CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Senin, 20 April 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home HEADLINE

Thailand Cetak Gol Kotor di Final

pri
6 Januari 2025
Thailand Cetak Gol Kotor di Final

Timnas Thailand berhadapan dengan Timnas Vietnam di final leg kedua ASEAN Cup 2024.(FACEBOOK.COM/FATHAILAND)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

WWW.PASJABAR.COM – Bintang Timnas Vietnam Nguyen Quang Hai tidak terima melihat Timnas Thailand mencetak gol kotor di final leg kedua ASEAN Cup 2024.

Pertandingan final leg kedua antara Vietnam dan Thailand bergulir di Stadion Rajamangala, Bangkok, Minggu (5/1/2025) malam WIB.

Meski bertindak sebagai tim tamu, Vietnam berhasil membuka skor di menit ke-8 melalui gol Pham Tuan Hai.

Thailand lalu menyamakan kedudukan pada menit ke-28 lewat gol Benjamin Davis, skor imbang 1-1 bertahan hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, tepatnya menit ke-64, publik di stadion dibuat bergemurh ketika Supachok Sarachat mencetak gol kedua bagi Thailand.

Akan tetapi, gol Supachok Sarachat itu menimbulkan kontroversi yang membuat wasit terpaksa harus menghentikan pertandingan cukup lama karena adanya perdebatan.

Pasalnya, sebelum Thailand mencetak gol kedua, kiper Vietnam Nguyen Dinh Trieu sengaja membuang bola ke pinggir lapangan agar Nguyen Hoang Duc yang sedang terbaring segera mendapatkan perawatan.

Baca juga:   Aktor Gary Iskak Meninggal Dunia Akibat Kecelakaan Motor di Jakarta

Setelah itu, skuad Vietnam tampak terhenti dan berharap pemain Thailand akan mengembalikan lagi bola tersebut sebagai tindakan fair play.

Alih-alih mengembalikan bola, Supachok Sarachat justru malah melepaskan tembakan keras jarak jauh yang menghujam gawang Vietnam.

Gol Supachok Sarachat langsung menimbulkan reaksi keras dari para pemain dan suporter Vietnam.

Gol dinyatakan sah

Wasit cukup lama menghentikan pertandingan untuk mempertimbangkan situasi, tapi pada akhirnya gol tersebut dinyatakan sah.

Meski sah secara hukum, tindakan tersebut dianggap tidak memiliki semangat fair play, sehingga menyebabkan komunitas daring menyebutnya sebagai ‘gol kotor’.

Nguyen Quang Hai selalu wakil kapten Timnas Vietnam tak bisa menyembunyikan kekecewaannya terhadap gol tersebut.

Usai pertandingan, Quang Hai secara blak-blakan menyampaikan pandangannya mengenai situasi kontroversial ini.

“Menurut saya, sepak bola selalu menjunjung tinggi keindahan dan semangat fair play,” ujarnya.

“Ini adalah olahraga yang mengharuskan kita bersikap dan menunjukkan yang terbaik kepada para penggemar yang datang ke stadion dalam keadaan apa pun.”

Baca juga:   Marcus Rashford Ungguli Yamal dan Vinicius! Bintang Barcelona Pimpin Daftar Assist La Liga 2025-2026

“Saya tidak mengerti apa yang dipikirkan pemain Thailand.”

“Saya sendiri tidak akan pernah membiarkan diri saya melakukan hal seperti itu.”

“Tindakan tidak adil tidak hanya merusak keindahan sepak bola, tetapi juga tidak dapat diterima.”

Lebih lanjut, pemain yang dikenal sebagai Messi-nya Vietnam itu menekankan bahwa sepak bola bukan hanya olahraga tetapi juga cara untuk mengekspresikan budaya dan menghormati lawan serta penonton.

“Kami harus menunjukkan rasa hormat kepada lawan dan juga penonton,” ujarnya.

“Nilai-nilai terbaik harus selalu dijaga agar dapat dinikmati oleh para penggemar.”

Sepuluh menit pasca terciptanya gol kontroversial tersebut, Timnas Thailand harus bermain dengan 10 orang karena Weerathep Pomphun diganjar kartu kuning kedua oleh wasit.

Unggul jumlah pemain

Unggul jumlah pemain membuat semangat para pemain Vietnam kembali berapi-api.

