CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Senin, 20 April 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home HEADLINE

Kaprodi Magister Kenotariatan Unpas Jadi Penyair Dalam Program Lentera Puisi Persadaku.Org

Tiwi Kasavela
12 Januari 2022
Kaprodi Kenotariatan Unpas Jadi Penyair Dalam Program Lentera Puisi Persadaku.Org

Ketua Prodi Magister Kenotariatan Universitas Pasundan , Irma Rachmawati., S.H., Sp.I, M.H., Ph.D, mengikuti program Lentera Puisi yang diselenggarakan oleh Persadaku.Org. (ist)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM– Ketua Prodi Magister Kenotariatan Universitas Pasundan , Irma Rachmawati., S.H., Sp.I, M.H., Ph.D, mengikuti program Lentera Puisi yang diselenggarakan oleh Persadaku.Org.

Dalam acara ini, Irma berkolaborasi dan menjadi pengantar dari penyair Ferry curtis.

Adapun program ini berhasil mengumpulkan 46 penyair dari Malaysia, Indonesia dan Singapura dalam misi mengangkat genre puisi ke tingkat yang lebih tinggi.

Upacara pembacaan puisi ini merupakan kelanjutan dari acara yang diadakan sejak tahun 2013 di Singapura.

Dilansir dari Jendela DPB, Acara ini menampilkan penyair, penyanyi puitis dan musisi tamu yang terdiri dari 9 peserta dari Malaysia, 17 peserta dari Indonesia dan 20 peserta dari Singapura.

Acara tersebut diwujudkan secara santai, ramah dan menghibur pada Sabtu (8/1/2022) Sabtu malam lalu selama lebih dari empat jam melalui aplikasi Zoom.

Menurut Umar Uzair, sejarah hadirnya Lentera Puisi dimulai sejak seri keempat dan kelima di Singapura dan ia tidak bisa menolak untuk terlibat dalam edisi keenam ketika diundang lagi karena kenangan tulus dari penyelenggara yang tidak pernah melupakannya.

“Selain memberikan apresiasi pada pertunjukan puisi, keikutsertaan saya dalam acara ini merupakan salah satu cara untuk menjembatani hubungan antar nusantara dan memperkenalkan para seniman dalam sebuah acara sastra,” ujarnya yang membagikan penampilan lagu dan puisi yang diambil dari kelompok puisi.

Pesta di Padang Jiwa ( ITBM, 2015) berjudul Demi Kesilapan Tenunganku, Maafkanlah yang termasuk dalam album keduanya yang diterbitkan oleh Meja Poedjangga, Hasrat Sang Enggang (2020).

Baca juga:   One Way dan Contraflow Kembali Berlaku di Ruas Tol Jakarta - Cikampek

Harapannya, lebih banyak lagi seniman muda yang tampil di Lantern of Poetry. Ia pun berharap acara tersebut tetap semarak agar persatuan yang ada selalu menyala.

Turut terlibat dalam pertunjukan pembacaan puisi tersebut adalah Dosen Senior, Fakultas Film Teater dan Animasi, Universiti Teknologi MARA, serta Exco PEMUISI, Dr. Zainatul Shuhaida Abdul Rahman.

“Tujuan keikutsertaan saya dalam program ini adalah untuk mencari kontak sekaligus membentuk jaringan dalam jaringan internasional sesama penyair di nusantara,” ujar Dr. Zainatul yang membacakan puisinya yang berjudul “Bila Ilmu Bersuara”.

Menurutnya, para penyair menampilkan kepekaan dan kepedulian yang mendalam terhadap isu-isu sosial budaya dan kemasyarakatan yang mengarah pada fase transformatif ideologis dalam penulisan dan kreasi kreatif melalui platform teknologi media.

“Pengamatan saya terfokus pada ragam isu yang diangkat, komposisi dan esai puisi modern yang bergema dengan perdebatan yang relevan dengan isu terkini. Penulis menunjukkan konsistensi dalam praktik menulis sebagai ‘wartawan jurnalistik’ untuk lebih mempererat hubungan internasional ini,” jelasnya.

Menurut Rohaidah Yon, seorang guru dari Batu Pahat, tujuan keikutsertaannya dalam program tersebut adalah untuk mengungkapkan rasa cinta dan sayang terhadap bahasa dan sastra.

“Sebagai negara serumpun, melalui pembacaan puisi ini saya juga bisa mempererat silaturahim, sekaligus mengenal penyair-penyair hebat dari negara-negara peserta,” ujarnya sambil membacakan puisinya sendiri yang berjudul “The Locomotive of Life” .

Baca juga:   Kolaborasi Pemulihan Industri Lewat Program MICE

Sedangkan Indonesia diwakili oleh Mosthamir Thalib, Dr Muchid Albintani, Jodhi Yudono, Syarifuddin Arifin Dua, Kazzaini Ks, Dr Aris Ariff Mundayat, Susanty Susan Martha Putri, Lily Siti Multatuliana SutanIskandar, Dr Yuhastina Naina, Dr Irma Rachmawati Marufah, Amarty Azzahra, Ferry A Curtis, dan Asrizal Nur. Asrizal Nur adalah Ketua Persatuan Rumah Seni Asnur (PERRUAS) yang juga membacakan puisinya sendiri yang berjudul “Taman Teduh Itu Jakarta” di acara tersebut.

