CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Jumat, 9 Januari 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home CAHAYA PASUNDAN

Toleransi sebagai Prinsip Metodologis

Hanna Hanifah
16 Agustus 2024
toleransi

ilustrasi. (foto: Shutterstock)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

Oleh: Prof. Dr. H. Ali Anwar, M.Si (Ketua Bidang Agama Paguyuban Pasundan)

Ketua Bidang Agama Paguyuban Pasundan, Prof. Dr. H. Ali Anwar, M.Si (foto: pasjabar)

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Sebagai prinsip metodologis, toleransi merupakan penerimaan terhadap yang tampak sampai kepalsuannya tersingkap.

Dengan pengertian seperti ini, toleransi sangat relevan dengan epistemologi, di samping relevan juga dengan etika sebagai prinsip menerima apa yang dikehendaki sampai ketaklayakannya tersingkap.

Yang pertama (toleransi sebagai epistemologi) disebut dengan sa’ah, sedangkan yang kedua (toleransi sebagai etika) disebut dengan yusr. Baik sa’ah atau yusr berasal dari tauhid sebagai prinsip metafisika etika.

Keduanya melindungi seorang muslim dari perbuatan menutup diri terhadap duma dan dari konservatisme. Juga mendesak seorang muslim untuk menegaskan dan menyetujui kehidupan dan pengalaman baru.

Baca juga:   Niaga dalam Pandangan Islam

Di samping itu, keduanya mendorong seorang muslim untuk menyampaikan data baru dengan pikirannya yang tajam dan usahanya yang konstruktif.

Dengan demikian, seorang muslim dapat memperkaya pengalaman dan, ia kehidupannya dan selalu berusaha memajukan budaya dan peradabannya.

Sebagai prinsip metodologis dalam intisari peradaban Islam, toleransi adalah keyakinan bahwa Allah SWT tidak membiarkan umat-Nya tanpa mengutus seorang Rasul dari kalangan mereka sendiri.

Rasul yang akan mengajarkan kepada mereka bahwa tiada Tuhan selain Allah dan mereka patut menyembah dan mengabdikan diri kepada-Nya, juga untuk member peringatan kepada mereka tentang bahaya kejahatan dan penyebabnya.

Dalam hubungan ini, toleransi adalah kepastian bahwa semua manusia dikaruniai sensus-communis, yang membuat manusia dapat mengetahui agamanya yang benar serta mengetahui kehendak dan perintah Tuhannya.

Toleransi dalam agama adalah keyakinan bahwa keanekaragaman agama terjadi karena sejarah dengan semua faktor yang mempengaruhinya, juga dengan kondisi ruang dan waktunya yang berbeda termasuk prasangka, keinginan, dan kepentingannya.

Baca juga:   Ciptakan Lingkungan Pendidikan Toleran dengan Perkuat Peran Guru

Di balik keanekaragaman agama tersebut, berdiri agama hanif (ad-din al-hanif), agama fitrah Allah manusia lahir bersamanya sebelum akulturasi membuat manusia menganut agama ini atau itu.

Toleransi menuntut seorang muslim untuk mempelajari sejarah agama-agama dengan tujuan untuk menemukan karuma awal Tuhan yang diajarkan oleh Rasul-Nya di setiap tempat dan waktu.

Toleransi mengubah konfrontasi dan saling mengutuk antaragama menjadi kerja sama dalam melaksanakan penelitian ilmiah tentang asalusul dan perkembangannya dengan tujuan memisahkan penambahan hustoris dari wahyu awal yang diterima.

Baca juga:   Simak Cara Cek Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi PPPK Tahap 2!

Toleransi sebagai etika (yusr) berfungsi untuk mengebalkan seorang muslim dari kecenderungan menolak realita

kehidupan dunia, juga membuatnya memiliki sifat optimisme yang diperlukan untuk menjaga kesehatan,

keseimbangan, dan kebersamaan meskipun kehidupan umat manusia ditimpa berbagai tragedi dan penderitaan.

Allah menjamin semua makhluk-Nya bahwa setelah “kesulitan akan ada baginya kemudahan” (inna ma’al ‘usri yusra), agar manusia dapat membuktikan dirinya berguna dan telah membuatnya bebas serta mampu bertindak positif di dunia. (han)

# Prof Ali Anwar Toleransi Prinsip Metodologis

# Prof Ali Anwar Toleransi Prinsip Metodologis

Print Friendly, PDF & Email
Editor: Yatti Chahyati
Tags: Toleransiwawasan islam


Related Posts

Toleransi Islam
CAHAYA PASUNDAN

Toleransi dalam Islam

24 Oktober 2025
Toleransi (Akhlak dalam Kehidupan Beragama)
CAHAYA PASUNDAN

Toleransi (Akhlak dalam Kehidupan Beragama)

17 Oktober 2025
Term komunikasi
CAHAYA PASUNDAN

Term Komunikasi dalam Bentuk Khabariyah (Kalimat Berita)

23 Mei 2025

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

Noel Gallagher bersama manajer Manchester City Pep Guardiola. (Foto: Getty Images/Michael Regan)
HEADLINE

Noel Gallagher Semprot Krisis Manchester United: “Klub Hancur yang Hanya Menjual Masa Lalu”

9 Januari 2026

MANCHESTER, WWW.PASJABAR.COM – Gelombang kritik terus menghantam Old Trafford pasca-keputusan manajemen Manchester United memecat Ruben Amorim dari...

Pelatih kepala Timnas Indonesia U-20 Nova Arianto. (instagram/@novarianto30)

Mengejutkan! Nama Nova Arianto Resmi Dicoret dari Daftar Asisten John Herdman di Timnas Senior, Ada Apa?

8 Januari 2026
Getty/GOAL

Man City Ditahan Imbang Brighton 1-1: Haaland Ukir Rekor Fantastis, Etihad Kembali Gigit Jari

8 Januari 2026
Viktor Gyokeres (kiri) berduel dengan gelandang Spanyol, Alberto Moleiro (kanan), dalam pertandingan persahabatan pramusim antara Arsenal vs Villarreal di Stadion Emirates di London pada 6 Agustus 2025. (Foto oleh Glyn KIRK / AFP)(AFP/GLYN KIRK)

Adu Tajam Viktor Gyökeres dan Cody Gakpo di Emirates

8 Januari 2026
Ilustrasi Arsenal vs Liverpool. Foto: AFP/Darren Staples.

Prediksi Arsenal vs Liverpool: Misi Balas Dendam Meriam London di Benteng Emirates

8 Januari 2026

Highlights

Adu Tajam Viktor Gyökeres dan Cody Gakpo di Emirates

Prediksi Arsenal vs Liverpool: Misi Balas Dendam Meriam London di Benteng Emirates

Debut Darren Fletcher Diwarnai Drama 4 Gol: Benjamin Sesko Gemilang, Tiang Gawang Gagalkan Kemenangan MU atas Burnley

Mengamuk di Jeddah: Barcelona Bantai Athletic Club 5-0, Amankan Tiket Final Piala Super Spanyol

Hattrick Kemenangan di Serie A: Fabregas Ingatkan Como 1907 Jangan Lengah Meski Tembus Papan Atas

Resmi Dibubarkan di Paguyuban Pasundan, Pansel Tuntaskan Pemilihan Pimpinan Baznas Jabar

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.