Bandung, www.pasjabar.com – Puncak arus balik Lebaran 2025 mulai terasa di sejumlah titik, termasuk di Gerbang Tol Pasteur, Kota Bandung. Sejak Minggu (6/4/2025) dini hari hingga siang hari, tercatat lebih dari 13 ribu kendaraan memadati akses keluar-masuk tol tersebut. Lonjakan ini didominasi oleh para pemudik dan wisatawan yang hendak kembali ke Jakarta setelah berlibur di Kota Kembang.
Menurut data dari Jasa Marga, total 13.459 kendaraan tercatat masuk ke Gerbang Tol Pasteur hanya dalam kurun waktu beberapa jam. Volume kendaraan ini diperkirakan akan terus bertambah hingga malam hari, seiring dengan berakhirnya masa libur panjang Lebaran.
Kemacetan Mengular Hingga 3 Kilometer
Pantauan di lapangan menunjukkan bahwa kemacetan parah terjadi di Jalan Dr. Djunjunan hingga Jalan Pasteur, dengan antrean kendaraan mengular hingga mencapai tiga kilometer. Arus lalu lintas padat merayap dengan dominasi kendaraan pribadi, bus wisata, dan sepeda motor.
Tak hanya volume kendaraan yang tinggi, aktivitas masyarakat di sekitar kawasan Pasteur juga turut menyumbang kepadatan lalu lintas. Banyak wisatawan yang memanfaatkan momen terakhir libur Lebaran untuk membeli oleh-oleh di toko-toko sepanjang jalur tersebut, memperlambat laju kendaraan.
Data Lalu Lintas Capai Belasan Ribu Kendaraan
Menurut data resmi dari Jasamarga, hingga siang hari tercatat sebanyak 13.459 kendaraan telah memasuki Gerbang Tol Pasteur untuk kembali ke arah Jakarta. Sementara itu, kendaraan yang masuk ke Kota Bandung juga tak kalah tinggi, yaitu mencapai 13.832 kendaraan.
Volume kendaraan ini menjadi indikator bahwa Bandung masih menjadi destinasi favorit selama libur Lebaran, baik untuk wisata keluarga maupun tempat singgah saat mudik.
Prediksi: Puncak Arus Balik Berlangsung Hingga Malam
Arus balik diperkirakan akan mencapai titik puncaknya pada Minggu malam, mengingat masih banyak kendaraan yang diparkir di pusat perbelanjaan dan destinasi wisata di Bandung.
Jumlah kendaraan yang masuk ke Bandung sendiri mencapai 13.832 unit, menunjukkan bahwa kota ini tetap menjadi magnet wisata selama libur Lebaran.
Pihak kepolisian dan pengelola tol telah bersiaga untuk mengurai kepadatan dengan membuka semua gardu pembayaran dan mengarahkan kendaraan ke jalur alternatif bila diperlukan.












