CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Sabtu, 18 April 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home PASNUSANTARA

Pelaku Usaha di Lombok Didorong Maksimalkan Program Dana Hibah

Tiwi Kasavela
8 Mei 2021
Pelaku Usaha di Lombok Didorong Maksimalkan Program Dana Hibah

Pelaku Usaha di Lombok Didorong Maksimalkan Program Dana Hibah. (Ist)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

 

LOMBOK TIMUR, WWW.PASJABAR.COM– Pelaku usaha di Lombok, Nusa Tenggara Barat, didorong untuk dapat memaksimalkan program dana hibah pariwisata yang akan kembali diluncurkan tahun ini.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, dalam kunjungan kerjanya ke Lombok Timur, Jumat (7/5/2021), mengatakan, dana hibah pariwisata yang masuk dalam program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) saat ini masih proses dalam pengajuan di program PEN 2021 sebagai bagian program PEN sektoral K/L dukungan pariwisata.

“Untuk tahun ini, dana hibah pariwisata telah diusulkan untuk ditingkatkan jumlahnya dan diperluas jangkauan. Dari tahun lalu sebesar Rp3,3 triliun menjadi Rp3,7 triliun di tahun ini dengan cakupan tidak hanya untuk hotel dan restoran tapi juga pelaku usaha pariwisata lainnya seperti biro perjalanan dan lainnya,” kata Menparekraf Sandiaga Uno saat mengunjungi Pusuk Pass Sembalun di Lombok Timur, Jumat (7/5/2021).

Dengan peningkatan jumlah dan perluasan cakupan penerima, maka akan lebih besar kesempatan bagi pelaku usaha di sektor parekraf untuk mendapatkan manfaat dari program tersebut. Khususnya pelaku usaha di Lombok Timur yang pada program Dana Hibah Pariwisata tahun 2020 belum mendapatkan alokasi.

Baca juga:   Gibran Rakabuming Berhasil Rebut Panggung Debat Cawapres, Ini Kuncinya

Penyaluran dana hibah tetap diusulkan melalui mekanisme transfer ke daerah. Sehingga nanti daerah yang akan menentukan bidang-bidang usaha terdaftar yang mendapatkan dana hibah sesuai dengan pajak penghasilan yang tercatat.

“Saya harapkan bupati dan kadis (pariwisata) untuk menyiapkan data agar bisa langsung berkoordinasi dengan Kemenparekraf karena saat ini program tersebut telah masuk tahap finalisasi. Begitu Komite PEN berikan sinyal, kita harapkan bisa tereksekusi di paruh kedua tahun ini agar bisa membantu pelaku usaha yang betul-betul membutuhkan,” kata Menparekraf Sandiaga dalam rilis yang diterima PASJABAR, Sabtu.

Menparekraf Kunjungi Desa Wisata

Di hari terakhir kunjungannya ke provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Menparekraf Sandiaga Uno juga mengunjungi desa-desa wisata. Salah satunya adalah Desa Wisata Kembang Kuning. Desa wisata yang berada di Kecamatan Sikur Lombok Timur ini merupakan salah satu yang terbaik, bahkan mendapat predikat Desa Wisata Terbaik dari Kemenparekraf tahun 2017 lalu.

Baca juga:   Water Mist Spraying Kurangi Polusi Udara di Jakarta

Yang menjadi daya tarik dari desa wisata ini adalah panorama indah dan homestay yang memiliki karakteristik lokal yang kuat. Wisatawan yang datang ke sini juga diajak untuk lebih dekat dengan masyarakat dengan mengikuti berbagai kegiatan sehari-hari.

Mulai dari pembuatan kopi secara tradisional juga minyak kelapa yang merupakan bagian dari produk ekonomi kreatif andalan desa wisata ini. Dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat dan disiplin, Desa Wisata Kembang Kuning juga telah dinyatakan sebagai daerah hijau karena tidak ada kasus baru COVID-19.

Menparekraf Sandiaga Uno sangat mengapresiasi keberadaan Desa Wisata Kembang Kuning yang terbukti telah memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat setempat. Sebelum pandemi, desa wisata ini mampu menarik 100 hingga 120 pengunjung wisatawan mancanegara.

