CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Jumat, 17 April 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home HEADLINE

Puluhan Warga di Sukabumi Mengungsi Akibat Pergerakan Tanah

Uby
6 Desember 2024
pergerakan tanah di sukabumi

Puluhan warga Desa Sukamaju, Kecamatan Cimekar, Kabupaten Sukabumi, terpaksa mengungsi setelah pergerakan tanah menghancurkan puluhan rumah mereka. (foto: uby/pasjabar)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Puluhan warga Desa Sukamaju, Kecamatan Cimekar, Kabupaten Sukabumi, terpaksa mengungsi setelah pergerakan tanah menghancurkan puluhan rumah mereka.

Kejadian pergerakan tanah di wilayah Sukabumi ini memaksa warga meninggalkan tempat tinggalnya karena khawatir akan adanya pergerakan tanah susulan.

Pemerintah Provinsi Jawa Barat telah mendirikan tenda pengungsian darurat di kantor Desa Sukamaju untuk menampung warga yang terdampak.

Namun, para pengungsi masih menghadapi kekurangan kebutuhan dasar seperti selimut, susu anak, dan makanan.

Salah seorang pengungsi, Umun, menceritakan bahwa tidak ada tanda-tanda awal yang mengindikasikan pergerakan tanah sebelum kejadian.

Baca juga:   Simak! Begini Proses Penerimaan Mahasiswa Baru ITB Tahun 2023

“Tiba-tiba rumah hancur, dan kami langsung menyelamatkan diri ke tempat aman,” ujarnya.

Warga berharap pemerintah segera mengambil tindakan untuk memperbaiki infrastruktur yang rusak, sehingga mereka dapat kembali beraktivitas normal.

Hingga kini, situasi di lokasi kejadian masih terus dipantau oleh pihak berwenang untuk mencegah risiko yang lebih besar.

Bencana Sukabumi

Penjabat Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin, menginstruksikan Bupati Sukabumi serta BPBD Provinsi dan Kabupaten Sukabumi untuk memprioritaskan evakuasi warga terdampak bencana di Kabupaten Sukabumi.

“Saya minta evakuasi warga diprioritaskan, serta segera menyiapkan tempat pengungsian,” kata Bey di Kota Bandung, Rabu (4/12/2024).

Baca juga:   Foto: Pawai Persib Juara

Ia juga menekankan pentingnya pemenuhan kebutuhan dasar korban, seperti selimut dan pakaian, mengingat cuaca yang masih hujan dan dingin.

Hujan dengan intensitas tinggi melanda Kabupaten Sukabumi sejak Selasa (3/12) hingga Rabu (4/12), menyebabkan banjir, longsor, serta terputusnya akses jalan utama.

Salah satu kejadian signifikan adalah ambruknya jembatan di ruas jalan Loji-Puncak Darma pada Km Bdg 161+784, yang kini ditutup untuk perbaikan oleh Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang (BMPR) Jabar.

Baca juga:   Pj Gubernur Jabar Ajak Warga Nobar Semifinal Piala Asia U-23

Menurut Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sukabumi, Deden Sumpena, banjir tercatat di enam kecamatan.

Baca juga:   5 Peristiwa Kemarin, Farhan Halim Sukses Bantu Timnas Voli Lolos ke Final Hingga Prof. Erni Rusyani Dikukuhkan jadi Guru Besar

Longsor di tujuh kecamatan, dan pergerakan tanah di dua kecamatan, yakni Desa Sukamaju di Kecamatan Cikembar dan Desa Bantargadung di Kecamatan Bantargadung.

BPBD Provinsi dan Kabupaten Sukabumi saat ini masih melakukan pendataan dan asesmen terhadap dampak bencana.

Pj Gubernur Jawa Barat dijadwalkan meninjau lokasi terdampak di Kabupaten Sukabumi pada Kamis (5/12) pagi. Untuk memastikan penanganan berjalan optimal dan kebutuhan warga terdampak terpenuhi.(uby)

Print Friendly, PDF & Email
Editor: Yatti Chahyati
Tags: pergerakan tanah di sukabumiwarga mengungsi


Related Posts

No Content Available

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

Penyerang Arsenal, Viktor Gyokeres memberikan salam kepada suporter di Lisbon jelang laga melawan Sporting CP, 8 April 2026. (c) AP Photo/Armando Franca
HEADLINE

Dilema Lini Depan Mikel Arteta: Havertz atau Gyokeres untuk Redam Manchester City di Etihad?

17 April 2026

MANCHESTER, WWW.PASJABAR.COM – Akhir pekan ini, mata dunia sepak bola akan tertuju ke Etihad Stadium. Pertarungan antara...

Kapten Sporting Portugal, Morten Hjulmand. (Gettyimages)

Kritik Pedas Morten Hjulmand: Arsenal Tim Membosankan dan Tak Menarik Ditonton!

17 April 2026
Ratusan massa padati Gedung Merdeka Bandung dalam aksi damai bela Palestina. Massa menuntut penolakan normalisasi dengan Israel dan kemerdekaan penuh Palestina. (Eci/pasjabar)

Gema Perlawanan dari Gedung Merdeka: Ratusan Massa di Bandung Tolak Normalisasi dengan Israel

17 April 2026
Foto: Inter via Getty Images/Mattia Pistoia - Inter

Badai Fisik dan Mental: Alessandro Bastoni Absen di Laga Inter Milan vs Cagliari

17 April 2026
Para pemain Dewa United. (Foto: Dok. Dewa United)

Tantangan Berat Dewa United: Jan Olde Riekerink Waspadai Kekuatan Maung Bandung

17 April 2026

Highlights

Badai Fisik dan Mental: Alessandro Bastoni Absen di Laga Inter Milan vs Cagliari

Tantangan Berat Dewa United: Jan Olde Riekerink Waspadai Kekuatan Maung Bandung

Ratusan Ribu Pencari Kerja Gunakan Aplikasi Nyari Gawe Jawa Barat

Pantang Bersantai! Veda Ega Pratama Jajal Sirkuit Favorit Marc Marquez Jelang Moto3 Spanyol

Dewa United vs Persib Bandung Digelar Tanpa Penonton, Bobotoh Diimbau Dukung dari Rumah

Dedi Mulyadi Tata Halaman Gedung Sate untuk Atasi Kemacetan

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.