CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 19 April 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home PASNUSANTARA

Pemahaman Kebencanaan Harus Diajarkan Sejak Dini kepada Siswa

Nurrani Rusmana
12 Oktober 2022
Pemahaman Kebencanaan Harus Diajarkan Sejak Dini kepada Siswa

Rektor UIN Datokarama Palu Prof Sagaf S Pettalongi MPd. (Foto: antaranews.com)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

PALU, WWW.PASJABAR.COM – Pemahaman kebencanaan harus diajarkan sejak dini kepada siswa di semua tingkatan pendidikan sekolah. Hal tersebut dikatakan oleh Pakar manajemen pendidikan Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama Palu Prof Dr Sagaf S Pettalongi MPd.

“Pembelajaran mengenai pengetahuan bencana, penanggulangan dan pengurangan risiko bencana ini sangat penting untuk diajarkan sejak dini kepada siswa,” ujar Sagaf, dikutip dari ANTARA, Rabu (12/10/2022).

Baca juga:   7.411 Pendaftar Lulus Calon PPPK Kemenag

Selain mengenalkan potensi dan jenis bencana kepada peserta didik, siswa juga diikutkan belajar cara penyelamatan diri. Seperti evakuasi mandiri atau evakuasi komunal dan kesiapsiagaan.

Ia mengatakan pemahaman kebencanaan di satuan pendidikan sekolah merupakan upaya mitigasi non fisik yang dapat dipadukan dengan nilai-nilai kearifan lokal di daerah.

“Penguatan sumber daya manusia tentang pemahaman kebencanaan sejak dini merupakan suatu upaya untuk pengurangan risiko dan dampak bencana. Sekaligus upaya kemanusiaan untuk penyelamatan nyawa manusia,” jelasnya

Baca juga:   Kemendikbudristek dan UNICEF Luncurkan Modul Remaja Sehat Jiwa Raga untuk Guru SMP Hingga SMK

“Di sinilah guru atau tenaga pengajar dituntut untuk berinovasi dalam melaksanakan pembelajaran di kelas sekolah,” imbuhnya.

Menurutnya, tantangan utama yang dihadapi saat ini adalah belum ada mata pelajaran khusus mengenai kebencanaan di sekolah. Sehingga perlu kebijakan pemerintah untuk mengarusutamakan pembelajaran tersebut dalam penyelenggaraan pendidikan nasional.

“Hal ini sangat penting mengingat rentannya negara kita terhadap bencana alam, termasuk di wilayah Provinsi Sulteng,” katanya.

Baca juga:   Hasanuddin: Tak Mudah Menjatuhkan Presiden Pilihan Rakyat

Sagaf menyebut mitigasi non-fisik tersebut, perlu diikutkan dengan mitigasi fisik di antaranya melakukan memetakan wilayah rawan bencana dan memasang rambu-rambu atau tanda.

“Penetapan wilayah zona merah, jalur evakuasi, titik kumpul sementara dan titik kumpul akhir,” pungkasnya. (ran)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: pemahaman kebencanaanUIN Datokarama Palu


Related Posts

No Content Available

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

Permendiktisaintek
HEADLINE

Cabut Permendiktisaintek No 3 Tahun 2026, Karena Tidak Adil Bagi PTS

19 April 2026

# Permendiktisaintek JAKARTA, WWW.PASJABAR.COM -- Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) beberapa waktu lalu antara Panitia Kerja (Panja)...

unpad

Unpad Imbau Peserta UTBK Jatinangor Disiplin Waktu dan Administrasi

19 April 2026
bnpb

BNPB Catat Bencana Serentak Terkini di Sejumlah Wilayah Indonesia

19 April 2026
ITB

ITB Wisuda 2026 Tekankan Pendidikan Inklusif dan Kisah Perjuangan Mahasiswa

19 April 2026
PSEL

Jabar Bangun PSEL Sarimukti dan Bogor, Atasi Sampah Perkotaan

19 April 2026

Highlights

ITB Wisuda 2026 Tekankan Pendidikan Inklusif dan Kisah Perjuangan Mahasiswa

Jabar Bangun PSEL Sarimukti dan Bogor, Atasi Sampah Perkotaan

Dedi Mulyadi: Peradaban Sunda Tertinggi Ada pada Nilai Rasa

Dies Natalis UIN Bandung, Dedi Dorong Akses Kuliah Gratis

Jabar Jadi Pilot Project Program Gentengisasi Rumah Subsidi Nasional

Dedi Mulyadi Rencanakan Underpass sebagai Solusi Macet Pasteur

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.