CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 19 April 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home PASBANDUNG

Kritisnya Kebutuhan Plasma Konvalesen di Bandung

Yatti Chahyati
29 Juni 2021
FOTO : Donor Plasma Konvalesen

Petugas melakukan proses pengambilan sampel darah saat screening donor plasma konvalesen di Kantor Palang Merah Indonesia (PMI), Jln. Aceh, Kota Bandung, Selasa (27/4/2021). (Foto : pasjabar)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM — Kebutuhan plasma konvalesen sebagai salah satu terapi bagi pasien COVID-19 di Kota Bandung tergolong kritis. Jumlah pasien yang membutuhkan dan pendonor plasma konvalesen sangat jauh dari ideal.

Data per 28 Juni 2021 di PMI Kota Bandung, ada 458 pasien COVID-19 yang antre mendapatkan plasma konvalesen dari penyintas COVID-19. Mereka harus rela menunggu hingga plasma konvalesen tersedia dan mendapatkannya sesuai ‘nomor antrean’.

“(Plasma konvalesen) ini mulai drastis permintaannya sejak terjadi peningkatan kasus COVID-19 setelah Lebaran. Biasanya di kisaran 150, di bawah 200, kalau sekarang (daftar tunggunya) sampai 300 lebih,” kata Humas UTD PMI Kota Bandung Budi Wandina, Senin (28/6/2021).

Baca juga:   Pemkot Bandung Peringati Puncak Hari Anti Narkoba di Tingkat Kota

Diakuinya, jumlah pendonor dan mereka yang membutuhkan plasma konvalesen sangat timpang. Saat yang membutuhkan semakin banyak, justru penyintas COVID-19 yang bersedia mendonor belum banyak.

Apalagi, untuk menjadi pendonor plasma konvalesen tak bisa dipaksa. Ini harus dilakukan atas kesediaan calon pendonor itu sendiri.

“Memang susah karena kesadaran penyintasnya. Ada yang memang takut (jadi pendonor), ada yang memang dia belum biasa, juga faktor lainnya,” jelas Budi.

Baca juga:   Meski Sedikit Siswa,Pelajar SDN 010 Cidadap Kota Bandung Semangat Sekolah MPLS

Selain itu, PMI Kota Bandung juga memiliki keterbatasan personel dan peralatan. Sehingga, dalam sehari hanya bisa memproses 20 pendonor plasma konvalesen saja. Itu karena proses donor hingga pengolahan plasma konvalesen ini cukup sulit.

Meski begitu, PMI mengajak para penyintas COVID-19 untuk mau mendonorkan darahnya. Sebab, ada banyak pasien yang membutuhkan plasma konvalesen di tengah upaya mereka mencari jalan kesembuhan.

Budi pun menegaskan tak perlu takut mendonor di tengah pandemi. Sebab, prosedur ketat dan protokol kesehatan dijalankan di PMI Kota Bandung.

Baca juga:   Diabetes Sasar Generasi Muda, Pemkab Bandung Barat Beri Perhatian Khusus

“Kalau misalkan penyintas ini tergugah mau mendonor, tinggal langsung saja daftar ke PMI Kota Bandung dan sampaikan untuk pendaftaran plasma konvalesen. Nanti kita ada jalur khusus untuk seleksi donor tersebut,” tutur Budi.

Sementara itu, bagi keluarga pasien yang ingin lebih cepat mendapatkan plasma konvalesen, disarankan untuk membawa calon pendonor sendiri. Sehingga, alokasi plasma konvalesennya bisa didahulukan.

Sedangkan jika tak punya calon pendonor sendiri, keluarga pasien harus menunggu mendapatkan plasma konvalesen sesuai dengan nomor antrean. (ors)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: Pasien COVID-19plasma konvaselen


Related Posts

Enam Juta Data Rekam Medis Pasien COVID-19 Diduga Bocor, Koalisi Advokasi Pelindungan Data Pribadi Dorong Hal Ini
HEADLINE

Enam Juta Data Rekam Medis Pasien COVID-19 Diduga Bocor, Koalisi Advokasi Pelindungan Data Pribadi Dorong Hal Ini

7 Januari 2022
HEADLINE

PASTV : Evakuasi Pasien Covid-19 Kabur Dari Rumah Sakit

1 Mei 2020
HEADLINE

Tangani Pasien COVID-19, Tim RSHS Diberi ‘Obat Kuat’

12 Maret 2020

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

google
HEADLINE

Google Perluas Strategi Wearable Lewat Kacamata Pintar Gucci Berbasis XR

19 April 2026

WWW.PASJABAR.COM - Google dilaporkan memperluas strategi pengembangan kacamata pintar berbasis Android XR dengan menggandeng perusahaan optik global...

Permendiktisaintek

Cabut Permendiktisaintek No 3 Tahun 2026, Karena Tidak Adil Bagi PTS

19 April 2026
unpad

Unpad Imbau Peserta UTBK Jatinangor Disiplin Waktu dan Administrasi

19 April 2026
bnpb

BNPB Catat Bencana Serentak Terkini di Sejumlah Wilayah Indonesia

19 April 2026
ITB

ITB Wisuda 2026 Tekankan Pendidikan Inklusif dan Kisah Perjuangan Mahasiswa

19 April 2026

Highlights

BNPB Catat Bencana Serentak Terkini di Sejumlah Wilayah Indonesia

ITB Wisuda 2026 Tekankan Pendidikan Inklusif dan Kisah Perjuangan Mahasiswa

Jabar Bangun PSEL Sarimukti dan Bogor, Atasi Sampah Perkotaan

Dedi Mulyadi: Peradaban Sunda Tertinggi Ada pada Nilai Rasa

Dies Natalis UIN Bandung, Dedi Dorong Akses Kuliah Gratis

Jabar Jadi Pilot Project Program Gentengisasi Rumah Subsidi Nasional

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.