CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 19 April 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home PASPENDIDIKAN

Seminar Stockholm +50 “Refleksi dan Proyeksi Pengelolaan Lingkungan Hidup Indonesia”

Yatti Chahyati
3 Juli 2022
Seminar Stockholm +50 “Refleksi dan Proyeksi Pengelolaan Lingkungan Hidup Indonesia”

Seminar Stockholm +50 “Refleksi dan Proyeksi Pengelolaan Lingkungan Hidup Indonesia”. (Foto: ugm.ac.id)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

YOGYAKARTA, WWW.PASJABAR.COM – Peringatan Hari Lingkungan Hidup (HLH) 2022 merupakan momen penting untuk terus menumbuhkan, meningkatkan kesadaran, dan kepedulian untuk terus memperbaiki perilaku adil terhadap lingkungan, termasuk meningkatkan kolaborasi dengan Keberadaan Pusat Studi Lingkungan (PSL) dan Pusat Studi Ilmu Lingkungan (PSIL) dalam pengelolaan lingkungan hidup Indonesia.

Badan Standardisasi Instrumen Lingkungan Hidup dan Kehutanan (BSILHK) mengadakan Seminar dengan tema “Refleksi dan Proyeksi Pengelolaan Lingkungan Hidup Indonesia” sebagai rangkaian satu tahun Hari Lingkungan Hidup (HLH) 2022 dan pasca Konferensi Stockholm+50, serta momen Satu Tahun BSILHK pada Jumat, (1/7/2022) lalu.

Seminar ini diselenggarakan di Ruang Pertemuan Lantai 4, Pusat Studi Lingkungan (PSLH), dan disiarkan secara daring melalui Zoom dan Kanal Youtube Badan Standardisasi Instrumen LHK.

Sesi pertama seminar diisi dengan pemaparan materi “Sejarah Pengelolaan Lingkungan Hidup Indonesia” oleh Ir. Laksmi Wijayanti, M.CP (Inspektur Jenderal KLHK). Kedua, pemaparan materi “5 Dekade Program Pengelolaan Lingkungan Hidup di KLHK” oleh Ir. Sigit Reliantoro, M.Sc. (Direktur Jenderal PPKL). Ketiga, terdapat materi tentang “Proyeksi Masa Depan Pengelolaan Lingkungan Hidup Indonesia” yang disampaikan oleh Ir. Ary Sudijanto, MSE. (Kepala BSILHK). Terakhir, pemaparan materi “Peran PSL dalam Konservasi Biodiversitas: Refleksi dan Proyeksi Masa Depan” oleh Prof. Dr. Ir. Hefni Effendi, M.Phil (BKPSL).

Baca juga:   Pandemi COVID-19 Bisa Jadi Pemicu Aksi Klitih, Ini Penjelasannya

Ary memaparkan terdapat beberapa arahan dan kebijakan lingkungan hidup meliputi peningkatan kualitas lingkungan hidup, proyeksi kebijakan ekonomi hijau dan pembangunan rendah karbon dan untuk mencapai Net Zero Emissions (NZE), pembangunan berketahanan iklim dengan 4 sektor prioritas (sektor kelautan dan pesisir, air, pertanian, dan kesehatan). Selanjutnya, dibutuhkan perubahan paradigma ekonomi linear menuju ekonomi sirkular.

Baca juga:   Perguruan Tinggi Berperan Penting Menghasilkan SDM yang Berkualitas

Sementara itu, Hefni menyampaikan pentingnya menjaga dan mengkonservasi biodiversity dan habitat untuk menerapkan hierarki mitigasi dan pendekatan dalam desain implementasi proyek yang dapat berdampak pada keanekaragaman hayati, untuk mempromosikan pengelolaan sumber daya alam hayati yang berkelanjutan dan sebagainya.

BKPSL sendiri menurutnya sudah melakukan berbagai peran dalam konservasi biodiversity. BKPSL sudah melakukan pendidikan dan pelatihan, melakukan kajian, mengelola Jurnal Pengelolaan Lingkungan Berkelanjutan (JPLB) terakreditasi Sinta, dan mengadakan konferensi dan seminar.

