• Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Alamat Redaksi & Iklan
Minggu, Mei 10, 2026
PASJABAR
No Result
View All Result
h
  • Login
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASJABAR
  • PASNUSANTARA
  • PASDUNIA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKESEHATAN
  • PASOLAHRAGA
  • PASHIBURAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASJABAR
  • PASNUSANTARA
  • PASDUNIA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKESEHATAN
  • PASOLAHRAGA
  • PASHIBURAN
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Tuhan Tidak Percaya Pada Retorika

retorika

ilustrasi. (foto: humasindonesia.id)

Share on FacebookShare on Twitter
Penulis: admin
Editor: admin
Dipublikasikan: Senin. 3 Maret 2025 - 17:00 WIB

Oleh: Firdaus Arifin, Dosen YPT Pasundan Dpk. FH Unpas (Retorika)

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Di negeri yang gemar berpesta kata-kata, kita belajar satu hal: janji lebih sering menjadi ornamen daripada amanah. Kata-kata dikumandangkan dengan khidmat, diarak dalam parade pidato, ditulis dalam dokumen negara, disebarluaskan di media sosial—tetapi berapa banyak yang benar-benar dilakukan?

READ ALSO

Saat Hati Bertamu ke Raudhah

LLDIKTI IV Warning Kampus, Unpas Pastikan Prodi Tetap Aman

Tuhan tidak percaya pada retorika.

Al-Qur’an mencatat dengan tegas:

“Amat besar kebencian di sisi Allah bahwa kamu mengatakan apa-apa yang tidak kamu kerjakan.” (QS. As-Saff: 3)

Ayat ini bukan sekadar teguran bagi mereka yang berkuasa, bukan hanya kritik bagi para pemimpin yang bertabur janji, melainkan juga cermin bagi kita semua. Sebab, dalam kadar yang berbeda, kita sering hidup dalam perbedaan antara kata dan laku.

Negeri yang Tenggelam dalam Kata-Kata

Di ruang politik, janji-janji telah menjadi barang murah. Para politisi dengan fasih berbicara tentang kesejahteraan rakyat, tentang pemberantasan korupsi, tentang keadilan sosial—tetapi kebijakan yang lahir lebih sering menguntungkan segelintir.

Di panggung keagamaan, kita mendengar khutbah tentang moralitas, kejujuran, dan kepedulian, tetapi korupsi, intoleransi, dan keangkuhan tetap merajalela.

Di dunia akademik, ilmu pengetahuan dikultuskan sebagai jalan menuju kebenaran, tetapi konflik kepentingan, plagiarisme, dan manipulasi data tetap terjadi.

Di ruang keluarga, orang tua mengajarkan kejujuran kepada anak-anaknya, tetapi mereka sendiri sering berbohong demi alasan pragmatis.

Begitulah cara kita hidup: kata-kata menjadi mata uang yang terus diperdagangkan, tetapi nilainya semakin menipis.

Agama yang Diturunkan, Bukan Ditarik ke Atas

Islam bukan agama yang dilahirkan dari teori dan konsep abstrak, tetapi dari tindakan yang nyata. Nabi Muhammad bukan hanya berbicara tentang keadilan—beliau menegakkannya, bahkan ketika itu berarti menjatuhkan hukuman kepada orang terdekatnya. Ia tidak hanya menyerukan kesetaraan—tetapi juga hidup bersama para budak yang ia bebaskan.

Dalam sejarah Islam, para ulama besar tidak hanya sibuk menulis kitab, tetapi juga hadir di tengah masyarakat, mempraktikkan ilmu mereka dalam kehidupan sehari-hari.

Tetapi hari ini, agama kerap ditarik ke atas, menjauh dari realitas. Islam menjadi wacana akademik, narasi politik, alat propaganda, tetapi jarang menjadi kehidupan yang nyata. Kita terjebak dalam perdebatan panjang tentang fiqh, tetapi lupa pada esensi: kejujuran, kerja keras, dan ketulusan.

Tuhan tidak tertarik pada pidato kita tentang keadilan jika kita tetap membiarkan ketidakadilan berlangsung di depan mata. Tuhan tidak peduli pada seruan kita tentang persatuan jika kita tetap membangun tembok-tembok perpecahan.

