BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM — Pertandingan Persib Bandung vs Persita Tangerang pada laga Grup D Piala Menpora 2021 diwarnai hal unik sekaligus langka. Untuk pertama kalinya, Achmad ‘Jupe’ Jufriyanto dan Victor Igbonefo dimainkan bersama.
Itu karena selama ini kedua pemain memang tak pernah bisa bermain bersama. Beberapa tahun lalu, ketika Jupe ada di tim, Igbonefo belum bergabung.
Saat di era pelatih Mario Gomez, Jupe hengkang dan Igbonefo bergabung. Setelah itu, Igbonefo hengkang ke Thailand, Jupe pun kembali ke Persib.
Selanjutnya, pada 2019 ketika Persib dilatih Robert Alberts, Victor Igbonefo didatangkan. Tak lama berselang, Jupe memilih hengkang dengan status pinjaman ke Bhayangkara FC.
Namun, di tahun 2021, keduanya akhirnya bisa bermain bersama. Bahkan, keduanya menjalani debut sebagai duet di lini belakang saat Persib menghadapi Persita.
Kualitas keduanya pun dipuji Robert. Mereka dinilai tampil apik sekaligus membuatnya lega karena bisa menduetkan keduanya.
“Saya rasa mereka layak untuk bermain bersama. Tapi, setiap Victor datang ke Persib, Jupe malah pergi, dan ketika Jupe balik ke Persib, Victor yang pergi. Jadi, akhirnya (sekarang) kami bisa memainkan mereka bersama dalam satu tim,” kata Robert.
Pria asal Belanda itu mengaku sengaja memasang duet Jupe dan Igbonefo saat melawan Persita. Komposisi ini berbeda dibanding saat melawan Bali United dimana ia memasang Nick Kuipers dan Victor Igbonefo.
Hal itu sengaja dilakukan untuk melihat kombinasi di antara para pemain belakang. Sehingga, ia akan punya banyak opsi ketika nantinya melakoni kompetisi.
Sebab, baginya tak ada pemain inti di tim Persib. Semua pemain bisa berkontribusi. Sehingga, persaingan untuk dimainkan di tim inti akan sangat terbuka. Di saat yang sama, adanya para pemain berkualitas itu akan memudahkannya untuk memasang pemain sesuai dengan strategi.
Di laga pamungkas Grup D, Robert pun berencana memasang duet pemain yang berbeda di lini belakang. Ia akan memasang Nick Kuipers dan Jupe. Sedangkan Igbonefo akan dicadangkan.
“Itu ara kami mengembangkan tim dan semua punya kesempatan untuk bermain,” jelas Robert. (ors)












