CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Senin, 20 April 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home HEADLINE

Cerita Ortu Disabilitas Mengikis Ketakutan Anaknya pada Vaksin COVID-19

Yatti Chahyati
12 Juli 2021
Cerita Ortu Disabilitas Mengikis Ketakutan Anaknya pada Vaksin COVID-19

Iis Sari Pargini dan Achmad Fauzi Suryana. (foto : ors/pasjabar.com)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM — Achmad Fauzi Suryana (20) semula begitu takut divaksinasi COVID-19. Ia kadung terpapar informasi buruk seputar vaksin yang membuatnya punya ketakutan hebat.

Dalam benak warga Batununggal, Kota Bandung itu, vaksinasi adalah sesuatu yang menakutkan. Bahkan, ia mendapat informasi jika vaksin bisa mengakibatkan seseorang meninggal dunia.

Achmad juga dihantui rasa khawatir jika jarum suntik yang dipakai adalah bekas orang lain. Sehingga, alih-alih mendapat manfaat positif dari vaksin, ia takut justru tertular penyakit lain.

Iis Sari Pargini (41) yang merupakan sang ibu, berjuang keras mematahkan pandangan negatif anaknya tentang vaksin COVID-19. Berbagai cara dan bujuk rayu dilancarkan agar sang anak berubah pikiran.

Baca juga:   Kombes Pol Kusworo Ukir Prestasi di Sespimti Polri Dikreg ke-34

Bukan hal mudah melakukannya. Apalagi, bagi Achmad yang merupakan teman Tuli alias tunarungu, untuk mendapatkan informasi perlu perjuangan ekstra. Ia harus mendapatkan informasi yang mudah dicerna karena hambatan pendengarannya.

Butuh waktu sekitar sebulan bagi Iis membuat Achmad berubah pikiran dan mau divaksinasi. Padahal, sebelumnya sudah ada informasi pendaftaran vaksinasi gratis, tapi berkali-kali Achmad menolak.

“Dia bilang katanya ngapain divaksin, kalau sakit kan ada Allah,” ujar Iis.

Namun, perjuangan Iis meyakinkan sang anak berbuah hasil. Setelah mendengar kabar ada vaksinasi COVID-19 gratis di BPRSDN Wyata Guna, ia akhirnya mau mengikutinya.

Baca juga:   Gol Cepat, Dewi Fortuna, dan Euforia Amorim Usai Hajar Liverpool!

Achmad sendiri luluh setelah diberi penjelasan manfaat vaksin. Sehingga, berbagai rasa takutnya bisa dilunturkan. Selain itu, banyaknya sesama disabilitas yang ikut divaksinasi dalam program itu juga membuatnya makin tertarik.

“Sebelumnya sudah beberapa kali ada informasi vaksin, tapi anaknya enggak mau. Tapi yang ini karena banyak disabilitas juga yang ikut, dia makin yakin dan mau,” jelas Iis.

Iis pun akhirnya lega setelah sang anak mau divaksinasi. Sebab, vaksinasi baginya adalah sebuah ikhtiar agar terhindar dari efek negatif COVID-19. Kalaupun terpapar, minimal tubuh diharapkan tak mengalami gejala berat karena sudah terproteksi vaksin. “Saya juga jelasin ke anak, enggak apa-apa, vaksin ini bagian dari ikhtiar,” tutur Iis.

Baca juga:   Harga Pangan Hari Ini: Jagung Naik, Cabai Rawit Turun

Achmad sendiri tampak sumringah seusai divaksinasi. Dengan bahasa isyarat, ia lalu bercerita soal ketakutan yang pernah dialaminya. Ia mengaku banyak terpapar informasi negatif soal vaksin, terutama dari tayangan di channel Youtube. Ia bahkan sempat meragukan apakah yang dimasukkan ke dalam tubuh itu vaksin asli atau palsu.

Namun, rasa takut itu menurutnya sudah tak ada lagi. Ia pun tak merasakan gejala negatif seusai divaksin. “Alhamdulillah, enggak apa-apa ke tubuh, sehat,” ujar Achmad seperti diterjemahkan Iis. (ors)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: acsin covid-19


Related Posts

No Content Available

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

google
HEADLINE

Google Perluas Strategi Wearable Lewat Kacamata Pintar Gucci Berbasis XR

19 April 2026

WWW.PASJABAR.COM - Google dilaporkan memperluas strategi pengembangan kacamata pintar berbasis Android XR dengan menggandeng perusahaan optik global...

Permendiktisaintek

Cabut Permendiktisaintek No 3 Tahun 2026, Karena Tidak Adil Bagi PTS

19 April 2026
unpad

Unpad Imbau Peserta UTBK Jatinangor Disiplin Waktu dan Administrasi

19 April 2026
bnpb

BNPB Catat Bencana Serentak Terkini di Sejumlah Wilayah Indonesia

19 April 2026
ITB

ITB Wisuda 2026 Tekankan Pendidikan Inklusif dan Kisah Perjuangan Mahasiswa

19 April 2026

Highlights

BNPB Catat Bencana Serentak Terkini di Sejumlah Wilayah Indonesia

ITB Wisuda 2026 Tekankan Pendidikan Inklusif dan Kisah Perjuangan Mahasiswa

Jabar Bangun PSEL Sarimukti dan Bogor, Atasi Sampah Perkotaan

Dedi Mulyadi: Peradaban Sunda Tertinggi Ada pada Nilai Rasa

Dies Natalis UIN Bandung, Dedi Dorong Akses Kuliah Gratis

Jabar Jadi Pilot Project Program Gentengisasi Rumah Subsidi Nasional

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.