Retorika di Dunia Politik

Di ruang parlemen, di istana negara, di layar televisi, kita menyaksikan teater besar: janji-janji digelar seperti pementasan drama, setiap kata disusun dengan hati-hati agar terdengar menggugah. Tetapi kita tahu, banyak di antara janji itu hanya akan tinggal sebagai arsip pidato, mengendap dalam ingatan sebentar, lalu lenyap.

Politik kita adalah politik retorika. Kita sering memilih pemimpin bukan karena tindakan nyata mereka, tetapi karena kefasihan mereka berbicara. Seorang kandidat yang sederhana dan bekerja dalam diam sering kali kalah dari mereka yang memiliki tim komunikasi canggih.

Di sini, kebenaran bukan lagi soal fakta, tetapi soal bagaimana ia dikemas. Kebohongan bisa tampak meyakinkan jika diucapkan dengan cukup percaya diri.

Tuhan tidak percaya pada retorika, tetapi manusia sering kali mempercayainya.

Dari Kata ke Tindakan

Jika agama hanyalah kata-kata, ia tidak akan bertahan selama berabad-abad. Islam bertahan bukan karena ia memiliki kitab yang indah, tetapi karena ada manusia-manusia yang mewujudkannya dalam tindakan.

Umar bin Khattab tidak dikenal karena pidato-pidatonya, tetapi karena keberaniannya berjalan di malam hari, melihat sendiri kehidupan rakyatnya. Ali bin Abi Thalib tidak dikenang karena retorikanya, tetapi karena integritasnya yang tak tergoyahkan.

Mereka memahami satu hal: bahwa perkataan hanya memiliki makna sejauh ia diwujudkan dalam perbuatan.

Di dunia modern, kita membutuhkan lebih banyak orang seperti mereka. Kita tidak membutuhkan lebih banyak seminar tentang integritas, tetapi lebih banyak pejabat yang menolak suap. Kita tidak butuh lebih banyak pidato tentang keadilan, tetapi lebih banyak hakim yang berani menegakkan hukum tanpa takut intervensi. Kita tidak butuh lebih banyak wacana tentang kemiskinan, tetapi lebih banyak kebijakan yang benar-benar membantu kaum miskin.

Saatnya Berhenti Berbicara, Saatnya Bertindak

Ada sebuah hadits yang berbunyi: “Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi sesamanya.” Tidak dikatakan bahwa sebaik-baik manusia adalah yang paling fasih berbicara, paling sering berkhotbah, atau paling banyak menulis. Tetapi mereka yang bertindak.

Tuhan tidak percaya pada retorika, tetapi kita sering kali mempercayainya. Kita tertipu oleh kata-kata yang indah, oleh pidato yang menggugah, oleh narasi yang menyentuh hati.

Mungkin, saatnya kita berhenti menjadi bangsa yang gemar bicara dan mulai menjadi bangsa yang berbuat. Sebab, sejarah tidak ditulis oleh mereka yang pandai berkata-kata, tetapi oleh mereka yang berani bertindak. (han)

Disclaimer

Informasi dalam artikel ini disajikan untuk tujuan informasi umum. Redaksi Pasjabar berupaya menyajikan data yang akurat dan terkini, namun tidak menjamin kelengkapan dan keakuratan sepenuhnya.

Pembaca diharapkan melakukan verifikasi tambahan sebelum mengambil keputusan berdasarkan informasi ini. Segala risiko yang timbul dari penggunaan informasi menjadi tanggung jawab pembaca.

Jika terdapat kekeliruan atau ingin mengajukan hak jawab, silakan kunjungi halaman: Disclaimer .

