CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Sabtu, 18 April 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home HEADLINE

Dedi Mulyadi Sampaikan Pembekalan Strategi Budaya Membangun Bangsa di Raker Paguyuban Pasundan

Yatti Chahyati
19 Oktober 2024
Dedi Mulyadi

Dedi Mulyadi usai menyampaikan pembekalan untuk anggota Raker Paguyuban Pasundan, Sabtu(19/10/2024). (Foto : tie/pasjabar)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Dewan Pangaping Paguyuban Pasundan, sekaligus Calon Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menyampaikan pembekalan Strategi Budaya Membangun Bangsa dalam Raker Paguyuban Pasundan 2024, Sabtu (19/10/2024).

Pembekalan tersebut menjadi salah satu bagian dari Raker Paguyuban Pasundan hari kedua, yang dilaksanakan di Aula Mandalasaba Paguyuban Pasundan, Jalan Sumatera 41 Bandung, yang dilaksanakan dua hari Jumat-Sabtu(18-19/10/2024).

“Dalam kegiatan ini, saya diundang oleh pupuhu Paguyuban Pasundan, untuk menyampaikan pokok pikiran dan gagasan mengenai kosmologi sunda.”

“Sehingga cerita sunda itu bukan hanya dari sisi bahasa saja, tetapi nanti melahirkan peradaban yang juga memiliki watak peradaban yang sistem nilainya juga mengatur lingkup manusia,” jelasnya.

Dedi mencontohkan, pembangunan peradaan sunda itu bisa diterapkan dalam pertanian sunda, arsitektur sunda, sistem Pendidikan sunda, bahkan bagaimana tata Kelola rumah dalam sunda.

Baca juga:   Gus Ahad Sebut Guru Honorer Memiliki Pengabdian yang Panjang

“Semua sistem nilai itu yang akan memperkaya khasanah kenusantaraan, jadi kenusantaraan itu tidak homogen tapi beragam,” tuturnya.

Dedi juga meminta Pendidikan tinggi, yang berada di bawah lingkungan Paguyuban Pasundan melakukan  penelitian falsafah kesundaan.

“Selama ini, tidak ada yang melakukan penelitian falsafah kesundaan, karena tidak ada keberanian. Jadi dianggapnya falsafah kesundaan itu adalah bahasa dukun. Padahal, falsafah kesundaan itu adalah bahasa akademik pada masanya,” tegasnya.

Oleh karenanya, ia berharap nantinya perguruan tinggi di Pasundan akan banyak melakukan penelitian falasafah kesundaan, namun juga harus ada lab kebudayaan kesundaan, tentang manuskripnya, sejarahnya, apa cita-cita besar pembangunan sunda.

“Dan itu nanti diharapkan ada pemusatannya,” jelasnya.

Membangun Rasa Kesundaan

Sementara itu, Ketua Umum Pengurus Besar Paguyuban Pasundan Prof.Dr.H.M Didi Turmudzi M.Si menyebutkan, jika pembekalan untuk para anggota dan peserta Raker tersebut terkait dengan bagaimana starategi Budaya Membangun Bangsa oleh muatan lokal.

Baca juga:   Paguyuban Pasundan Gelar Webinar Membangun Toleransi Meredam Radikalisme

“Tadi materinya cukup dalam dan bisa dipahami, sehingga kita berharap seluruh anggota paham, terutama terkait dengan bagaimana membangun rasa kesundaan”.

“Karena kadangkan rasa kesundaan itu yang sudah hilang saat ini,” tuturnya.

Didi Turmudzi
Ketua Umum Pb Paguyuban Pasundan Prof. Dr.H.M Didi Turmudzi M.Si.

Prof Didi menyebutkan Paguyuban Pasundan mencoba melakukan pendekatannya tidak hanya dengan budaya dalam membangun rasa kesundaan itu.

“Jadi bukan dengan pendekatan darah.”

Dicontohakan Prof Didi, yakni seperti Pahlawan Sunda yakni Dipatiukur itu adalah orang Jawa, yang berjuang ditatar Sunda dan mencintai Sunda dia adalah pahlawan sunda.

