CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Selasa, 21 April 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home HEADLINE

Pemprov Jabar dan ITB Kembangkan Mobile Cold Storage Bertenaga Surya di Subang

Hanna Hanifah
3 Februari 2025
Mobile Cold Storage

Pemprov Jabar bekerja sama dengan ITB mengembangkan Mobile Cold Storage (MCS) bertenaga surya sebagai sarana penyimpanan dan pengawetan ikan. (foto: ist)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) bekerja sama dengan Institut Teknologi Bandung (ITB) mengembangkan Mobile Cold Storage (MCS) bertenaga surya sebagai sarana penyimpanan dan pengawetan ikan hasil tangkapan nelayan di Desa Blanakan, Kecamatan Blanakan, Kabupaten Subang.

Inovasi ini menggunakan sistem pendingin berbasis solar powered yang ramah lingkungan dan efisien, sebagai bagian dari implementasi off-grid energi baru terbarukan (EBT) yang dibiayai melalui Hibah Kompetitif Tahun 2024.

Pengembangan Mobile Cold Storage ini melibatkan Koperasi Unit Desa (KUD) Mandiri Mina Fajar Sidik sebagai mitra pelaksana di lapangan.

Penjabat Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin, menegaskan bahwa Desa Blanakan memiliki potensi besar di sektor perikanan.

Sehingga pengembangan teknologi seperti MCS sangat tepat untuk mendukung peningkatan kesejahteraan nelayan.

“Intinya, yang kita harapkan adalah terjalinnya kerja sama antara Pemda Provinsi Jawa Barat dengan institusi pendidikan seperti ITB untuk menyejahterakan rakyat,” ujar Bey saat meninjau langsung MCS di Desa Blanakan, Senin (3/2/2025).

Baca juga:   Pemkab Bandung Barat Tutup Dapur MBG dan Tetapkan Status KLB

MCS ini mampu menyimpan hingga tiga ton ikan dengan suhu minimum 0 hingga -5 derajat Celsius.

Dilengkapi dengan kapasitas Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) off-grid sebesar 7,2 kWp dan baterai berkapasitas 20 kWh, teknologi ini memungkinkan operasional yang efisien tanpa bergantung pada listrik PLN atau genset berbahan bakar fosil.

Bermanfaat untuk Nelayan

Bey menyebut, MCS sangat bermanfaat bagi nelayan karena memperpanjang masa simpan hasil tangkapan. Sehingga nelayan tidak perlu terburu-buru menjual ikan dengan harga rendah.

“Kalau buru-buru dijual, harganya bisa turun. Dengan cold storage ini, nelayan bisa menunggu harga lebih baik,” tambahnya.

Ke depannya, Pemprov Jabar bersama ITB berencana mereplikasi MCS di berbagai titik lain di Jawa Barat.

Bey juga berharap kolaborasi ini dapat diperluas melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan swasta maupun dukungan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan.

Baca juga:   TB Hasanuddin: Penuhi Syarat Konstitusi Pemakzulan Presiden Bisa Dilakukan DPR Dengan Hak Angket

Menurut Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Jabar, Ai Saadiyah Dwidaningsih, penggunaan MCS berbasis energi surya berkontribusi signifikan dalam pengurangan emisi karbon.

“Pengurangan emisi mencapai 8,62 ton CO₂Eq per tahun,” ujarnya.

Selain itu, teknologi ini mampu menghemat biaya operasional genset sebesar Rp141,47 juta per tahun.

Mengurangi beban listrik PLN hingga Rp15,1 juta per tahun, serta menghemat ongkos penyimpanan ikan hingga Rp164,25 juta per tahun.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Jabar, Hermansyah Manap, menambahkan bahwa ketersediaan sarana penyimpanan ikan yang memadai merupakan kebutuhan mendasar di sektor perikanan.