Tags: Opiniretorika

Related Posts

Raudhah Madinah
HEADLINE

Saat Hati Bertamu ke Raudhah

Sabtu. 9 Mei 2026 - 19:12
Penutupan Prodi Keguruan
HEADLINE

LLDIKTI IV Warning Kampus, Unpas Pastikan Prodi Tetap Aman

Sabtu. 9 Mei 2026 - 17:44
PAD Kota Bandung
HEADLINE

Dorong Kreativitas PAD, DPRD Minta Rekomendasi LKPJ Masuk RKPD 2027

Sabtu. 9 Mei 2026 - 17:20
unpas guru besar
HEADLINE

Unpas Tambah 9 Guru Besar, Perkuat Tradisi Akademik Kampus

Sabtu. 9 Mei 2026 - 16:41
Sidang Doktor Ade Yusuf
HEADLINE

Sidang Doktor Ade Yusuf Bahas Pengaruh Faktor Teknologi terhadap Penggunaan Bukalapak

Sabtu. 9 Mei 2026 - 13:49
Sidang Doktor Raden Khemal
HEADLINE

Sidang Terbuka Doktor Unpas: Raden Khemal Youwangka Raih Gelar Doktor Ilmu Manajemen

Jumat. 8 Mei 2026 - 19:31
Next Post
tim perlindungan GTK

Gubernur Jabar KDM diminta segera Bentuk Tim Perlindungan GTK

POPULAR NEWS

19 Sekolah di Jawa Barat Resmi Jadi Sekolah Maung 2026, Diterapkan di Tahun Ajaran Baru

Kamis. 7 Mei 2026 - 15:24
Sidang Doktor Raden Khemal

Sidang Terbuka Doktor Unpas: Raden Khemal Youwangka Raih Gelar Doktor Ilmu Manajemen

Jumat. 8 Mei 2026 - 19:31
unpas guru besar

Unpas Tambah 9 Guru Besar, Perkuat Tradisi Akademik Kampus

Sabtu. 9 Mei 2026 - 16:41
Raudhah Madinah

Saat Hati Bertamu ke Raudhah

Sabtu. 9 Mei 2026 - 19:12

Pelantikan dan Pengukuhan Pengurus Wilayah Paguyuban Pasundan se Tanah Papua

Sabtu. 25 April 2026 - 14:09

EDITOR'S PICK

Cristiano Ronaldo. (AFP)

Skandal Liga Arab Saudi: Ivan Toney Tuduh Wasit Bantu Cristiano Ronaldo dan Al-Nassr Juara

Jumat. 10 April 2026 - 21:00
Jay Idzes. (Foto: Luca Amedeo Bizzarri/Getty Images)

Sassuolo Menang Berkat Tembok Jay Idzes, Lazio Pulang Tanpa Poin!

Senin. 15 September 2025 - 22:00
Raphinha Lampaui Messi, Barcelona Imbang 3-3 Lawan Inter

Raphinha Lampaui Messi, Barcelona Imbang 3-3 Lawan Inter

Kamis. 1 Mei 2025 - 17:00
Karang Setra Waterland dipadati pengunjung. (Ave/pasjabar)

Cuma Rp 35 Ribu! Karang Setra Banjir Pengunjung Selama Liburan

Minggu. 29 Juni 2025 - 21:29

About

We bring you the best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc. Check our landing page for details.

Follow us

Kategori

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized

Recent Posts

  • Saat Hati Bertamu ke Raudhah
  • LLDIKTI IV Warning Kampus, Unpas Pastikan Prodi Tetap Aman
  • Dorong Kreativitas PAD, DPRD Minta Rekomendasi LKPJ Masuk RKPD 2027
  • Unpas Tambah 9 Guru Besar, Perkuat Tradisi Akademik Kampus
  • Buy JNews
  • Landing Page
  • Documentation
  • Support Forum

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Powered by
►
Necessary cookies enable essential site features like secure log-ins and consent preference adjustments. They do not store personal data.
None
►
Functional cookies support features like content sharing on social media, collecting feedback, and enabling third-party tools.
None
►
Analytical cookies track visitor interactions, providing insights on metrics like visitor count, bounce rate, and traffic sources.
None
►
Advertisement cookies deliver personalized ads based on your previous visits and analyze the effectiveness of ad campaigns.
None
►
Unclassified cookies are cookies that we are in the process of classifying, together with the providers of individual cookies.
None
Powered by
No Result
View All Result
  • Homepages
    • Home Page 1
    • Home Page 2

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.