CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Senin, 20 April 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home PASKREATIF

Dosen ITB Kembangkan Smart Water Meter, Ini Fungsinya

Yatni Setianingsih
5 Maret 2022
Dosen ITB Kembangkan Smart Water Meter, Ini Fungsinya

Guru Besar STEI ITB Prof. Trio Adiono (foto : https://www.itb.ac.id/berita/detail/58470/karsa-loka-vol-014-lppm-itb-bahas-teknologi-iot-untuk-budidaya-ikan-patin)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Guru Besar STEI ITB, Prof. Trio Adiono, S.T., M.T., Ph.D., berhasil mengembangkan alat untuk mengukur kualitas air dengan system IoT bernama smart water meter.

Tujuan pengembangan alat ini untuk meningkatkan perekonomian masyarakat Kampung Patin di Kabupaten Kampar Provinsi Riau. Kampung Patin sebuah desa wisata yang menjadi salah satu sentra pengolahan ikan patin terbesar di Indonesia. Saat ini, Kampung Patin mampu menghasilkan 15 ton ikan patin per harinya.

“Uniknya, di sana semua rumah memiliki kolam budidaya ikan patin,” katanya seperti dikutip PASJABAR dari laman itb, Sabtu (5/3/2022).

Selain budidaya ikan patin, warga juga mengembangkan beberapa UMKM yang mengolah dan menjajakan produk berbahan dasar ikan patin seperti ikan selai, kerupuk, dan abon.

Baca juga:   Fela Membangun Energi Positif Untuk Terus Mengembangkan Diri

Namun katanya, budidaya ikan patin di kampung tersebut dirasa cukup sulit karena masih mengandalkan metode-metode yang konvensional. Tingkat sensitivitas ikan patin yang tinggi, terhadap kondisi lingkungan mengharuskan warga untuk terus mengontrol kualitas air. Oleh karena itu, penggunaan bahan kimia dan alat-alat yang tidak efisien dikhawatirkan dapat menimbulkan kesalahan pengukuran yang menurunkan produktivitas kolam ikan patin.

Dengan bantuan berbagai mitra, ia Trio kemudian merancang smart water meter yang dapat mengatasi permasalahan tersebut.

Baca juga:   Pendiri Masjid Salman ITB Wafat

“Sistem dapat melakukan pengukuran kualitas air secara otomatis selama 24 jam menggunakan sensor dan teknologi IoT sehingga hasilnya dapat diakses dari jarak jauh,” jelasnya.

Teknologi smart water meter juga mampu menyediakan infografis perubahan kualitas air terhadap waktu. Harapannya, data tersebut dapat digunakan untuk memastikan kondisi kolam selalu optimal dan pada akhirnya, dapat meningkatkan kualitas produkasi budidaya ikan patin.

Tenaga surya

Ia  menjelaskan teknologi tersebut dilengkapi dengan berbagai fitur penunjang, seperti dapat mengukur pH, suhu, kekeruhan, dan kadar oksigen terlarut.

“Konsumsi dayanya pun rendah dan menggunakan sumber daya listrik berbasis matahari,” lanjutnya.

Baca juga:   LEM FEB Unpas Fokus Pada kekuatan Ekonomi Mandiri

Sistem yang digunakan berupa modul elektronik  yang dipasangkan pada sebuah pelampung oranye, yang bertujuan untuk menyiasati level air kolom yang kerap naik dan turun. Kemudian, pada bagian kanan dan kiri, terdapat dua buah panel surya yang dilengkapi dengan baterai apabila sewaktu-waktu kondisi cuaca mendung.

Terakhir, sensor-sensor serta antena untuk menjangkau gateway LoRa juga dipasang pada bagian tengah tubuh smart water meter.

“Untuk menampilkan hasil pengukuran, kami membuat sebuah aplikasi yang disebut patinku.com,” ucapnya.

Dalam pengambangan ini, dirinya didukung  Dr. Eni Sumiarsih dan Ir. Suhaimi, dua tokoh asal Provinsi Riau. (*/ytn)

 

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: ITB


Related Posts

ITB HMT lagu
HEADLINE

HMT ITB Minta Maaf atas Lagu Kontroversial yang Picu Keresahan

15 April 2026
ITB
HEADLINE

ITB Sediakan Skema Keringanan UKT untuk Mahasiswa Sarjana

13 April 2026
ITB UTBK
HEADLINE

ITB Siap Selenggarakan UTBK 2026, Peserta Capai 18 Ribu

10 April 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

google
HEADLINE

Google Perluas Strategi Wearable Lewat Kacamata Pintar Gucci Berbasis XR

19 April 2026

WWW.PASJABAR.COM - Google dilaporkan memperluas strategi pengembangan kacamata pintar berbasis Android XR dengan menggandeng perusahaan optik global...

Permendiktisaintek

Cabut Permendiktisaintek No 3 Tahun 2026, Karena Tidak Adil Bagi PTS

19 April 2026
unpad

Unpad Imbau Peserta UTBK Jatinangor Disiplin Waktu dan Administrasi

19 April 2026
bnpb

BNPB Catat Bencana Serentak Terkini di Sejumlah Wilayah Indonesia

19 April 2026
ITB

ITB Wisuda 2026 Tekankan Pendidikan Inklusif dan Kisah Perjuangan Mahasiswa

19 April 2026

Highlights

BNPB Catat Bencana Serentak Terkini di Sejumlah Wilayah Indonesia

ITB Wisuda 2026 Tekankan Pendidikan Inklusif dan Kisah Perjuangan Mahasiswa

Jabar Bangun PSEL Sarimukti dan Bogor, Atasi Sampah Perkotaan

Dedi Mulyadi: Peradaban Sunda Tertinggi Ada pada Nilai Rasa

Dies Natalis UIN Bandung, Dedi Dorong Akses Kuliah Gratis

Jabar Jadi Pilot Project Program Gentengisasi Rumah Subsidi Nasional

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.