CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 19 April 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home HEADLINE

Denisa Mahasiswi STKIP Pasundan : Cintai Proses, Tinggalkan Gengsi

Tiwi Kasavela
27 Juni 2021
Denisa Mahasiswi STKIP Pasundan : Cintai Proses, Tinggalkan Gengsi

Denisa Mahasiswi STKIP Pasundan : Cintai Proses, Tinggalkan Gengsi.(ist)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

CIMAHI, WWW.PASJABAR.COM– Menjadi orang yang selalu penuh cinta akan sebuah proses dan tidak pernah gengsi untuk mencoba sesuatu hal yang baik adalah apa yang diupayakan oleh Denisa Mahasiswi STKIP Pasundan.

Maka dari itu, gadis yang lahir di Bandung, 8 Juli 2000 ini pun selalu mengisi hari-harinya dengan hal yang positif

Selain berkuliah online di saat pandemi dan memiliki IPK tinggi. Denisa juga bercerita bahwa ia masih tetap produktif di ORMAWA dan UKM. Di mana di kampus ia mengikuti HIMA, Pramuka dan Utrecht.

“Untuk ormawa baru-baru ini saya mempunyai tanggung jawab untuk menjadi wakil ketua himpunan ppkn. Yang dimana harus menumbuhkan jiwa kepemimpinan dan rasa tanggung jawab untuk para anggotanya. Serta menjalankan beberapa program kerja didalamnya seperti HIMA mengaji dan HIMA mengabdi. Insyaallah dalam waktu dekat juga akan diadakan HIMA mengajar,” ulasnya kepada PASJABAR, Minggu (27/6/2021).

Untuk UKM, sambung Denisa ia aktif mengikuti UKM Utrecht (Unit training Civic Hukum Education) pada divisi anti korupsi.

Baca juga:   Debut Manis Beckham Putra, Timnas Bungkam China

“Pada saat pandemi UKM Utrecht juga tetap mengadakan webinar kesadaran hukum. Kebetulan pada saat webinar saya menjadi salah satu MC dalam acara tersebut,” tandas gadis bernama lengkap Denisa Melianti yang akrab disapa Ica.

Hobi dan Cita-Cita Denisa

Soal hobi, penggemar berat mie ini berkata bahwa ia senang menulis hand lettering.

“Biasanya saya nulis itu punya dua catatan yang pertama itu masih keadaan belum rapih biasanya ada beberapa dosen menjelaskan materi terlalu cepat. Maka dari itu selesai mata kuliah saya suka baca baca ulang materi sekalian ditulis ulang dengan metode hand lettering. Dari hand lettering juga ngelatih saya untuk jadi orang yg kreatif. Bisa memadukan warna, dan ngelatih untuk bikin mading yang menarik,” ungkapnya yang mempunyai tinggi 159 CM.

Pemilik dari motto ‘Hidup itu harus penuh dengan tekad seperti pondasi kuat yang mampu menopang tinggi dan beratnya sebuah bangunan’ ini juga berkata bahwa ia ingin menjadi seorang guru.

“Cita-cita saya adalah menjadi guru yang profesional dan tanggung jawab di bidangnya. Yang dimana dari sekarang saya selalu menanamkan dalam diri untuk tidak bangga terhadap nilai tinggi. Tapi banggalah ketika diri saya bisa mempertanggung jawabkan nilai saya dengan memahami pelajaran yang sudah saya dapatkan. Karena hal ini sangat berguna sekali sebagai seorang calon guru untuk mentransfer ilmu kepada calon muridnya nanti. Jadi pada dasarnya untuk apa mendapatkan nilai besar tetapi kita tidak bisa mempertanggung jawabkanya,” ungkap Denisa Mahasiswi STKIP Pasundan yang saat ini menekuni Program Studi PPKn Semester IV.

Baca juga:   Idzes Langsung Hadapi De Bruyne dan Lukaku di Serie A!

Soal idola, Denisa menyampaikan bahwa ia mengagumi sosok Marry Riana dan Sabda Ps. Karena mereka merupakan orang hebat yang membuat dirinya termotivasi. Untuk yakin menggapai mimpi. Supaya jangan pernah takut gagal karena setiap kegagalan adalah pembelajaran.

“Selain itu motivasi dari mereka juga yang selalu membangkitkan saya ketika malas mengerjakan sesuatu,” terang Denisa.

Bungsu dari dua bersaudara ini juga mengatakan bahwa ia banyak terinspirasi dari ibunya yang biasa ia panggil dengan sebutan Mamah.

Baca juga:   Pranata dan Institusi Sosial Keagamaan

“Mamah saya selalu mengajarkan saya untuk menjadi orang yang rendah hati. Mengajarkan saya untuk selalu berbagi karena menurut mamah saya jika mau berbagi itu jangan menunggu jadi orang kaya dulu. Tapi kuncinya harus ikhlas. Kemudian harus berusaha untuk bisa mengerjakan segala sesuatu. Dan beliau selalu mengajarkan saya untuk selalu bersih dan rapih. Karena kebersihan itu sebagian daripada iman,” ucapnya.

Denisa mengatakan bahwa hidup adalah anugerah dari sang pencipta untuk dirinya yang dimana harus dimanfaatkan sebaik mungkin. Dengan cara beribadah, belajar, berbagi, dan membuat pengalaman hidup yang positif. Satu hal yang penting sebaik baiknya manusia adalah mereka yang bermanfaat untuk orang lain.

“Saya juga selalu bersemangat dalam menjalani hidup ini. Karena selalu ada semangat dari kedua orang tua saya yang selalu mendoakan saya. Banting tulang membiayai saya maka dari itu. Karena saya belum menjadi orang suskes. Saya harus mempunyai tekad untuk membanggakan kedua orang tua saya. Dengan pencapaian pencapaian yang telah saya rencanakan,” pungkasnya. (tiwi)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: Denisa Mahasiswi STKIP Pasundan


Related Posts

No Content Available

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

Permendiktisaintek
HEADLINE

Cabut Permendiktisaintek No 3 Tahun 2026, Karena Tidak Adil Bagi PTS

19 April 2026

# Permendiktisaintek JAKARTA, WWW.PASJABAR.COM -- Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) beberapa waktu lalu antara Panitia Kerja (Panja)...

unpad

Unpad Imbau Peserta UTBK Jatinangor Disiplin Waktu dan Administrasi

19 April 2026
bnpb

BNPB Catat Bencana Serentak Terkini di Sejumlah Wilayah Indonesia

19 April 2026
ITB

ITB Wisuda 2026 Tekankan Pendidikan Inklusif dan Kisah Perjuangan Mahasiswa

19 April 2026
PSEL

Jabar Bangun PSEL Sarimukti dan Bogor, Atasi Sampah Perkotaan

19 April 2026

Highlights

ITB Wisuda 2026 Tekankan Pendidikan Inklusif dan Kisah Perjuangan Mahasiswa

Jabar Bangun PSEL Sarimukti dan Bogor, Atasi Sampah Perkotaan

Dedi Mulyadi: Peradaban Sunda Tertinggi Ada pada Nilai Rasa

Dies Natalis UIN Bandung, Dedi Dorong Akses Kuliah Gratis

Jabar Jadi Pilot Project Program Gentengisasi Rumah Subsidi Nasional

Dedi Mulyadi Rencanakan Underpass sebagai Solusi Macet Pasteur

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.