CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 19 April 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home PASBISNIS

Subsektor Kuliner di Jakarta Utara Dorong Buka Lapangan Kerja

Tiwi Kasavela
5 September 2021
Subsektor Kuliner di Jakarta Utara Dorong Buka Lapangan Kerja

Subsektor Kuliner di Jakarta Utara Dorong Buka Lapangan Kerja. (ist)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

JAKARTA, WWW.PASJABAR.COM– Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno, yakin bahwa subsektor kuliner yang ada di Kota Administrasi Jakarta Utara mampu meningkatkan perekonomian masyarakat dan juga membuka lapangan kerja seluas-luasnya.

Hal ini dikarenakan di tengah pandemi dan tantangan ekonomi para pelaku ekonomi kretif Jakata Utara mampu menghasilkan berbagai macam produk kuliner yang bervariatif, semisal cilok keju, baby crab crispy, kunyit asem dan beras kencur, mie days, jamu gendong, susu kedelai gnv lezatos, bir pletok, kolang kaling, dapur roka sambel nusantara, hingga kebab hunter.

“Boleh dikatakan pelaku ekonomi kreatif di Jakarta Utara ini sanggup survive atau bertahan di tengah pandemi, karena produk yang dihasilkan sangat inovatif,” kata Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno saat menghadiri Workshop Pengembangan Kabupaten/Kota (KaTa) Kreatif, di Pendopo Hutan Mangrove, Jakarta Utara, Sabtu (4/9/2021).

Baca juga:   Harga Bahan Pokok Relatif Stabil dan Stoknya Aman di Kota Bandung

Cita Rasa Unik Kebab Hunter

Dalam kesempatan itu, Menparekraf pun turut mencicipi salah satu produk kuliner yaitu Kebab Hunter, yang diracik sendiri oleh Ibu Istiqomah.

Kebab Hunter ini memiliki saos spesial sehingga menghasilkan cita rasa yang unik dan khas ala Timur Tengah.

“Sebelumnya saya sudah pernah makan kebab di Timur Tengah, dan ini jauh lebih enak karena terasa gurih dan pedasnya pas. Not to hot, but not to soft. Ini kalau dihangatkan lagi pasti jauh lebih enak,” tuturnya.

Baca juga:   Pencinta Kuliner Sunda? Wajib Berkunjung ke Giwangkara Restaurant!

Tidak hanya mencicipi kulinernya saja, Menparekraf juga turut membantu mempromosikan satu per satu produk kuliner tersebut.

Dengan adanya potensi subsektor kuliner di Jakarta Utara, Kemenparekraf/Baparekraf berupaya untuk menjadikan Kota Administrasi Jakarta Utara sebagai salah satu kota kreatif Indonesia. Oleh karenanya, kehadiran workshop ini sebagai pemantik untuk mendorong pelaku ekraf dalam menggali dan menumbuhkembangkan potensi daerah lokalnya dengan pemanfaatan teknologi digital.

“Kita harapkan kebangkitan khususnya di subsektor kuliner ini bisa membuka peluang kerja bagi masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.

Hutan Mangrove Perlu Dilestarikan

Selain potensi kuliner, Jakarta Utara yang terletak di pesisir utara memiliki Hutan Mangrove yang mampu menjadi daya tarik wisata dan perlu dilestarikan. Karena semakin banyak hutan mangrove di daerah Jakarta, jumlah oksigen akan semakin meningkat.

Baca juga:   Bandung Jadi Tempat Uji Coba Motor Dunia

“Saya ingin berpesan, bahwa kita juga harus turut serta dalam menjaga lingkungan. Cintailah bumi kita. Karena hal ini sejalan dengan konsep pariwisata ke depan yang lebih berkualitas dan berkelanjutan lingkungan,” ujarnya.

Direktur Infrastruktur Ekonomi Kreatif Kemenparekraf/Baparekraf, Hariyanto, menambahkan, salah satu tujuan utama dari workshop Pengembangan Kabupaten/Kota Kreatif Indonesia adalah tindak lanjutnya.

“Jadi bagaimana workshop ini dapat mendorong Jakarta Utara segera melakukan uji petik penilaian mandiri kabupaten kota Indonesia. Sehingga, nantinya Jakarta Utara dapat segera melakukan uji petik Penilaian Mandiri Kabupaten/Kota Kreatif di Indonesia,” kata Hariyanto. (*/tiwi)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: Subsektor Kuliner


Related Posts

No Content Available

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

ITB
HEADLINE

ITB Wisuda 2026 Tekankan Pendidikan Inklusif dan Kisah Perjuangan Mahasiswa

19 April 2026

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM — Sidang Terbuka Wisuda Kedua Tahun Akademik 2025/2026 Institut Teknologi Bandung (ITB) yang digelar di...

PSEL

Jabar Bangun PSEL Sarimukti dan Bogor, Atasi Sampah Perkotaan

19 April 2026
peradaban sunda dedi

Dedi Mulyadi: Peradaban Sunda Tertinggi Ada pada Nilai Rasa

19 April 2026
UIN Bandung

Dies Natalis UIN Bandung, Dedi Dorong Akses Kuliah Gratis

19 April 2026
program gentengisasi

Jabar Jadi Pilot Project Program Gentengisasi Rumah Subsidi Nasional

19 April 2026

Highlights

Dies Natalis UIN Bandung, Dedi Dorong Akses Kuliah Gratis

Jabar Jadi Pilot Project Program Gentengisasi Rumah Subsidi Nasional

Dedi Mulyadi Rencanakan Underpass sebagai Solusi Macet Pasteur

Psy War Memanas! Guardiola Sebut Peluang Juara Habis, Arteta Pilih Tetap Membumi Jelang Duel Etihad

Penantian 25 Tahun Berakhir! Frank Lampard Bawa Coventry City Kembali ke Premier League

Dedi Mulyadi Ajak Muda-Mudi Jabar Menikah di KUA: Lebih Baik Jadi Raja Selamanya Daripada Raja Sehari!

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.