CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Selasa, 21 April 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home PASBANDUNG

Peningkatan Keprofesian Guru ASN Madrasah Kemenag Kabupaten Bandung

Fal Ulul Ilmi
26 Agustus 2023
Peningkatan Keprofesian Guru ASN Madrasah Kemenag Kabupaten Bandung

Bupati Bandung Dadang Supriatna mengucapkan selamat kepada para peserta yang mengikuti pembinaan peningkatan kompetensi keprofesian guru Aparatur Sipil Negara (ASN) Madrasah di Lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Bandung yang dilaksanakan di Aula Uninus Kota Bandung, Kamis (24/8/2023). (Foto: Istimewa)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM — Bupati Bandung Dadang Supriatna mengucapkan selamat kepada para peserta yang mengikuti pembinaan peningkatan kompetensi keprofesian guru Aparatur Sipil Negara (ASN) Madrasah di Lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Bandung yang dilaksanakan di Aula Uninus Kota Bandung, Kamis (24/8/2023) lalu.

Bupati Bandung sangat mengapresiasi dan turut men-support dengan adanya agenda kegiatan peningkatan kompetensi keprofesian guru ASN ini. Karena langkah ini merupakan salah satu wujud sinergitas dalam upaya mengimplementasikan misi Kabupaten Bandung Bedas yang kedua, yaitu menyediakan layanan pendidikan yang berkualitas dan merata di Kabupaten Bandung.

Menurutnya, mewujudkan pendidikan yang berkualitas dan merata tentunya harus didukung dengan sumber daya guru yang profesional. Untuk itu, imbuhnya, melalui pembinaan ini diharapkan dapat meningkatkan kompetensi para guru khususnya madrasah, baik kompetensi pedagogik, kompetensi sosial, kompetensi kepribadian, serta kompetensi profesi sebagai tenaga pengajar dan pendidik menjadi semakin profesional.

“Makanya, tahun ini saya sudah mulai menggelontorkan bantuan hibah kepada 124 madrasah ibtidaiyah se-Kabupaten Bandung. Insya Allah sisanya di tahun 2024,” katanya.

Baca juga:   Harga Beras Masih Tinggi, Pemkab Bandung Gelar Pasar Murah Bersubsidi di Tiap Kecamatan

Bantuan Hibah Madrasah Tsanawiyah

Selain itu, Kang DS, sapaan akrab Dadang Supriatna ini mengatakan bahwa dirinya memikirkan bantuan hibah ke Madrasah Tsanawiyah yang berada di Kabupaten Bandung.

“Madrasah Aliyah ini kewenangan provinsi, tapi akan saya pikirkan untuk mendapatkan bantuan hibah juga,” katanya.

Kang DS mengaku merasa terpanggil untuk terus bisa membantu, walaupun madrasah kewenangan Kementerian Agama.

“Saya merasa bertanggungjawab karena Madrasah Ibtidaiyah, Madrasah Tsanawiyah dan Madrasah Aliyah ada di Kabupaten Bandung dan tetap menjadi tanggungjawab selaku Bupati Bandung untuk tercapainya visi misi Kabupaten Bandung. Visi kita tercapainya masyarakat Kabupaten Bandung yang Bedas,” tuturnya.

Melalui pelaksanaan seminar sehari ini Kang DS berharap, tercipta pengajar dan ASN yang berkarakter dan profesional untuk memajukan Kabupaten Bandung yang lebih baik lagi.

“Seperti yang sudah kita lakukan di sekolah TK, SD, dan SMP, bahwa kita ada tiga muatan lokal. Yaitu pertama, pendidikan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945. Kedua pendidikan bahasa Sunda dan memahami budaya Sunda, ketiga mengaji dan menghafal Alquran. Kenapa kita lakukan ada muatan lokal, karena saya berharap anak-anak didik kita kedepan apalagi Indonesia Emas 2045, ini akan dipersiapkan untuk menjadi pemimpin masa depan yang berkarakter,” tuturnya.

Baca juga:   Dwi : Konsisten Aturan! Mafia PPDB Tidak Akan Berkutik

Kang DS pun berharap melalui tiga muatan lokal tersebut dapat menciptakan anak-anak berkarakter dan berakhlakul karimah.