“Jadi nilai sunda itu tidak sempit, namun mengglobal karena  cirinya yakni Bahasa dan etika. Etika sunda itu ramah toleran dan itu yang dibangun sekarang,” tuturnya.

Baca juga:   Vira Mahasiswa FH Unpas Senang Berdiskusi dan jadi Volunteer

Raker Paguyuban Pasundan

Pengurus Besar Paguyuban Pasundan menggelar rapat kerja (Raker) Paguyuban Pasundan bertema Transformasi Paguyuban Pasundan Menuju Indonesia Emas 2045.

Raker Paguyuban Pasundan diikuti seluruh cabang Paguyuban Pasundan dari seluruh Indonesia dan beberapa negara,

Seluruh pengurus PB Paguyuban Pasundan, Ketua YPDM, Ketua YPT, Rektor Unpas, Ketua STKIP Pasundan, Ketua STIE Pasundan dan STH Pasundan serta seluruh jajarannya.

Raker Paguyuban Pasundan dilaksanakan secara hybrid, selama dua hari, Jumat-Sabtu (18-19/10 /2024) di Aula Mandalasaba Paguyuban Pasundan, Jalan Sumatera 41 Bandung.

Raker hari terakhir ditutuo oleh Ketua Umum PB Paguyuban Pasundan, Prof. Dr.H.M Didi Turmudzi M.Si, didampingi Dewan Pangaping Mayjen TNI (Purn) Deni K Irawan dan Dedi Mulyadi. (tie)

Print Friendly, PDF & Email
Editor: Yatti Chahyati
Tags: Dedi MulyadiDidi Tumudzipaguyuban pasundan


Related Posts

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. (Uby/pasjabar)
HEADLINE

Dedi Mulyadi Ajak Muda-Mudi Jabar Menikah di KUA: Lebih Baik Jadi Raja Selamanya Daripada Raja Sehari!

18 April 2026
halaman gedung sate
HEADLINE

Dedi Mulyadi Tata Halaman Gedung Sate untuk Atasi Kemacetan

17 April 2026
pasundan law fair 2026
HEADLINE

Pasundan Law Fair 2026 Sukses Digelar, Ajang Nasional Adu Gagasan dan Kompetensi Mahasiswa Hukum

16 April 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. (Uby/pasjabar)
HEADLINE

Dedi Mulyadi Ajak Muda-Mudi Jabar Menikah di KUA: Lebih Baik Jadi Raja Selamanya Daripada Raja Sehari!

18 April 2026

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengeluarkan imbauan tegas namun menyentuh bagi para muda-mudi di...

Foto: Paul Childs/Action Images via Reuters

Prediksi Chelsea vs Manchester United: Misi Bangkit Si Biru di Tengah Ancaman Setan Merah

18 April 2026
Herve Renard. (REUTERS/Stringer)

Kejutan Besar! Herve Renard Resmi Dipecat Arab Saudi Jelang Piala Dunia 2026

18 April 2026
FSV Mainz 05 vs Racing Strasbourg. (Getty Images)

Drama dan Kericuhan di Prancis: Mainz 05 Tersingkir Tragis, Nadiem Amiri Diganjar Kartu Merah

18 April 2026
Hasil Sassuolo vs Como 1907. (Foto: Getty Images/Luca Amedeo Bizzarri)

Jay Idzes Tak Tergantikan! Tampil Tangguh Bawa Sassuolo Tumbangkan Como 1907 di Serie A

18 April 2026

Highlights

Drama dan Kericuhan di Prancis: Mainz 05 Tersingkir Tragis, Nadiem Amiri Diganjar Kartu Merah

Jay Idzes Tak Tergantikan! Tampil Tangguh Bawa Sassuolo Tumbangkan Como 1907 di Serie A

Inter Milan Gilas Cagliari 3-0, Nerazzurri Kian Tak Terbendung di Puncak Klasemen

Bukan untuk Kaum ‘Mendang-Mending’, Samsung Galaxy S26 Ultra Hadir dengan Spek Monster dan Harga Sultan

Dilema Lini Depan Mikel Arteta: Havertz atau Gyokeres untuk Redam Manchester City di Etihad?

Kritik Pedas Morten Hjulmand: Arsenal Tim Membosankan dan Tak Menarik Ditonton!

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.