CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Sabtu, 18 April 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home PASOLAHRAGA

Robert Alberts Kritisi Semifinal & Final Piala Menpora Dua Leg

Yatti Chahyati
20 Maret 2021
Robert Alberts Kritisi Semifinal & Final Piala Menpora Dua Leg

Pelatih Persib, Bandung Robert Alberts. (official Persib)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM — Babak semifinal dan final Piala Menpora 2021 akan digelar dua leg alias dua kali pertemuan. Semifinal leg pertama akan digelar 15-16 April dan leg kedua pada 18-19 April.

Sedangkan babak final akan berlangsung pada 22 April. Leg kedua akan dihelat pada 25 April. Selain itu, pada 24 April juga akan digelar perebutan tempat ketiga.

Pelatih Persib Bandung Robert Alberts mengkritisi kebijakan semifinal dan final dua leg tersebut. Sebab, itu artinya tim yang melenggang ke semifinal dan final akan melakoni laga lebih banyak.

Ia kembali menekankan bahwa Piala Menpora adalah ajang pemanasan atau pramusim menjelang Liga 1. Yang tak kalah penting, turnamen ini adalah ajang untuk mendapatkan persetujuan digelarnya Liga 1 jika berhasil digelar dengan menerapkan protokol kesehatan ketat.

Baca juga:   Robert Beberkan Perbedaan Sepak Bola Indonesia & Malaysia

“Kami tidak boleh lupa apa yang menjadi tujuan dari turnamen ini. Tujuannya bukan menang, tapi tujuannya untuk mendapatkan persetujuan menggelar liga dan baru di liga bicara kemenangan,” ujar Robert.

Ia sendiri tidak setuju dengan konsep dua leg pada semifinal dan final. Sebab, ada banyak tim yang secara kondisi tidak siap melakoni laga yang banyak. Itu karena banyak tim melakukan persiapan secara dadakan, termasuk Persib.

“Jika memainkan jumlah pertandingan lebih banyak di turnamen ini, saya tidak mendukungnya karena harus elbih banyak meraih kemenangan lainnya dalam kondisi tim yang belum siap,” ungkapnya.

Robert pun menegaskan lagi tak suka dengan hadiah besar yang dijanjikan panitia penyelenggara. Sebab, hal itu berpotensi membuat pertandingan menjadi tidak sehat. Ia bahkan pernah mengemukakan jika kondisi itu bisa membuat hadirnya pengaturan skor yang tentunya bakal memalukan jika benar-benar terjadi.

Baca juga:   Bali United vs Persib: Bojan Hodak Akui Ketangguhan Kiper Bali United

Dari segi persaingan peserta, tim yang terlibat juga tidak dalam kekuatan yang adil. Sebab, kondisi setiap tim berbeda usai terdampak pandemi dan setahun tim mayoritas mengalami krisis keuangan.

“Ada beberapa tim yang bisa membayar gaji pemain secara penuh, beberapa tim hanya bisa membayar separuhnya. Jadi, semua dalam kondisi yang tidak rata,” tuturnya.

“Ada tim yang datang tidak dalam kondisi kekuatan penuh, beberapa tim datang dengan pemain muda. Jadi, ini turnamen yang sangat tidak merata,” jelas Robert.

Ia lalu mengungkap kenapa Persib ikut di Piala Menpora. Hal itu semata-mata karena Persib ingin berkontribusi agar Piala Menpora berjalan lancar dan pada akhirnya jadi bahan pertimbangan kepolisian mengizinkan digelarnya Liga 1.

Baca juga:   Sukses Dan Hasilkan Atlet E-Sport Muda Kota Kembang, Danlanud Husein Sastranegara Tutup Mobile Legend Competition

“Filosofi dari turnamen ini salah. Ini menjadi turnamen yang bagus jika semua bisa beraktivitas lagi, mendapatkan antusiasme lagi walaupun harus mendukung dari rumah. Karena kami ingin liga berjalan lagi. Itu hal yang paling penting dari turnamen ini,” paparnya.

“Kami juga tidak ingin pergi seama tiga pekan ke Yogyakarta tanpa keluarga, tapi kami terpaksa melakukan itu. Kami melakukan itu supaya mendapat izin liga berjalan dan karena itu kami mau melakukannya. Kami mengorbankan diri sendiri agar ada sepak bola lagi di Indonesia. Itu pesan yang penting,” tegas Robert. (ors)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: persib bandungpersib tandingPiala Menpora Dua LegRobert Alberts


Related Posts

Para pemain Dewa United. (Foto: Dok. Dewa United)
HEADLINE

Tantangan Berat Dewa United: Jan Olde Riekerink Waspadai Kekuatan Maung Bandung

17 April 2026
Persib Bandung
HEADLINE

Dewa United vs Persib Bandung Digelar Tanpa Penonton, Bobotoh Diimbau Dukung dari Rumah

17 April 2026
Persib Bandung
HEADLINE

Mereka yang Akan ‘Hilang’ di Laga Dewa United Vs Persib Bandung

17 April 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

Galaxy S26 Ultra. (samsung.com)
HEADLINE

Bukan untuk Kaum ‘Mendang-Mending’, Samsung Galaxy S26 Ultra Hadir dengan Spek Monster dan Harga Sultan

18 April 2026

WWW.PASJABAR.COM – Samsung kembali menggebrak pasar ponsel pintar dunia dengan meluncurkan lini flagship terbarunya, Samsung Galaxy S26...

Penyerang Arsenal, Viktor Gyokeres memberikan salam kepada suporter di Lisbon jelang laga melawan Sporting CP, 8 April 2026. (c) AP Photo/Armando Franca

Dilema Lini Depan Mikel Arteta: Havertz atau Gyokeres untuk Redam Manchester City di Etihad?

17 April 2026
Kapten Sporting Portugal, Morten Hjulmand. (Gettyimages)

Kritik Pedas Morten Hjulmand: Arsenal Tim Membosankan dan Tak Menarik Ditonton!

17 April 2026
Ratusan massa padati Gedung Merdeka Bandung dalam aksi damai bela Palestina. Massa menuntut penolakan normalisasi dengan Israel dan kemerdekaan penuh Palestina. (Eci/pasjabar)

Gema Perlawanan dari Gedung Merdeka: Ratusan Massa di Bandung Tolak Normalisasi dengan Israel

17 April 2026
Foto: Inter via Getty Images/Mattia Pistoia - Inter

Badai Fisik dan Mental: Alessandro Bastoni Absen di Laga Inter Milan vs Cagliari

17 April 2026

Highlights

Gema Perlawanan dari Gedung Merdeka: Ratusan Massa di Bandung Tolak Normalisasi dengan Israel

Badai Fisik dan Mental: Alessandro Bastoni Absen di Laga Inter Milan vs Cagliari

Tantangan Berat Dewa United: Jan Olde Riekerink Waspadai Kekuatan Maung Bandung

Ratusan Ribu Pencari Kerja Gunakan Aplikasi Nyari Gawe Jawa Barat

Pantang Bersantai! Veda Ega Pratama Jajal Sirkuit Favorit Marc Marquez Jelang Moto3 Spanyol

Dewa United vs Persib Bandung Digelar Tanpa Penonton, Bobotoh Diimbau Dukung dari Rumah

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.