“Saya berharap para guru madrasah dapat mencerdaskan masyarakat,” pintanya.

Pola Pendidikan yang Berkarakter Diperlukan Indonesia Emas 2045

Kang DS menyebutkan untuk menuju Indonesia Emas 2045 itu diperlukan menurutnya pola pendidikan yang berkarakter.

“Anak-anak sekarang lebih cenderung melihat google, daripada apa yang disampaikan para guru di sekolah maka pembentukan karakter. Terutama untuk guru-guru agar lebih profesional harus ada pola dan kita rubah. Kira-kira peran guru seperti apa, sebagai guru profesional dan berkarakter dan memiliki ciri khas tersendiri yang tidak ada di google,” ucapnya.

Baca juga:   Puslitbang Polri Lakukan Penelitian Evaluasi Mutu Sarana dan Prasarana

Tentunya, menurutnya, melalui cara, sikap, langkah dan penyampaian dari para guru harus memiliki ciri khas dan lebih bisa dipahami oleh anak-anak.

“Jangan sampai hanya mengandalkan google lagi,” katanya.

Oleh karennya Kang DS pun mempunyai komitmen untuk bersama-sama membangun karakter baik melalui pengajaran pendidikan agama di madrasah dan mewujudkan masyarakat Kabupaten Bandung yang agamis. Karena mayoritas di Kabupaten Bandung adalah agama Islam.

“Saya yakini agama Islam adalah agama yang terbaik untuk kita semua,” katanya.

Selain itu Kang DS pun berharap kepada para guru agar memberi pendidikan politik dan menyampaikan pentingnya berpolitik kepada anak-anak, terutama kepada pemilih pemula.

Menurutnya, Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 merupakan hasil keputusan politik. “Maka masyarakat harus melek tentang politik. ASN netral, saya sepakat,” katanya. (fal)

Print Friendly, PDF & Email
Editor: Nurrani Rusmana
Tags: Kemenag Kabupaten Bandungpeningkatan keprofesian guru


Related Posts

No Content Available

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

Fadly Alberto tertangkap kamera melakukan tendangan brutal terhadap pemain Dewa United U-20. (tangkapan layer)
HEADLINE

Belajar dari Kasus Hugo Samir: Fadly Alberto dan Ancaman Karier yang “Layu Sebelum Berkembang”

20 April 2026

JAKARTA, WWW.PASJABAR.COM – Sepak bola Indonesia kembali berduka atas runtuhnya nilai-nilai sportivitas di level pembinaan. Sosok Fadly...

Pemain Bhayangkara U-20 (putih) menendang pemain Dewa United U-20 di Semarang, Minggu (19/4) sore. (Arsip Dewa United)

Tak Main-Main! Dewa United Tempuh Jalur Hukum Terkait “Tendangan Kungfu” di Laga EPA U-20

20 April 2026
Laga Dewa United vs Persib Bandung. (Foto: Official Persib)

Hujan Drama di Banten: Persib Bandung Bangkit dari Ketertinggalan, Tahan Imbang Dewa United 2-2

20 April 2026
Tendangan Fadly Alberto ke pemain Dewa United. (Foto: Dok. Dewa United)

Dari Pahlawan Piala Dunia ke Ambang Sanksi Berat: Karier Fadly Alberto Terancam Usai Insiden “Tendangan Kungfu” di Semarang

20 April 2026
unpad

Unpad Gandeng VEX Robotics Gelar Pelatihan Robotika dan AI

20 April 2026

Highlights

Dari Pahlawan Piala Dunia ke Ambang Sanksi Berat: Karier Fadly Alberto Terancam Usai Insiden “Tendangan Kungfu” di Semarang

Unpad Gandeng VEX Robotics Gelar Pelatihan Robotika dan AI

ITB Perpanjang Pendaftaran SSU 2026, Beri Kesempatan Lebih Luas

Pemprov Jabar Akan Gabungkan BUMD dalam Holding Sangga Buana

Sidak Minyakita Bandung Temukan Distribusi Tidak Merata dan Harga Naik

Musim ‘Gila’ dan Menantang untuk Persib Bandung

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.