Ia memuji penyelenggaraan program tersebut dan menilai sangat baik bagi iklim sastra mengingat Indonesia, Singapura, dan Malaysia adalah negara sekutu.

“Puisi adalah sarana pemersatu internasional karena sebenarnya sebagai negara serumpun, seperti air yang terus-menerus dicincang,” katanya.

Ia berharap kegiatan serupa juga melibatkan negara tetangga seperti Brunei Darussalam, Thailand dan negara sekutu lainnya. Di antara peserta reguler yang mengikuti kegiatan Lentera Puisi hampir setiap tahun sejak tahun 2013 adalah Lily Siti Multatuliana SutanIskandar.

Lily, yang berasal dari Bogor, Jawa Barat, Indonesia, membacakan puisinya sendiri yang berjudul “Kelok Sembilan”.

“Saya merasa sangat senang bisa mengikuti acara ini karena bisa bertemu dengan teman-teman yang sudah lama tidak bertemu, walaupun kali ini hanya melalui dunia maya,” ujar Lily.

Dijelaskannya, meski pada 2017 lalu, dirinya sudah menetap di Jakarta namun masih datang ke Singapura untuk menghadiri acara Poetry Lantern saat itu.

Baca juga:   Merpati Putih Unpad Raih Juara di Kejuaraan Pencak Silat Tanah Legenda Sang Juara 2022

“Selama enam kali diadakan, saya hanya sekali absen karena ada kendala dalam urusan keluarga. Jadi, kali ini spesial karena diadakan secara virtual. Meski ada keterbatasan, kita tetap bisa bertemu dan membaca puisi,” ujarnya, berharap pandemi segera berakhir dan program tatap muka bisa lebih sering diadakan.

Singapura diwakili oleh Suratman Markasan, Maarof Salleh, Eunos Asah, Rohman Munasip, Chairul Fahmy, Abdul Rahim Omar, Khalid Bin Zainul, Samsudin Said, Hamed Ismail, Az Shariff, Mohd Khair Mohd Yasin, Herman Rothman, Cg Karmin, Anie Din, Sam Sumadi dan Ratnasam Sib II, Amnah Majid, Khaziah Bte Yem, Nordita Taib, Faridah Taib, dan Hartinah Ahmad. Yahya Hamid | Pasangan suami istri Sam Sumadi dan Ratnasam Sib II yang menyanyikan puisi Larut dan Jiwa karya Ratnasam Sib II telah berpartisipasi dua kali berturut-turut.

Menurut penyelenggara yang juga pembawa acara, Yahya Hamid, sejak awal ingin menyediakan wadah bagi para penyair atau siapa saja yang berminat membaca puisi.

“Tujuan saya hanya untuk menegakkan bahasa dan sastra Melayu, meskipun saya sendiri bukan ahli di bidang tersebut. Ke depan, saya akan meningkatkan upaya untuk melibatkan lebih banyak anak muda dalam sastra Melayu pada umumnya, dan puisi Melayu pada khususnya. Keunikan puisi Melayu adalah puisi tersebut dapat dilantunkan dengan penuh jiwa dan penghayatan, berbeda dengan puisi-puisi bahasa lain,” jelasnya. (*/tiwi)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: Kaprodi Magister Kenotariatan UnpasLentera PuisiPenyairPersadaku.Orgprogram


Related Posts

SMKN 1 Karawang
HEADLINE

SMKN 1 Karawang, Jadi Sekolah Asia Pertama Kembangkan Think Big Space dari Amazon

24 Oktober 2024
Kolaborasi Pemulihan Industri Lewat Program MICE
PASNUSANTARA

Kolaborasi Pemulihan Industri Lewat Program MICE

7 April 2021
Peluncurkan Program Kartu Prakerja Pelaku Parekraf di Toba
PASNUSANTARA

Peluncurkan Program Kartu Prakerja Pelaku Parekraf di Toba

27 Maret 2021

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

google
HEADLINE

Google Perluas Strategi Wearable Lewat Kacamata Pintar Gucci Berbasis XR

19 April 2026

WWW.PASJABAR.COM - Google dilaporkan memperluas strategi pengembangan kacamata pintar berbasis Android XR dengan menggandeng perusahaan optik global...

Permendiktisaintek

Cabut Permendiktisaintek No 3 Tahun 2026, Karena Tidak Adil Bagi PTS

19 April 2026
unpad

Unpad Imbau Peserta UTBK Jatinangor Disiplin Waktu dan Administrasi

19 April 2026
bnpb

BNPB Catat Bencana Serentak Terkini di Sejumlah Wilayah Indonesia

19 April 2026
ITB

ITB Wisuda 2026 Tekankan Pendidikan Inklusif dan Kisah Perjuangan Mahasiswa

19 April 2026

Highlights

BNPB Catat Bencana Serentak Terkini di Sejumlah Wilayah Indonesia

ITB Wisuda 2026 Tekankan Pendidikan Inklusif dan Kisah Perjuangan Mahasiswa

Jabar Bangun PSEL Sarimukti dan Bogor, Atasi Sampah Perkotaan

Dedi Mulyadi: Peradaban Sunda Tertinggi Ada pada Nilai Rasa

Dies Natalis UIN Bandung, Dedi Dorong Akses Kuliah Gratis

Jabar Jadi Pilot Project Program Gentengisasi Rumah Subsidi Nasional

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.