CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Sabtu, 18 April 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home PASPENDIDIKAN

Permen Kombucha Atasi Masalah Pencernaan dari Mahasiswa FIK UI

Nissa Ratna
5 September 2022
Inovasi Permen Kombucha dan Bahan Herbal untuk Atasi Masalah Pencernaan dari Mahasiswa FIK UI

Inovasi Permen Kombucha dan Bahan Herbal untuk Atasi Masalah Pencernaan dari Mahasiswa FIK UI (Foto: ui.ac.id)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

Jakarta, WWW.PASJABAR.COM -Mahasiswa Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia (FIK UI) Feyza Hilyata yang tergabung dalam Tim Boocaw! berhasil meraih Juara 2 Kompetisi NUS FoodTech Challenge 2022 di Singapura berkat BuchaBons yang merupakan permen jelly stick sehat, mengandung Kombucha, buah kersen, dan tanaman herbal. BuchaBons merupakan pilihan sehat produk pencernaan. Inovasi produk tersebut diajukan pada kategori Nestle mengenai permasalahan kesehatan di Asia.

NUS FoodTech Challenge 2022 merupakan kompetisi yang diadakan oleh Departemen Food Science National University Singapore yang bekerja sama dengan International Flavours & Fragrance (IFF), Nestle, dan Perkin Elmer. Dalam kompetisi ini, terdapat dua track kompetisi, yakni lokal dan internasional. Track internasional mempertandingkan inovasi dari mahasiswa yang berasal dari berbagai perguruan tinggi di dunia. Sedangkan, track lokal khususnya untuk mahasiswa dari perguruan tinggi di Singapura.

Gagasan membuat jelly stick ini dilatarbelakangi permasalahan pencernaan di Asia Tenggara. Di Asia, penyakit GERD, diare, hepatitis, dan kanker perut sering terjadi dan umumnya disepelekan. Adanya pertumbuhan yang cepat dari penyakit pencernaan selama dua dekade terakhir dapat menyebabkan peningkatan jumlah penduduk yang terkena penyakit pencernaan, bahkan kematian.

Baca juga:   Menuju Kampus Ramah Disabilitas, Unpad Siapkan Ini

Masalah pencernaan dialami penderita tanpa mengenal usia. Oleh karena itu, Tim Boocaw! mengajukan ide untuk membuat produk permen jelly stick yang bisa dinikmati oleh semua usia dari mulai anak-anak sampai lanjut usia.

Tim  Boocaw! beranggotakan dua orang, yakni Feyza Hilyata dari UI dan Annisa Belva dari Binus University. Konsep lomba  NUS FTC 2022 menggunakan idea pitching yang lebih mengarah ke bidang bisnis. Mereka berhasil mendapatkan predikat juara 2 tingkat internasional setelah mengalahkan peserta dari berbagai negara, seperti China dan Hongkong lewat persaingan yang sengit.

“Menurutku permasalahan yang di-highlight tentang digestive problem di asia itu penting banget, khususnya di indonesia sendiri. Produk BuchaBons bisa jadi salah satu solusi alternatif buat masalah pencernaan,” ujar mahasiswa FIK UI Angkatan 2019 itu.

Baca juga:   Kart Team HMM UNPAS yang Sukses Melanglangbuana Raih Prestasi

BuchaBons Produk Substitusi Cemilan Sehat

Lebih lanjut, Feyza memaparkan bahwa jika disandingkan dengan obat-obatan, BuchaBons diharapkan bisa jadi produk substitusi cemilan sehat. BuchaBons terbuat dari kombucha yang merupakan teh dengan jamur scoby yang isinya bakteri sehat, plus jamur probiotik.

Pemanis yang dipergunakan untuk BucbaBons berasal dari buah kersen (buah ceri). Buah kersen berperan sebagai pengganti gula yang memicu kombucha untuk berfermentasi. Selain manis, kersen juga memiliki kandungan antidiabetik. Ada beberapa varian BuchaBons yang dibuat menggunakan tanaman herbal lokal Indonesia yang kaya manfaat untuk kesehatan.

Produk ini dibuat dari sumber probiotik, rendah gula, ramah untuk penyuka sayuran, enak, dengan harga yang terjangkau. BuchaBons mudah dibawa dan bisa dikonsumsi dimana saja.