Baca juga:   Piala Eropa 2024: Tim Dinamit Denmark ditahan Imbang Slovenia 1-1

Tim besutan Kim Sang-sik itu pun akhirnya berhasil memanfaatkan kesempatan untuk membalikkan keadaan lewat gol bunuh diri bek Thailand Pansa Hemviboon (82′) serta sepakan Nguyen Hai Long (90+20′).

Pertandingan berakhir dengan skor 3-2 untuk kemenangan Timnas Vietnam.

Kemenangan tersebut sekaligus membuat skuad Golden Star Warriors resmi menjadi juara ASEAN Cup 2024 (skor agregat 5-3).

Usai pertandingan, seluruh pemain Vietnam menegaskan bahwa kemenangan ini bukan hanya hasil taktik atau skill tetapi juga solidaritas dan semangat kebangsaan.

Mereka ingin memberikan trofi juara sebagai kado Tahun Baru yang penuh arti kepada para penggemarnya.

“Kami selalu bermain dengan tekad tertinggi, tidak hanya untuk menang tetapi juga untuk membawa kebanggaan bagi negara dan penonton,” kata Quang Hai.

“Vietnam tidak akan pernah menerima permainan yang tidak adil seperti Thailand, karena kami menghormati sepak bola dan para penggemar.”

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: final leg kedua ASEAN Cup 2024gol kotorNguyen Quang HaiTimnas ThailandTimnas Vietnam


Related Posts

Persib Bandung Kalah Agregat, Menang Tipis di GBLA
HEADLINE

Memori Kelam Senayan Terulang: Worrawoot Srimaka Sebut Kebrutalan Suporter Indonesia Tidak Berubah Sejak Masa Silam

20 Februari 2026
Madam Pang Ungkapkan Penyesalan Lihat Nguyen Xuan Son
HEADLINE

Madam Pang Ungkapkan Penyesalan Lihat Nguyen Xuan Son

4 Januari 2025
Jeritan Hati Kiper Keturunan Republik Ceko, Filip Nguyen
HEADLINE

Jeritan Hati Kiper Keturunan Republik Ceko, Filip Nguyen

3 Januari 2025

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

Fadly Alberto tertangkap kamera melakukan tendangan brutal terhadap pemain Dewa United U-20. (tangkapan layer)
HEADLINE

Belajar dari Kasus Hugo Samir: Fadly Alberto dan Ancaman Karier yang “Layu Sebelum Berkembang”

20 April 2026

JAKARTA, WWW.PASJABAR.COM – Sepak bola Indonesia kembali berduka atas runtuhnya nilai-nilai sportivitas di level pembinaan. Sosok Fadly...

Pemain Bhayangkara U-20 (putih) menendang pemain Dewa United U-20 di Semarang, Minggu (19/4) sore. (Arsip Dewa United)

Tak Main-Main! Dewa United Tempuh Jalur Hukum Terkait “Tendangan Kungfu” di Laga EPA U-20

20 April 2026
Laga Dewa United vs Persib Bandung. (Foto: Official Persib)

Hujan Drama di Banten: Persib Bandung Bangkit dari Ketertinggalan, Tahan Imbang Dewa United 2-2

20 April 2026
Tendangan Fadly Alberto ke pemain Dewa United. (Foto: Dok. Dewa United)

Dari Pahlawan Piala Dunia ke Ambang Sanksi Berat: Karier Fadly Alberto Terancam Usai Insiden “Tendangan Kungfu” di Semarang

20 April 2026
unpad

Unpad Gandeng VEX Robotics Gelar Pelatihan Robotika dan AI

20 April 2026

Highlights

Dari Pahlawan Piala Dunia ke Ambang Sanksi Berat: Karier Fadly Alberto Terancam Usai Insiden “Tendangan Kungfu” di Semarang

Unpad Gandeng VEX Robotics Gelar Pelatihan Robotika dan AI

ITB Perpanjang Pendaftaran SSU 2026, Beri Kesempatan Lebih Luas

Pemprov Jabar Akan Gabungkan BUMD dalam Holding Sangga Buana

Sidak Minyakita Bandung Temukan Distribusi Tidak Merata dan Harga Naik

Musim ‘Gila’ dan Menantang untuk Persib Bandung

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.