WWW.PASJABAR.COM – Primaya Hospital Group resmi membuka Primaya Rajawali Hospital sebagai hasil transformasi dari RS Rajawali menjadi rumah sakit berbasis Center of Excellence di Kota Bandung.
Rumah sakit ini menghadirkan layanan unggulan seperti Oncology Center, Mother & Child Center, dan Trauma Center. Ke depan, pengembangan juga akan mencakup Heart & Vascular Center, Brain & Neuro Center, serta Urology & Nephrology Center.
Kehadiran fasilitas ini dinilai relevan dengan meningkatnya kasus penyakit tidak menular di Jawa Barat, khususnya kanker dan jantung. Data menunjukkan Jawa Barat mencatat lebih dari 156 ribu kasus kanker, serta prevalensi penyakit jantung yang masuk empat besar nasional.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menyambut baik kehadiran rumah sakit ini. Ia menilai layanan kesehatan terintegrasi berbasis teknologi akan meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan yang cepat dan berkualitas.
CEO Primaya Hospital Group, Leona A. Karnali, menegaskan transformasi ini bukan sekadar perubahan nama, tetapi peningkatan menyeluruh dari sisi layanan, teknologi, dan standar klinis.
Primaya Rajawali Hospital didukung 20 poliklinik, 102 tempat tidur, serta layanan intensif seperti ICU, NICU, PICU, dan HCU. Selain itu, tersedia 36 dokter spesialis dan subspesialis serta teknologi medis modern untuk diagnosis dan tindakan yang lebih presisi.

Digitalisasi juga menjadi fokus utama melalui penerapan Electronic Medical Record, aplikasi Primaya, hingga sistem rujukan internal untuk memudahkan pasien mendapatkan layanan lanjutan.
Tak hanya layanan kuratif, rumah sakit ini juga mengedepankan program promotif dan preventif melalui edukasi kesehatan rutin bagi masyarakat.
Selama masa pembukaan, tersedia promo diskon hingga 50 persen untuk konsultasi dokter spesialis serta paket skrining kesehatan mulai Rp299 ribu hingga 30 Juni 2026
Primaya Rajawali Hospital juga menjalin kerja sama dengan berbagai mitra penjaminan, termasuk BPJS Kesehatan, guna memperluas akses layanan bagi masyarakat. (eci)









