CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Selasa, 21 April 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home PASBANDUNG

Meski Dikepung Banjir, DPU Sebut Jumlahnya Berkurang

Yatti Chahyati
3 November 2021
Foto : Longsor Timpa Dua Rumah di Bandung

(foto : pasjabar)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Meskipun Kota Bandung dua hari ini dikepung banjir, namun Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Bandung Klaim titik banjir cileuncang berkurang.

Seperti diketahui, sebelumnya ada 67 titik,  menurut Kepala DPU Kota Bandung, Didi Ruswandi titik cileuncang berkurang, sehingga sekarang hanya ada 32 titik.

“Dari 33 titik ini, ada 17 titik yang kemarin mengalami genangan dan banjir besar,” ujar Didi kepada wartawan, Rabu (3/11/2021).

Beberapa titik yang mengalami banjir adalah Komplek Graha indah Cimindi, JL Cimindi, Jl Setrawangi, dan JL Babakan Cibeureum.

Baca juga:   Belajar Sambil Bermain di Puspa Iptek Sundial, Destinasi Liburan yang Seru dan Mendidik

Sedangkan titik yang mengalami genangan di antaranya, JL Kopo Citarip, JL Pasir Koja, JL Ibrahim Adji, JL Rumah Sakit dan JL Margacinta.  “Untuk di Komplek Graha Indah Cimindi yang terendam sampai 1 RW,” jelas Didi.

Sedangkan si beberapa titik lainnya genangan tidak mencapai 2 jam sudah surut.

Didi menjelaskan, untuk menangani banjir di perbatasan pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan Pemkot Cimahi.

“Kita akan sowan ke sana meminta persetujuan mereka untuk membangun parkir air. Kalau mereka setuju, tindakan lakukan segera,” kata Didi.

Menurut Didi, sebenarnya beberapa saat yang lalu usaha da kesepakatan untuk menangani banjir di perbatasan. Namun Pemkot Cimahi berkeberatan rencana awal.

Baca juga:   DPRD Kota Bandung Minta Seluruh Stake Holder Terlibat Pengembangan Pasar

“Tadinya pemerintah pusat akan melakukan perbaikan di jalan nasional. Tapi Pemkot Cimahi menolak lantaran jika hal itu diperbaiki maka khawatir di wilayahnya Bakan terjadi banjir besar. Pasalnya jika jalan nasional diperbaiki, Sungai Cibeureum yang menjadi penyebab banjir harus dinormalisasi juga,” papar Didi.

Untuk itu, yang harus dilakukan sekarang adalah membangun parkir air. Namun itu melakukan hal itu, lanjut Didi, pihaknya harus melakukan survey ke hulu sungai, agar bisa diketahui akan dibangun di mana parkir air tersebut.

Baca juga:   Cuaca Buruk, Bandung Terancam Kelangkaan Bahan Pangan

“Kalau pemerintah  Cimahi setuju, kita akan buatkan parkir air. Karena mereka hanya punya lahan, namun tidak punya anggaran untuk pembangunan,” pungkasnya.

Sementara itu, Wali Kota Bandung Oded M. Danial mengatakan, untuk mengatasi banjir di perbatasan memang harus ada campur tangan dari pemerintah provinsi. “Ini kan sudah masuk lintas wilayah, kita tidak bisa mengatasinya secara parsial,” tuturnya.

Untuk itu, Oded mengatakan pihaknya sudah mengadakan pertemuan dengan Pemkot Cimahi dan memerintahkan Kepala DPU untuk segera menindaklanjutinya. (Put)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: banjir cileuncangbanjir kota bandung


Related Posts

Persoalan Banjir di Kota Bandung Belum Bisa Terselesaikan!
PASBANDUNG

Persoalan Banjir di Kota Bandung Belum Bisa Terselesaikan!

21 Februari 2024
Pemkot Bandung Segera Audit Lingkungan Rawan Banjir di Sejumlah Titik
PASBANDUNG

Pemkot Bandung Segera Audit Lingkungan Rawan Banjir di Sejumlah Titik

20 Februari 2024
Banjir di Pagarsih Kota Bandung Seperti Sungai, Ketinggian Hingga 1 Meter
PASBANDUNG

Banjir di Pagarsih Kota Bandung Seperti Sungai, Ketinggian Hingga 1 Meter

6 Desember 2023

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

Ilmuwan Panggung
HEADLINE

Ilmuwan Panggung

21 April 2026

Dosen Yayasan Pendidikan Tinggi Pasundan Dpk FH UNPAS, Firdaus Arifin. (foto: pasjabar) Oleh:...

UTBK SNBT 2026

Diduga Kecurangan UTBK SNBT 2026, Peserta Gunakan Joki Dan Perangkat

21 April 2026
unpas

Unpas Wajibkan Mahasiswa Miliki Sertifikat Kompetensi Sebelum Lulus

21 April 2026
banjir bandung

Atasi Banjir Bandung, KDM Usulkan Danau dan Perbaikan Tata Ruang

21 April 2026
pidana penjara

Doktor Unpas Tutut Prasetyo Lulus dengan Disertasi Rekonstruksi Pidana Penjara, Soroti Harmonisasi KUHP dan Pemasyarakatan

21 April 2026

Highlights

Atasi Banjir Bandung, KDM Usulkan Danau dan Perbaikan Tata Ruang

Doktor Unpas Tutut Prasetyo Lulus dengan Disertasi Rekonstruksi Pidana Penjara, Soroti Harmonisasi KUHP dan Pemasyarakatan

Musrenbang RKPD Jabar, Bahas Pembangunan Layanan Dasar 2027

Perbaikan Rel Selesai, Jalur KA Cibeber – Lampegan Kembali Beroperasi

UTBK SNBT 2026 Digelar Serentak, Peserta Wajib Patuhi Aturan Ujian

Belajar dari Kasus Hugo Samir: Fadly Alberto dan Ancaman Karier yang “Layu Sebelum Berkembang”

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.