CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Senin, 20 April 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home PASPENDIDIKAN

IFI Luluskan Para Perancang Baru di Masa Pandemi

Yatti Chahyati
6 April 2021
IFI Luluskan Para Perancang Baru di Masa Pandemi

memnghambat Islamic Fashion Institute (IFI). (ist)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Meski dimasa pandemic, namun hal tersebut tidak menghambat Islamic Fashion Institute (IFI) meluluskan para calon perancang untuk memasuki industri fashion.

Wisuda (graduation) atau Haflatu At Thahorruj ke 8 dan diselenggarakan di alam terbuka Rainbow Garden Lembang, Senin (5/4/2021).

Founder IFI Irna Mutiara mengatakan, gradution kali ini sengaja diselenggarakan di alam terbuka mengingat Indonesia asih dalam kondisi pandemi. Dengan tetap memberlakukan protokol kesehatan yang sudah diterapkan pemerintah.

“Industri fashion khususnya saat ini sedang berada dalam kondisi gonjang ganjing akibat pandemi. Akibatnya berefek pula pada kondisi fashion moslem. Bahkan IFI sempat kebingungan akan lanjut atau tidak,” tuturnya.

Namun kata Irna yang juga owner dari La Perle ini mengatakan, semua insan fashion terus bergerak untuk terus mengembangkan fshion moslem. Demikian juga dengan keberlanjutan IFI. Menurutnya, industri fashion akan terus berkembang apabila ada generasi baru yang melanjutkan industri ini. Kehadiran lembaga pendidikan fashion moslem sangat membantu terselenggarant perkembangan industri fashion tersebut.

Baca juga:   Cerita Kiki Gumelar, Dari Inovasi Produk Cokelat Berbuah Gelar Doktor

“Saya sebagai perancang terbatas oleh umur dan terbatas oleh gerak. Kalau ada para perancang baru yang lahir dari lembaga pendidikan dan menerapkan kaidah-kaidah syar’i nya dalam mendesain busana, insha alloh industri fshion moslem akan terus berlanjut dan berkembang,” jelasnya.

Pada graduation kali ini ada 17 graduater yang lulus. Irna berpesan, para graduaters tidak otomatis menjadi perancang. Akan masih banyak tantangan ketika masuk langsung ke dunia industri fashion. Semua bergantung pada “effort” masing-masing. Irna juga mengingatkan seorang pengusaha muslim tidak terus mengejar keuntungan dengan bekerja dari pagi sampai pagi lagi. Tetapi cukup sampai petang dan pulang membawa berkah.

Baca juga:   Enjel Mahasiswi FT Unpas "Be Yourself and Let It Flow"

“Ibarat seekor burung yang terbang dengan perut kosong saat pagi dan pulang saat sore membawa makanan untuk anak-anaknya. Itulah yang disebut berkah. Semua dipergilirkan, jangan terus hanya mengejar untung tapi lihat apakah usaha itu membawa berkah,” ujarnya panjang lebar.

Graduation dihadiri para founder lain selain Irna Mutiara, yaitu Deden Siswanto dan Nuniek Mawardi. Hadir pula perwakilan 15 para instruktur IFI yang berlatar para praktisi, pelaku usaha, desainer senior, dan akademisi. Diberikan penghargaan untuk Best Stylist, Best Performe, Best Stundent, Best Presentation, dan Best Zero Waste.

Baca juga:   MAPAK ALAM Unpas Galang Donasi dan Tanggap Bencana Banjir

“Best Zero Waste” merupakan program IFI untuk peduli lingkungan. Dalam program ini para student diajak untuk memanfaatkan kain sebagai bahan fashion seefektif mungkin sehingga tidak meninggalkan limbah kain yang menambah sampah bagi lingkungan.

“Saya mendapat tantangan untuk memakai kain dengan cermat agar limbahnya sedikit. Dari limbah yang sedikit ini, saya gunakan untuk membuat berbagai detail, aksen, atau aksesories yang mendukung rancangan sehingga kain limbahnya nyari tidak bersisa,” demikian ujar penerima Best Zero Waste. (*/tie)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: fashion institutelulusan fashionperancang busana


Related Posts

No Content Available

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

google
HEADLINE

Google Perluas Strategi Wearable Lewat Kacamata Pintar Gucci Berbasis XR

19 April 2026

WWW.PASJABAR.COM - Google dilaporkan memperluas strategi pengembangan kacamata pintar berbasis Android XR dengan menggandeng perusahaan optik global...

Permendiktisaintek

Cabut Permendiktisaintek No 3 Tahun 2026, Karena Tidak Adil Bagi PTS

19 April 2026
unpad

Unpad Imbau Peserta UTBK Jatinangor Disiplin Waktu dan Administrasi

19 April 2026
bnpb

BNPB Catat Bencana Serentak Terkini di Sejumlah Wilayah Indonesia

19 April 2026
ITB

ITB Wisuda 2026 Tekankan Pendidikan Inklusif dan Kisah Perjuangan Mahasiswa

19 April 2026

Highlights

BNPB Catat Bencana Serentak Terkini di Sejumlah Wilayah Indonesia

ITB Wisuda 2026 Tekankan Pendidikan Inklusif dan Kisah Perjuangan Mahasiswa

Jabar Bangun PSEL Sarimukti dan Bogor, Atasi Sampah Perkotaan

Dedi Mulyadi: Peradaban Sunda Tertinggi Ada pada Nilai Rasa

Dies Natalis UIN Bandung, Dedi Dorong Akses Kuliah Gratis

Jabar Jadi Pilot Project Program Gentengisasi Rumah Subsidi Nasional

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.