CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 19 April 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home PASBANDUNG

Produk Neu Men Belum Genap Setahun Disukai Kang Yana dan Emil

Yatti Chahyati
24 November 2021
Neu men

Owner Neu Men, Asfar Fauzan Ramdhani (kiri) bersama Waki Wali Kota Bandung Yana Mulyana saat mengenakan produk Neu Men (foto : put/PASJABAR)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM — Memulai bisnis di usia muda, Asfar Fauzan Ramdhani berharap bisa mengekspor barang hasil produksinya. Anak muda berusia 24 tahun ini, memulai usahanya pada Januari tahun ini. Belum genap satu tahun, hasil karyanya sudah dilirik petinggi Kota Bandung selevel Wakil Walikota Bandung Yana Mulyana, dan Gubernur Jabar Ridwan Kamil.

“Kebetulan Pak Gubernur memang menyukai potongan baju yang saya bikin. Jadi pas sekali mencoba, langsung suka,” kata anak ke dua dari dua bersaudara ini

Menurut Asraf, Ridwan Kamil yang lebih akrab disapa Kang Emil, pernah mengenakan baju hasil rancangannya dalam acara Kick Andy.

“Bahkan saat itu, brand nya juga disebutkan. Jadi saya bangga, bisa di-endorse Pak Gubenur,” kenang asraf.

Dengan menggunakan brand Neu Men, yang artinya kurang lebih, sesuatu yang baru untuk laki-kali. Asraf memang selalu berusaha, menghadirkan yang baru bagi kaumnya. Salah satunya adalah potongan baju yang jarang diproduksi, yaitu comfy fit.

“Ini adalah potongan baju pertengahan, antara slim fit dan regular fit. Sehingga potongan bajunya bisa digunakan oleh laki-laki dengan postur tubuh bagaimanapun. Tidak harus kurus, tapi juga tidak menimbulkan kesan gumuk,” terangnya.

Baca juga:   Takziyah ke Kediaman Aiptu Sofyan, Walkot Bandung Berikan Santunan

Untuk motif, Asraf mengaku terispirasi dari perkembangan zaman. Asraf mengatakan dirinya kerap menghabiskan waktu cukup lama di mall, hanya untuk mengamati motif dan gaya baju apa yang sekarang sedang digandrungi para laki-laki.

“Saya mengamati misalnya, untuk laki-laki usia 40 tahun suka potongan seperti apa, warna apa, dan jika ada motif motifnya seperti apa,” tambah Asraf.

Hasil pengamatannya itu, semua dicatat di memo kecil, untuk nantinya menjadi referensi ketika Asraf akan memulai memproduksi model baru. Dalam satu model baju, biasanya Asraf memproduksi 100 potong, untuk kemudian ditambah jika hasil pasar memuaskan.

“Kalau di awal-awal produksi, saya hanya berani bikin 1 lusin, sekarang ya saya tambah sekitar 100 potong,” tutur Asraf.

Motif kaos

Menurut Asraf, hal yang membedakan Neu Men dibandingkan merk lain adalah, Neu Men selalu memperhatikan setiap detail dari setiap koleksi yang akan diproduksi. Sehingga koleksi Neu Men tidak akan pasaran dan tentunya punya ciri khas tersendiri, dengan mengangkat etnik khas Indonesia.

Baca juga:   ASN Pemprov Jabar Jangan Terbawa Nafsu Liburan Nataru

Salah satunya adalah, motif kaos yang diproduksinya bergambar ciri khas Kota Bandung. Di mana di sana ada berbagai gambar makanan khas Kota Bandung, seperti serabi.

“Saya juga bisa mencoba dulu memakai baju yang saya buat untuk melihat kuaitasnya. Jika memuaskan, dan memenuhi standar kami, maka akan diproduksi lebih banyak,” imbuh Asraf.

Sebagai dasar mengembangkan usaha ini, Asfar mengenyam Pendidikan di University of The West of England dan Taylor’s University Malaysia dengan jurusan Business Administration. Selain itu, dalam tubuh Asraf mengalir darah dari kedua orang tuanya yang juga memiliki bisnis.

