon sampai ke akar-akarnya,” tegasnya.

Melalui momentum Dies Natalis ini, Dedi mengajak seluruh sivitas akademika untuk terus merawat dan menginternalisasi nilai-nilai kearifan lokal.

Ia berharap, pembangunan peradaban ke depan tidak hanya bertumpu pada kemajuan teknologi. Tetapi juga pada nilai budaya yang menjaga keseimbangan antara manusia dan alam. (uby)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: Dedi MulyadiFalsafah Sundagubernur jawa baratperadaban sunda dedisunda


Related Posts

UIN Bandung
HEADLINE

Dies Natalis UIN Bandung, Dedi Dorong Akses Kuliah Gratis

19 April 2026
program gentengisasi
HEADLINE

Jabar Jadi Pilot Project Program Gentengisasi Rumah Subsidi Nasional

19 April 2026
underpass pasteur
HEADLINE

Dedi Mulyadi Rencanakan Underpass sebagai Solusi Macet Pasteur

19 April 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

Permendiktisaintek
HEADLINE

Cabut Permendiktisaintek No 3 Tahun 2026, Karena Tidak Adil Bagi PTS

19 April 2026

# Permendiktisaintek JAKARTA, WWW.PASJABAR.COM -- Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) beberapa waktu lalu antara Panitia Kerja (Panja)...

unpad

Unpad Imbau Peserta UTBK Jatinangor Disiplin Waktu dan Administrasi

19 April 2026
bnpb

BNPB Catat Bencana Serentak Terkini di Sejumlah Wilayah Indonesia

19 April 2026
ITB

ITB Wisuda 2026 Tekankan Pendidikan Inklusif dan Kisah Perjuangan Mahasiswa

19 April 2026
PSEL

Jabar Bangun PSEL Sarimukti dan Bogor, Atasi Sampah Perkotaan

19 April 2026

Highlights

ITB Wisuda 2026 Tekankan Pendidikan Inklusif dan Kisah Perjuangan Mahasiswa

Jabar Bangun PSEL Sarimukti dan Bogor, Atasi Sampah Perkotaan

Dedi Mulyadi: Peradaban Sunda Tertinggi Ada pada Nilai Rasa

Dies Natalis UIN Bandung, Dedi Dorong Akses Kuliah Gratis

Jabar Jadi Pilot Project Program Gentengisasi Rumah Subsidi Nasional

Dedi Mulyadi Rencanakan Underpass sebagai Solusi Macet Pasteur

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.