CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 19 April 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home PASBANDUNG

Ledia Hanifa Ingatkan Tantangan Kebangsaan dalam Sosialisai 4 Pilar MPR RI

Putri
1 Juni 2023
Ledia Hanifa Ingatkan Tantangan Kebangsaan dalam Sosialisai 4 Pilar MPR RI

Sosialisasi 4 Pilar MPR RI di hadapan para tokoh masyarakat, guru, dosen dan ulama di Hotel Augusta, Kota Bandung (28/5/2023). (Foto: Istimewa)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM — Anggota MPR RI, Ledia Hanifa Amaliah mengingatkan bahwa masih banyak tantangan masa depan yang perlu disiapkan utamanya dalam mendampingi generasi penerus.

“Kita perlu mendampingi generasi muda agar siap mengambil alih estafet kepemimpinan di negeri ini, namun kita juga harus bersama menyiapkan diri pada tantangan kebangsaan yang meliputi tantangan internal dan eksternal,” kata Ledia Hanifa saat Sosialisasi 4 Pilar MPR RI di hadapan para tokoh masyarakat, guru, dosen dan ulama di Hotel Augusta, Kota Bandung (28/5/2023) lalu.

Tantangan internal bangsa ini, urai Ledia, salah satunya masih adanya pemahaman agama yang tidak tepat dalam hal bernegara. Ada yang sangat longgar sehingga bisa melecehkan nilai beragama tapi juga ada yang sangat ketat hingga menafikan toleransi.

Baca juga:   Kenaikan Harga Cabai Hingga Dua Kali Lipat Buat Pembeli Mengeluh

Maka untuk memastikan bagaimana konsep bernegara itu dipahami dengan benar, salah satunya dilakukan lewat sosialisasi 4 pilar.

“Indonesia bukan negara agama, tetapi amanah konstitusi mewajibkan setiap warga negara Indonesia untuk beragama dan negara pun melindungi kebebasan beragama ini. Karenanya agar terjadi implementasi beragama secara amar maruf nahi munkar di negeri ini, kita juga perlu mendalami dan memahami kembali nilai-nilai kebangsaan yang telah diperjuangankan oleh para pendiri bangsa. Bagaimana kita menyelaraskan kehidupan bernegara berdasarkan Pancasila, UUD 1945, pengukuhan NKRI dan penerapan Bhineka Tunggal Ika di dalam kehidupan sehari-hari,” papar Ledia yang juga anggota DPR RI Fraksi PKS.

Tantangan internal selanjutnya, jelas Ledia, adalah fanatisme kesukuan. Padahal, para pendiri negeri ini telah berjuang dengan segenap jiwa raga untuk mempersatukan Indonesia. Sehingga perbedaan agama, suku, bahasa hingga warna kulit seharusnya menjadi satu keistimewaan keberagaman yang dimiliki negeri ini.

Baca juga:   Bisa Fest Cita Rasa Nasi Liwet Jawa Barat Dorong Perkembangan Pelaku Kuliner Lokal

Bhineka Tunggal Ika

Bhineka Tunggal Ika yang merupakan semboyan bangsa Indonesia juga telah menjelaskan bahwa kita berbeda namun satu, karena perbedaan yang ada di tengah masyarakat bukan untuk dibeda-bedakan tetapi merupakan keberagaman yang memperkuat persatuan.

“Maka menjadi tugas kita bersama utamanya orangtua, guru dan tokoh masyarakat untuk memberi teladan selain memberikan pemahaman pada generasi muda bagaimana mengimplementasikan persatuan dalam keberagaman ini.“ tambah Ledia

Pengaruh Globalisasi Harus Siap Dihadapi

Selain tantangan internal, tantangan eksternal seperti pengaruh globalisasi juga harus siap dihadapi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Kita harus semakin bijak bersikap dan bertindak di tengah gempuran budaya asing yang kian leluasa masuk di era keterbukaan.

Baca juga:   Ribuan Personel Disiagakan PT KAI Daop Dua untuk Pengamanan Perjalanan Nataru 2024

“Dari sisi makanan misalnya, makanan khas Korea seperti topokki/tteobokki kini semakin sering kita temui. Padahal di dalam negeri, kita punya beragam sekali olahan makanan tradisional yang tidak kalah lezatnya, mirip bahkan. Maka ini menjadi pengingat bagi kita semua bahwa arus globalisasi tidak bisa dibendung. Mengikuti arusnya boleh-boleh saja, namun kita tidak boleh kehilangan jati diri bangsa. Karenanya meninggikan semangat untuk mencintai produk lokal dan bersemangat mempromosikannya harus juga menjadi bagian dari semangat membangun negeri ini.” (put)

Print Friendly, PDF & Email
Editor: Nurrani Rusmana
Tags: 4 Pilar MPR RIBhineka Tunggal IkaLedia Hanifa Amaliah


Related Posts

Bisa Fest Cita Rasa Nasi Liwet Jawa Barat Dorong Perkembangan Pelaku Kuliner Lokal
HEADLINE

Bisa Fest Cita Rasa Nasi Liwet Jawa Barat Dorong Perkembangan Pelaku Kuliner Lokal

25 Juli 2024
Ledia Hanifa: Kenaikan Biaya UKT Sebagai Langkah Sembrono, Tidak Solutif dan Tidak Nyambung
HEADLINE

Ledia Hanifa: Kenaikan Biaya UKT Sebagai Langkah Sembrono, Tidak Solutif dan Tidak Nyambung

21 Mei 2024
Waras Wasisto : Jabar Daerah Penting di Indonesia
PASJABAR

Waras Wasisto : Komposisi DPRD Jabar Bhineka Tunggal Ika

12 Maret 2022

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

Permendiktisaintek
HEADLINE

Cabut Permendiktisaintek No 3 Tahun 2026, Karena Tidak Adil Bagi PTS

19 April 2026

# Permendiktisaintek JAKARTA, WWW.PASJABAR.COM -- Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) beberapa waktu lalu antara Panitia Kerja (Panja)...

unpad

Unpad Imbau Peserta UTBK Jatinangor Disiplin Waktu dan Administrasi

19 April 2026
bnpb

BNPB Catat Bencana Serentak Terkini di Sejumlah Wilayah Indonesia

19 April 2026
ITB

ITB Wisuda 2026 Tekankan Pendidikan Inklusif dan Kisah Perjuangan Mahasiswa

19 April 2026
PSEL

Jabar Bangun PSEL Sarimukti dan Bogor, Atasi Sampah Perkotaan

19 April 2026

Highlights

ITB Wisuda 2026 Tekankan Pendidikan Inklusif dan Kisah Perjuangan Mahasiswa

Jabar Bangun PSEL Sarimukti dan Bogor, Atasi Sampah Perkotaan

Dedi Mulyadi: Peradaban Sunda Tertinggi Ada pada Nilai Rasa

Dies Natalis UIN Bandung, Dedi Dorong Akses Kuliah Gratis

Jabar Jadi Pilot Project Program Gentengisasi Rumah Subsidi Nasional

Dedi Mulyadi Rencanakan Underpass sebagai Solusi Macet Pasteur

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.