“Ini merupakan destinasi unggulan yang dikelola dengan betul-betul mengutamakan kearifan lokal. Saat ini masyarakat tengah bertransformasi ke wisatawan nusantara. Ini adalah langkah konkret yang bisa kita kolaborasikan untuk memulihkan kembali perekonomian masyarakat, membangkitkan pariwisata dan membuka lapangan kerja serta mendorong produk-produk ekonomi kreatif lokal,” kata Sandiaga.

Baca juga:   Itjen Kemenag Apresiasi Layanan Haji 2025, Siap Tingkatkan Tahun Depan

“Dengan fokus pada pariwisata berbasis alam terbuka dan budaya, kita harapkan hadirnya pariwisata yang berkualitas dan berkelanjutan. Saya titip ke Pak Gubernur agar lebih banyak dikembangkan desa wisata seperti Kembang Kuning ini di Lombok Timur dan juga NTB,” kata Sandiaga.

Direktur Pengembangan Destinasi II Kemenparekraf/Baparekraf, Wawan Gunawan, menambahkan, desa wisata merupakan entitas destinasi dalam skala spasial/geografis yang kecil. Unsur ekosistem desa wisata terkait sama dengan destinasi, atraksi, amenitas, akses, pelayanan, manajemen, regulasi/etika sosial, masyarakat, usaha/kelompok bisnis masyarakat termasuk rantai pasok lokal.

“Membangun desa wisata berarti membangun ekosistem pariwisata. Hal ini yang jadi fokus Kemenparekraf/Baparekraf dalam pengembangan desa wisata agar seluruh ekosistem sebagai pembentuk bertransformasi dan harus dipastikan ke arah pengelolaan yang berkelanjutan,” kata Wawan Gunawan. (*/tiwi)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: Pelaku usaha di lombok


Related Posts

No Content Available

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

FSV Mainz 05 vs Racing Strasbourg. (Getty Images)
HEADLINE

Drama dan Kericuhan di Prancis: Mainz 05 Tersingkir Tragis, Nadiem Amiri Diganjar Kartu Merah

18 April 2026

STRASBOURG, WWW.PASJABAR.COM – Malam yang seharusnya menjadi sejarah bagi 1. FSV Mainz 05 di kompetisi Eropa justru...

Hasil Sassuolo vs Como 1907. (Foto: Getty Images/Luca Amedeo Bizzarri)

Jay Idzes Tak Tergantikan! Tampil Tangguh Bawa Sassuolo Tumbangkan Como 1907 di Serie A

18 April 2026
Hasil Inter vs Cagliari. (Foto: Getty Images/Marco Luzzani)

Inter Milan Gilas Cagliari 3-0, Nerazzurri Kian Tak Terbendung di Puncak Klasemen

18 April 2026
Galaxy S26 Ultra. (samsung.com)

Bukan untuk Kaum ‘Mendang-Mending’, Samsung Galaxy S26 Ultra Hadir dengan Spek Monster dan Harga Sultan

18 April 2026
Penyerang Arsenal, Viktor Gyokeres memberikan salam kepada suporter di Lisbon jelang laga melawan Sporting CP, 8 April 2026. (c) AP Photo/Armando Franca

Dilema Lini Depan Mikel Arteta: Havertz atau Gyokeres untuk Redam Manchester City di Etihad?

17 April 2026

Highlights

Bukan untuk Kaum ‘Mendang-Mending’, Samsung Galaxy S26 Ultra Hadir dengan Spek Monster dan Harga Sultan

Dilema Lini Depan Mikel Arteta: Havertz atau Gyokeres untuk Redam Manchester City di Etihad?

Kritik Pedas Morten Hjulmand: Arsenal Tim Membosankan dan Tak Menarik Ditonton!

Gema Perlawanan dari Gedung Merdeka: Ratusan Massa di Bandung Tolak Normalisasi dengan Israel

Badai Fisik dan Mental: Alessandro Bastoni Absen di Laga Inter Milan vs Cagliari

Tantangan Berat Dewa United: Jan Olde Riekerink Waspadai Kekuatan Maung Bandung

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.