CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Selasa, 21 April 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home HEADLINE

Petinju Legendaris George Foreman Meninggal pada Usia 76

Hanna Hanifah
22 Maret 2025
george foreman

Legenda tinju dunia George Foreman meninggal dunia pada Jumat, 21 Maret 2025, dalam usia 76 tahun. Pihak keluarga pun berduka melalui Instagramnya. (foto: wapt.com)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Legenda tinju dunia George Foreman meninggal dunia pada Jumat, 21 Maret 2025, dalam usia 76 tahun.

Keluarganya mengumumkan kabar duka ini melalui Instagram, menyatakan bahwa Foreman berpulang dengan damai di tengah keluarga tercinta.

“Dengan kesedihan mendalam, kami mengumumkan bahwa George Edward Foreman Sr. telah berpulang dengan damai pada 21 Maret 2025, dikelilingi oleh orang-orang yang dicintainya,” tulis keluarga dalam pernyataan resmi.

Baca juga:   HMBSI Unpas Gelar Lomba Baca Puisi 2025 Se-Jawa Barat

Mereka menggambarkan Foreman sebagai pendeta yang taat, suami yang setia, ayah penyayang, serta kakek dan buyut yang bangga.

Sebagai salah satu petinju terbesar sepanjang masa, Foreman memenangkan dua kali gelar juara dunia kelas berat. Dan dikenal karena gaya bertarungnya yang kuat serta rekornya yang mengesankan, 76 kemenangan dan 5 kekalahan.

Karier Foreman mencuat sejak ia memenangkan medali emas Olimpiade 1968 di Meksiko.

Namun, kemenangannya menjadi kontroversial karena ia mengibarkan bendera Amerika Serikat. Saat atlet kulit hitam lainnya memprotes ketidakadilan rasial. “Saya hanya senang menjadi orang Amerika,” ujar Foreman kala itu.

Baca juga:   Timnas Korea Selatan Terancam Tidak Bisa Tampil di Piala Dunia

Pada 1974, Foreman mengalami kekalahan bersejarah dari Muhammad Ali dalam pertarungan “Rumble in the Jungle” di Zaire.

Namun, ia kembali ke dunia tinju pada 1994 dan menjadi juara dunia kelas berat tertua dalam sejarah di usia 45 tahun setelah mengalahkan Michael Moorer.

Di luar ring, Foreman dikenal sebagai sosok yang karismatik dan sukses sebagai pebisnis. Ia menjadi ikon produk George Foreman Grill, yang meraup miliaran dolar.

Baca juga:   Rapuhnya Pertahanan Persib Bandung di Singapura

Pada 1999, ia dilaporkan menerima $137,5 juta dari hak penggunaan namanya di produk tersebut.

Foreman akan dikenang tidak hanya sebagai petinju legendaris. Tetapi juga sebagai ikon budaya populer yang membawa dampak besar di dunia olahraga dan bisnis. (han)

Print Friendly, PDF & Email
Editor: Hanna Hanifah
Tags: george foremanpetinju meninggal


Related Posts

No Content Available

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

Fadly Alberto tertangkap kamera melakukan tendangan brutal terhadap pemain Dewa United U-20. (tangkapan layer)
HEADLINE

Belajar dari Kasus Hugo Samir: Fadly Alberto dan Ancaman Karier yang “Layu Sebelum Berkembang”

20 April 2026

JAKARTA, WWW.PASJABAR.COM – Sepak bola Indonesia kembali berduka atas runtuhnya nilai-nilai sportivitas di level pembinaan. Sosok Fadly...

Pemain Bhayangkara U-20 (putih) menendang pemain Dewa United U-20 di Semarang, Minggu (19/4) sore. (Arsip Dewa United)

Tak Main-Main! Dewa United Tempuh Jalur Hukum Terkait “Tendangan Kungfu” di Laga EPA U-20

20 April 2026
Laga Dewa United vs Persib Bandung. (Foto: Official Persib)

Hujan Drama di Banten: Persib Bandung Bangkit dari Ketertinggalan, Tahan Imbang Dewa United 2-2

20 April 2026
Tendangan Fadly Alberto ke pemain Dewa United. (Foto: Dok. Dewa United)

Dari Pahlawan Piala Dunia ke Ambang Sanksi Berat: Karier Fadly Alberto Terancam Usai Insiden “Tendangan Kungfu” di Semarang

20 April 2026
unpad

Unpad Gandeng VEX Robotics Gelar Pelatihan Robotika dan AI

20 April 2026

Highlights

Dari Pahlawan Piala Dunia ke Ambang Sanksi Berat: Karier Fadly Alberto Terancam Usai Insiden “Tendangan Kungfu” di Semarang

Unpad Gandeng VEX Robotics Gelar Pelatihan Robotika dan AI

ITB Perpanjang Pendaftaran SSU 2026, Beri Kesempatan Lebih Luas

Pemprov Jabar Akan Gabungkan BUMD dalam Holding Sangga Buana

Sidak Minyakita Bandung Temukan Distribusi Tidak Merata dan Harga Naik

Musim ‘Gila’ dan Menantang untuk Persib Bandung

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.