“Sejujurnya unexpected banget, karena konsep lombanya beda dengan commonly yang aku ikuti. Kebetulan lombanya itu durasinya lumayan lama dan berbarengan sama ujian di fakultas. Menurutku ini keajaiban dari Allah,” kata Feyza.

Baca juga:   Inilah Pendekatan Teknologi untuk Atasi Permasalahan Pengelolaan Air

Ia berharap bisa terus berprestasi di tingkat nasional maupun internasional, sehingga dapat mengharumkan nama Indonesia dan UI. Selain itu, Feyza berharap prestasi ini dapat menginspirasi para mahasiswa untuk berkolaborasi dalam menyalurkan gagasan inovatifnya sehingga dapat berkontribusi pada masyarakat sekitar.

Kompetisi tahunan ini mempertemukan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi seluruh dunia untuk bertukar pikiran dan mengembangkan ide-ide teknologi pangan inovatif untuk mengatasi masalah yang dihadapi industri makanan saat ini. NUS FTC 2022 memberikan tantangan yang berfokus pada penciptaan konsep baru makanan yang memiliki manfaat nilai seperti kesehatan dan kesenangan untuk menggairahkan konsumen Asia.

Adapun, rangkaian kompetisi terdiri dari pra-kompetisi (workshop online), babak penyisihan, pendampingan dengan pakar industri, dan babak final melalui presentasi dari semua finalis untuk menyampaikan idenya kepada para juri. (*/Nis)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: Universitas Indonesia


Related Posts

EduRank 2024, Universitas Indonesia Tempati Peringkat Tertinggi se-Indonesia
PASPENDIDIKAN

EduRank 2024, Universitas Indonesia Tempati Peringkat Tertinggi se-Indonesia

15 Maret 2024
Secure HT-Box Dirancang Oleh UI untuk Pengamanan Data Strategis Indonesia
PASPENDIDIKAN

Secure HT-Box Dirancang Oleh UI untuk Pengamanan Data Strategis Indonesia

9 November 2022
Air
PASPENDIDIKAN

Ciptakan Inovasi Atasi Krisis Air di Jakarta, Mahasiswa UI Raih Gold Medal

23 September 2022

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. (Uby/pasjabar)
HEADLINE

Dedi Mulyadi Ajak Muda-Mudi Jabar Menikah di KUA: Lebih Baik Jadi Raja Selamanya Daripada Raja Sehari!

18 April 2026

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengeluarkan imbauan tegas namun menyentuh bagi para muda-mudi di...

Foto: Paul Childs/Action Images via Reuters

Prediksi Chelsea vs Manchester United: Misi Bangkit Si Biru di Tengah Ancaman Setan Merah

18 April 2026
Herve Renard. (REUTERS/Stringer)

Kejutan Besar! Herve Renard Resmi Dipecat Arab Saudi Jelang Piala Dunia 2026

18 April 2026
FSV Mainz 05 vs Racing Strasbourg. (Getty Images)

Drama dan Kericuhan di Prancis: Mainz 05 Tersingkir Tragis, Nadiem Amiri Diganjar Kartu Merah

18 April 2026
Hasil Sassuolo vs Como 1907. (Foto: Getty Images/Luca Amedeo Bizzarri)

Jay Idzes Tak Tergantikan! Tampil Tangguh Bawa Sassuolo Tumbangkan Como 1907 di Serie A

18 April 2026

Highlights

Drama dan Kericuhan di Prancis: Mainz 05 Tersingkir Tragis, Nadiem Amiri Diganjar Kartu Merah

Jay Idzes Tak Tergantikan! Tampil Tangguh Bawa Sassuolo Tumbangkan Como 1907 di Serie A

Inter Milan Gilas Cagliari 3-0, Nerazzurri Kian Tak Terbendung di Puncak Klasemen

Bukan untuk Kaum ‘Mendang-Mending’, Samsung Galaxy S26 Ultra Hadir dengan Spek Monster dan Harga Sultan

Dilema Lini Depan Mikel Arteta: Havertz atau Gyokeres untuk Redam Manchester City di Etihad?

Kritik Pedas Morten Hjulmand: Arsenal Tim Membosankan dan Tak Menarik Ditonton!

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.