“Sebenernya awalnya, saya hanya memanfaatkan kesempatan saja. Mama kan punya bisnis Netaly Butik. Dari situ banyak pelanggan yang ternyata menanyakan apakah ada produk untuk laki-laki. Maka saya coba-coba bisnis ini,” kenang Asraf.

Setelah koleksinya disukai oleh Emil dan Yana Mulyana, Asraf berkeinginan ke depan brand-nya juga bisa dikenal Sandiaga Uno sebagai Menteri Pariwisata dan E-craft, serta Presiden RI Joko Widodo.

Baca juga:   Buka Jendela Jadi Kunci Pencegahan Klaster Baru COVID-19 di Perkantoran

“Mudah-mudahan dalam waktu dekat bisa mencapai level nasional,” harapnya.

Untuk mengelola bisnis ini, Asfar tidak sendiri, dia bersama kakaknya, Sarah Adlina Ramdhani, sebagai saudari tertua juga bekerjasama mengelola. Sehingga usahanya kini bisa lebih maju.

“Berdua kami mengelola bisnis ini. Tapi kalau saya lebih ke mengurusi produksi, sementara kakak saya, Sarah, lebih banyak bergelut di bidang design visual,” ujarnya.

Sarah sendiri, sempat berkuliah di Hochschule Zittau Gorlitz, Germany. Selain itu juga pernah mengenyam Pendidikan di Staffordshire University, dan Asia Pasific University Business Information System.

Untuk yang penasaran ingin mencoba koleksi Neu Men, bisa datang langsung ke Galeri Dekranasda Jalan Jakarta bersama koleksi UMKM lainya di Kota Bandung. Bisa juga dilihat di instragram @neu.men dan website www.neumen.id. Selain itu, bisa juga datang ke Netaly Boutique, Jalan Guntursari Wetan No29, Turangga. (Put)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: Fashiongubernur jabar ridwan kamilNeu menyana mulyana


Related Posts

Balenciaga Luncurkan Gelang Lakban Transparan Seharga Rp70 juta
PASBISNIS

Balenciaga Luncurkan Gelang Lakban Transparan Seharga Rp70 juta

28 Maret 2024
Pesona Muslimah di Bulan Ramadhan: Meva.Id Tampilkan Koleksi Terbaru
PASHIBURAN

Pesona Muslimah di Bulan Ramadhan: Meva.Id Tampilkan Koleksi Terbaru

18 Maret 2024
APPMI Kembalikan Kejayaan Sarung Tenun di Jawa Barat
PASHIBURAN

APPMI Kembalikan Kejayaan Sarung Tenun di Jawa Barat

14 Desember 2023

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

Permendiktisaintek
HEADLINE

Cabut Permendiktisaintek No 3 Tahun 2026, Karena Tidak Adil Bagi PTS

19 April 2026

# Permendiktisaintek JAKARTA, WWW.PASJABAR.COM -- Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) beberapa waktu lalu antara Panitia Kerja (Panja)...

unpad

Unpad Imbau Peserta UTBK Jatinangor Disiplin Waktu dan Administrasi

19 April 2026
bnpb

BNPB Catat Bencana Serentak Terkini di Sejumlah Wilayah Indonesia

19 April 2026
ITB

ITB Wisuda 2026 Tekankan Pendidikan Inklusif dan Kisah Perjuangan Mahasiswa

19 April 2026
PSEL

Jabar Bangun PSEL Sarimukti dan Bogor, Atasi Sampah Perkotaan

19 April 2026

Highlights

ITB Wisuda 2026 Tekankan Pendidikan Inklusif dan Kisah Perjuangan Mahasiswa

Jabar Bangun PSEL Sarimukti dan Bogor, Atasi Sampah Perkotaan

Dedi Mulyadi: Peradaban Sunda Tertinggi Ada pada Nilai Rasa

Dies Natalis UIN Bandung, Dedi Dorong Akses Kuliah Gratis

Jabar Jadi Pilot Project Program Gentengisasi Rumah Subsidi Nasional

Dedi Mulyadi Rencanakan Underpass sebagai Solusi Macet Pasteur

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.