“Proyeksi kedepannya, kita ingin mengintroduksi kepada segenap pemangku kepentingan tentang metodologi konservasi terkini seperti eDNA metabarcoding. Selain itu, kita harus menggalakkan pengarusutamaan pengelolaan biodiversity dan ekologi melalui media massa dan media sosial,” papar Hefni.

Sesi kedua seminar diisi dengan pemaran materi “Peran PSL dalam Pengendalian Perubahan Iklim : Refleksi dan Proyeksi Masa Depan” dari Dr. Ir. Mahawan Karuniasa, M.M. (BKPSL). Selanjutnya, pemaparan materi “Peran PSL dalam Pengendalian Pencemarah Lingkungan: Refleksi dan Proyeksi Masa Depan” oleh Ir. Raden Driejana, M.SCE, Ph.D. (BKPSL). Sesi terakhir diisi dengan pemaparan materi “Peran Sekolah Ilmu Lingkungan dalam Pendidikan Lingkungan dan Generasi Muda: Refleksi dan Proyeksi Masa Depan” oleh Prof. Dr. Nadiroh, M.Pd (PEPSILI).

Baca juga:   UGM Inisiasi NATURE untuk Atasi Anemia dan Stunting

Nadiroh menyampaikan bahwa pendidikan lingkungan sangat penting dan merupakan cara untuk menyelamatkan generasi penerus.

“Jadi tidak ada pilihan lain. Apabila generasi masa depan ingin selamat dan ingin mendapat keadilan, mari kita bersinergi untuk menjadi core dan kata kunci pendidikan lingkungan hidup di semua aspek kehidupan,” ujar Nadiroh.***

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: hari lingkungan hidupHLH 2022seminar stockholmUGM


Related Posts

Aksi Lingkungan
HEADLINE

Aksi Hari Lingkungan Hidup, Massa Desak Pemprov Jabar Bertindak

10 Juni 2025
Universitas Gadjah Mada (UGM)
HEADLINE

Universitas Gadjah Mada Raih Skor SINTA Tertinggi se-Indonesia

9 Januari 2024
Kominfo Siap Luncurkan Panduan Etik Penggunaan AI
PASNUSANTARA

Kominfo Siap Luncurkan Panduan Etik Penggunaan AI 

12 Desember 2023

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

peradaban sunda dedi
HEADLINE

Dedi Mulyadi: Peradaban Sunda Tertinggi Ada pada Nilai Rasa

19 April 2026

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM — Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menegaskan bahwa puncak peradaban dalam falsafah Sunda terletak pada...

UIN Bandung

Dies Natalis UIN Bandung, Dedi Dorong Akses Kuliah Gratis

19 April 2026
program gentengisasi

Jabar Jadi Pilot Project Program Gentengisasi Rumah Subsidi Nasional

19 April 2026
underpass pasteur

Dedi Mulyadi Rencanakan Underpass sebagai Solusi Macet Pasteur

19 April 2026
Mikel Arteta balas pernyataan Pep Guardiola jika Man City kalah maka peluang juaranya habis. (Action Images via Reuters/Matthew Childs)

Psy War Memanas! Guardiola Sebut Peluang Juara Habis, Arteta Pilih Tetap Membumi Jelang Duel Etihad

18 April 2026

Highlights

Dedi Mulyadi Rencanakan Underpass sebagai Solusi Macet Pasteur

Psy War Memanas! Guardiola Sebut Peluang Juara Habis, Arteta Pilih Tetap Membumi Jelang Duel Etihad

Penantian 25 Tahun Berakhir! Frank Lampard Bawa Coventry City Kembali ke Premier League

Dedi Mulyadi Ajak Muda-Mudi Jabar Menikah di KUA: Lebih Baik Jadi Raja Selamanya Daripada Raja Sehari!

Prediksi Chelsea vs Manchester United: Misi Bangkit Si Biru di Tengah Ancaman Setan Merah

Kejutan Besar! Herve Renard Resmi Dipecat Arab Saudi Jelang Piala Dunia 2026

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.