CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 19 April 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home PASJABAR

Sebanyak 5 Korban Gempa Cianjur di Pengungsian Alami Gangguan Jiwa

Nurrani Rusmana
30 November 2022
Sebanyak 5 Korban Gempa Cianjur di Pengungsian Alami Gangguan Jiwa

Tim pemantau kesehatan dari Direktorat Kesehatan Jiwa Kemenkes RI melalukan skrining kesehatan jiwa di tenda pengungsian Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Selasa (29/11/2022). (Foto: antaranews.com)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

CIANJUR, WWW.PASJABAR.COM – Sebanyak lima korban gempa di Kabupaten Cianjur yang berada di tenda pengungsian mengalami gangguan jiwa. Hal tersebut diungkapkan Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

“Ada skrining untuk melihat apakah korban mendapat gangguan jiwa atau tidak. Hasilnya, sebanyak lima orang sudah kami temukan mengalami gangguan jiwa,” kata Pelaksana Tugas Kepala Pusat Krisis Kemenkes, Sumarjaya.

Dilansir dari ANTARA pada Rabu (30/11/2022), Sumarjaya mengatakan, skrining psikologi dilakukan petugas dari Direktorat Kesehatan Jiwa Kemenkes kepada sejumlah korban di tenda pengungsian.

“Pekan ini kami dampingi untuk kesehatan jiwanya melalui dukungan Program Kesehatan Jiwa Psikososial,” ujarnya.

Baca juga:   Cadas Pangeran Longsor: Akses Utama Bandung-Cirebon Tertutup Total, Kendaraan Terjebak

Dia mengatakan, lima korban yang mengalami gangguan jiwa telah diantar oleh petugas kesehatan menuju yayasan panti sosial di Cianjur untuk dititipkan.

“Yang gangguan jiwa sudah kami tangani dan sudah kami titipkan di yayasan,” ucapnya.

Sumarjaya menyebut hasil skrining terhadap pengungsi korban gempa, umumnya menunjukan gangguan psikologi ringan berupa trauma. Umumnya, gejala tersebut diperlihatkan dengan ketakutan korban untuk kembali ke rumah tinggal masing-masing.

“Umumnya mereka memilih tetap tinggal di tenda atau di luar ruangan karena masih trauma dengan gempa susulan,” ucapnya.

Baca juga:   Jabar Berkomitmen Jadi Provinsi Paling Toleran

Bahkan sejumlah korban yang menjalani perawatan di rumah sakit di wilayah Cianjur, memilih untuk menjalani penanganan penyakit di luar gedung.

“Kami sempat memberi mereka pemahaman, bahwa perawatan di dalam gedung rumah sakit sudah berdasarkan hasil penelusuran dari tim ahli Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PUPR) untuk memastikan bahwa struktur bangunan aman,” terangnya.

Gempa Susulan di Kabupaten Cianjur Membuat Korban Trauma

Tapi beberapa kali kejadian gempa susulan, membuat korban yang mengalami trauma tetap memilih bertahan dirawat di pelataran rumah sakit pada tempat terbuka.

Baca juga:   Gempa Cianjur Dipicu Karena Patahan Cugenang

Hingga hari kesembilan setelah kejadian atau Selasa (29/11/2022), tercatat 703 orang korban luka gempa Cianjur, 73.693 orang pengungsi, 326 orang meninggal dunia, dan enam orang dalam pencarian.

Sebelumnya, gempa terjadi berkekuatan Magnitudo 5,6 di sekitar 10 km barat daya Kabupaten Cianjur, Jawa Barat pada Senin (21/11/2022) pukul 13.21 WIB.

Pusat gempa bumi itu berada di darat pada kedalaman 10 km di koordinat 6,84 Lintang Selatan dan 107,05 Bujur Timur. (ran)

Print Friendly, PDF & Email
Editor: Nurrani Rusmana
Tags: gempa cianjurkorban gempa cianjur


Related Posts

Universitas Gadjah Mada (UGM) juga memberikan bantuan biaya pendidikan bagi sejumlah mahasiswa yang terdampak gempa di Cianjur.
PASJABAR

Mahasiswa UGM yang Terdampak Gempa Bumi Cianjur Dapat Bantuan

14 Februari 2023
Gempa Susulan di Kabupaten Cianjur Berasal dari Aktivitas Sesar Cugenang
PASJABAR

Gempa Susulan di Kabupaten Cianjur Berasal dari Aktivitas Sesar Cugenang

24 Januari 2023
Gempa M 4,3 di Cianjur, 7 Warga Luka-luka
PASJABAR

Gempa M 4,3 di Cianjur, 7 Warga Alami Luka Ringan Hingga Berat

24 Januari 2023

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

Permendiktisaintek
HEADLINE

Cabut Permendiktisaintek No 3 Tahun 2026, Karena Tidak Adil Bagi PTS

19 April 2026

# Permendiktisaintek JAKARTA, WWW.PASJABAR.COM -- Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) beberapa waktu lalu antara Panitia Kerja (Panja)...

unpad

Unpad Imbau Peserta UTBK Jatinangor Disiplin Waktu dan Administrasi

19 April 2026
bnpb

BNPB Catat Bencana Serentak Terkini di Sejumlah Wilayah Indonesia

19 April 2026
ITB

ITB Wisuda 2026 Tekankan Pendidikan Inklusif dan Kisah Perjuangan Mahasiswa

19 April 2026
PSEL

Jabar Bangun PSEL Sarimukti dan Bogor, Atasi Sampah Perkotaan

19 April 2026

Highlights

ITB Wisuda 2026 Tekankan Pendidikan Inklusif dan Kisah Perjuangan Mahasiswa

Jabar Bangun PSEL Sarimukti dan Bogor, Atasi Sampah Perkotaan

Dedi Mulyadi: Peradaban Sunda Tertinggi Ada pada Nilai Rasa

Dies Natalis UIN Bandung, Dedi Dorong Akses Kuliah Gratis

Jabar Jadi Pilot Project Program Gentengisasi Rumah Subsidi Nasional

Dedi Mulyadi Rencanakan Underpass sebagai Solusi Macet Pasteur

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.