CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 19 April 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home HEADLINE

Bandung Sedang Kritis Menuju Jurang Zona Merah COVID 19

Tiwi Kasavela
16 Juni 2021
Bandung Sedang Kritis Menuju Jurang Zona Merah COVID 19

Bandung Sedang Kritis Menuju Jurang Zona Merah COVID 19. (Ist)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM– Ketua Komite Kebijakan Penanganan Covid-19 Kota Bandung, Oded M Danial mengungkapkan, skor zona Risiko Kota Bandung berada di angka 1.81 (zona resiko sedang). Tepat 0.01 di atas ambang batas zona risiko tinggi (merah) yang berkisar 0-1.80.

Melonjaknya kasus covid-19 di Kota Bandung ini akibat pascalibur Idulfitri yang berdampak terhadap penurunan indikator kesehatan Kota Bandung. Bahkan Kota Bandung nyaris berlabel zona merah.

“Kondisi Kota Bandung kini kritis, oleh karena itu kita harus segera merespon dengan tindakan dan strategi pengetatan aktivitas di Kota Bandung,” ucap Oded usai rapat terbatas Satgas Covid-19 bersama Forkopimda Kota Bandung di Balai Kota Bandung Rabu, (16/6/2021).

Senada dengan Oded, Ketua Satgas Covid-19 Kota Bandung, Ema Sumarna mengatakan, jika Kota Bandung jatuh ke jurang zona merah maka akan berdampak terhadap sejumlah kebijakan.

Baca juga:   Sejumlah Kendaraan Nyaris Terbawa Arus Banjir Cimindi

“Jika masuk ke dalam zona merah, maka kegiatan ekonomi wajib dihentikan. Ini yang harus disikapi oleh kita,” katanya.

“Memang betul label Kota Bandung masih oranye. Namun sudah berada di level sedang menuju bahaya, karena proses penurunan skornya menukik cukup tajam,” imbuh Ema.

Ema menjelaskan, risiko lainnya jika Kota Bandung terjerumus dalam zona merah adalah pemberlakuan bekerja dari rumah atau Work From Home (WFH) sebesar 75 persen.

Selain itu, kegiatan belajar mengajar wajib secara daring. Tempat ibadah ditutup dan semua tempat wisata dilarang untuk beroperasi, dan kegiatan sosial ekonomi pun dihentikan.

Baca juga:   Rentetan Masalah Persib Jelang Lawan Arema

Salah satu penyebab Kota Bandung nyaris masuk zona merah adalah terjadi lonjakan kasus aktif di Kota Bandung pada periode 15 Mei – 15 Juni 2021 yaitu sebesar 577 kasus.

Lumrahnya, kata Ema, lonjakan 577 kasus ini dapat terjadi dengan proses yang cukup lama dalam beberapa bulan. Tetapi saat ini terjadi lonjakan secara signifikan dalam waktu yang cukup singkat.

Dinamika pandemi Covid-19 di Kota Bandung ini pun dipengaruhi dengan status Bed Occupancy Ratio (BOR) atau tingkat keterisian tempat tidur di rumah sakit (RS) rujukan Covid-19.

Saat ini BOR sudah mencapai 89.71 persen. Angka yang sudah kritis dan melebihi standar aman World Health Organization (WHO).

Baca juga:   Supardi Yakin Atep Cs Jadi Rebutan Tim Lain

Ema menuturkan, keterisian tempat tidur di Kota Bandung ini mengalami lonjakan sejak awal Juni 2021. Hal itu seiring dengan meningkatnya kasus Covid-19.

Beberapa di antaranya memiliki gejala sedang dan berat sehingga memerlukan perawatan di RS.

“Menjawab persoalan BOR, Wali Kota Bandung sudah mengeluarkan Surat Edaran yang ditujukan kepada RS rujukan untuk mengupayakan penambahan tempat tidur yang idealnya,” tutur Ema.

“Sesuai dengan pernyataan Gubernur Jawa Barat adalah sebesar 30-40 persen dari total tempat tidur yang tersedia di RS tersebut. Semoga proses penambahan di RS ini dapat dilaksanakan dalam waktu yang cepat,” harap Ema. (*/tiwi)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: Zona Merah COVID 19


Related Posts

No Content Available

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

PSEL
HEADLINE

Jabar Bangun PSEL Sarimukti dan Bogor, Atasi Sampah Perkotaan

19 April 2026

WWW.PASJABAR.COM – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bersama sejumlah bupati dan wali kota di Jawa Barat menandatangani...

peradaban sunda dedi

Dedi Mulyadi: Peradaban Sunda Tertinggi Ada pada Nilai Rasa

19 April 2026
UIN Bandung

Dies Natalis UIN Bandung, Dedi Dorong Akses Kuliah Gratis

19 April 2026
program gentengisasi

Jabar Jadi Pilot Project Program Gentengisasi Rumah Subsidi Nasional

19 April 2026
underpass pasteur

Dedi Mulyadi Rencanakan Underpass sebagai Solusi Macet Pasteur

19 April 2026

Highlights

Jabar Jadi Pilot Project Program Gentengisasi Rumah Subsidi Nasional

Dedi Mulyadi Rencanakan Underpass sebagai Solusi Macet Pasteur

Psy War Memanas! Guardiola Sebut Peluang Juara Habis, Arteta Pilih Tetap Membumi Jelang Duel Etihad

Penantian 25 Tahun Berakhir! Frank Lampard Bawa Coventry City Kembali ke Premier League

Dedi Mulyadi Ajak Muda-Mudi Jabar Menikah di KUA: Lebih Baik Jadi Raja Selamanya Daripada Raja Sehari!

Prediksi Chelsea vs Manchester United: Misi Bangkit Si Biru di Tengah Ancaman Setan Merah

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.