“Pada saat musim ikan, produksi di Blanakan sangat besar. Tanpa cold storage, ikan harus segera dijual meski harganya rendah. Dengan MCS, nelayan bisa menyimpan hasil tangkapan hingga harga membaik,” jelas Hermansyah.

Manfaat MCS

Wakil Rektor ITB Bidang Riset dan Inovasi, Prof. Brian Yuliarto, mengungkapkan kebanggaannya atas kolaborasi ini.

Baca juga:   Suzuki Fronx Debut Di Indonesia, Andalkan ADAS dan Efisiensi Hybrid

“Kami berharap riset ITB benar-benar bermanfaat bagi masyarakat. MCS ini free maintenance dan mudah dioperasikan. Kami juga sudah memberikan pelatihan kepada para nelayan agar dapat memanfaatkan teknologi ini dengan optimal,” katanya.

Sementara itu, Ketua KUD Mina Fajar Sidik, Dasam, mengapresiasi manfaat MCS yang mampu menjaga kualitas ikan dari proses penyimpanan hingga distribusi.

“Mutu ikan tetap terjaga dengan baik, sehingga meningkatkan nilai jual di pasar,” ungkap Dasam.

Selain meninjau MCS, Bey Machmudin juga berdialog langsung dengan para nelayan Blanakan untuk mendengar aspirasi mereka.

Termasuk usulan terkait perbaikan infrastruktur jalan guna memperlancar distribusi hasil perikanan.

Inovasi MCS bertenaga surya ini diharapkan dapat menjadi solusi nyata dalam mendukung keberlanjutan sektor perikanan di Jawa Barat.

Sekaligus meningkatkan kesejahteraan para nelayan melalui efisiensi operasional dan penguatan daya saing produk perikanan di pasar. (*/han)

Print Friendly, PDF & Email
Editor: Hanna Hanifah
Tags: Mobile Cold Storage


Related Posts

No Content Available

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

Fadly Alberto tertangkap kamera melakukan tendangan brutal terhadap pemain Dewa United U-20. (tangkapan layer)
HEADLINE

Belajar dari Kasus Hugo Samir: Fadly Alberto dan Ancaman Karier yang “Layu Sebelum Berkembang”

20 April 2026

JAKARTA, WWW.PASJABAR.COM – Sepak bola Indonesia kembali berduka atas runtuhnya nilai-nilai sportivitas di level pembinaan. Sosok Fadly...

Pemain Bhayangkara U-20 (putih) menendang pemain Dewa United U-20 di Semarang, Minggu (19/4) sore. (Arsip Dewa United)

Tak Main-Main! Dewa United Tempuh Jalur Hukum Terkait “Tendangan Kungfu” di Laga EPA U-20

20 April 2026
Laga Dewa United vs Persib Bandung. (Foto: Official Persib)

Hujan Drama di Banten: Persib Bandung Bangkit dari Ketertinggalan, Tahan Imbang Dewa United 2-2

20 April 2026
Tendangan Fadly Alberto ke pemain Dewa United. (Foto: Dok. Dewa United)

Dari Pahlawan Piala Dunia ke Ambang Sanksi Berat: Karier Fadly Alberto Terancam Usai Insiden “Tendangan Kungfu” di Semarang

20 April 2026
unpad

Unpad Gandeng VEX Robotics Gelar Pelatihan Robotika dan AI

20 April 2026

Highlights

Dari Pahlawan Piala Dunia ke Ambang Sanksi Berat: Karier Fadly Alberto Terancam Usai Insiden “Tendangan Kungfu” di Semarang

Unpad Gandeng VEX Robotics Gelar Pelatihan Robotika dan AI

ITB Perpanjang Pendaftaran SSU 2026, Beri Kesempatan Lebih Luas

Pemprov Jabar Akan Gabungkan BUMD dalam Holding Sangga Buana

Sidak Minyakita Bandung Temukan Distribusi Tidak Merata dan Harga Naik

Musim ‘Gila’ dan Menantang untuk Persib Bandung

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.