CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Selasa, 21 April 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home PASPENDIDIKAN

ITB Hidupkan Lagi Pasar Seni Legendaris setelah 11 Tahun Vakum

Yatti Chahyati
26 Mei 2025
Pasar Seni ITB

Tema Pasar Seni ITB 2025 “Setakat Lekat”, ditampilkan di layar utama saat pembukaan pameran kilas balik lima dekade Pasar Seni ITB, Minggu (25/4/2025). (FOTO : ITB/Shieva Amelia Savitri)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

# Pasar Seni ITB 2025

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Institut Teknologi Bandung (ITB) resmi menghidupkan kembali Pasar Seni ITB.

Ajang seni dan budaya legendaris yang sempat vakum selama 11 tahun sejak terakhir digelar pada 2014. Rangkaian kegiatan praacara telah dimulai, salah satunya melalui program bertajuk “Sinestesia: Merayakan Kembali” yang berlangsung di Lapangan Merah, Gedung CAD ITB, Minggu (25/5/2025).

Kegiatan ini menjadi penanda semangat baru ITB dalam mengembalikan denyut kolektif Pasar Seni sebagai ruang kreatif dan ekspresi publik.

Mengangkat konsep sinestesia, praacara ini dirancang sebagai pengalaman multisensori untuk membangkitkan memori kolektif Pasar Seni lintas dekade. Pengunjung diajak untuk tidak hanya melihat, tetapi juga “merasakan” kembali denyut budaya melalui instalasi, dokumentasi, dan pameran arsip visual.

Baca juga:   KemenPPPA : PTM 100 Persen Harus Perhatikan Prokes dan Vaksinasi COVID-19

“Kami ingin pengunjung benar-benar merasakan Pasar Seni, bukan sekadar melihat karya. Ini pengalaman yang hidup,” ujar Kayla Hafsah, Ketua Pelaksana Pasar Seni ITB 2025.

Pameran “Kilas Balik”: Lima Dekade Pasar Seni

Sebagai bagian dari praacara, pameran “Kilas Balik: Lima Dekade Pasar Seni ITB (1972–2014)” digelar di Galeri Soemardja pada 25–31 Mei 2025. Pameran ini menampilkan dokumentasi sejarah, artefak, dan arsip visual perjalanan Pasar Seni sejak awal mula, menjadi ruang refleksi atas peran vital seni dalam kehidupan kampus dan masyarakat.

“Pasar Seni kini bukan lagi milik FSRD semata, tapi milik kita semua – mahasiswa, dosen, alumni, dan masyarakat,” tegas Plt. Dekan FSRD ITB, Dr. Nurdian Ichsan, M.Sn.

Baca juga:   Temui Anak Kelas 4 SD Penjual Sayuran, Uu Ruzhanul: Ajarkan Kita Kemandirian dan Kerja Keras

Rangkaian kegiatan tahun ini dibentuk dalam beberapa program utama seperti Pasa, Semangat Rupa, Laka Laku, Nyemal Nyemil, dan Saling Sua. Masing-masing membawa pendekatan interdisiplin dan semangat keberlanjutan yang merepresentasikan wajah baru Pasar Seni ITB—lebih inklusif, kolaboratif, dan reflektif.

Stan-stan UMKM kreatif seperti craft.tive.pieces turut hadir memeriahkan acara dengan produk kriya lokal, mempertemukan nilai estetika dengan keberdayaan ekonomi.

Menuju Puncak: “Setakat Lekat – Laku, Temu, Laju”

Tema besar Pasar Seni ITB 2025 adalah “Setakat Lekat: Laku, Temu, Laju”, sebuah refleksi atas zaman yang terus bergerak dan terhubung. “Laku” melambangkan aksi manusia, “Temu” menekankan pentingnya kolaborasi, sementara “Laju” merepresentasikan percepatan informasi dan pertukaran gagasan.

Baca juga:   Kurnia Mahasiswa FKIP Unpas : Melakukan yang Terbaik

Sebelum menuju hari puncak pada 19 Oktober 2025, sejumlah praacara seperti Beranda Bersama, Saling Senggo, dan Tapak Meriah akan digelar untuk memperluas interaksi publik.

Pasar Seni, Ruang Kolektif untuk Semua

Dengan pendekatan kuratorial yang mendalam, partisipasi lintas bidang, dan dukungan dari sivitas akademika, alumni, serta masyarakat umum, Pasar Seni ITB 2025 bukan hanya kebangkitan sebuah tradisi, tetapi penegasan bahwa seni tetap relevan sebagai ruang perjumpaan, refleksi, dan perayaan keberagaman. (*/tie)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: ITBArtMarketKembaliHidupPasarSeniPasarSeniITBPasarSeniITB2025SetakatLekatSinestesiaITB


Related Posts

No Content Available

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

Masjid Raya Al Jabbar
HEADLINE

Dedi Mulyadi Jelaskan Anggaran Pemeliharaan Masjid Al Jabbar Rp22 Miliar

21 April 2026

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, buka suara terkait sorotan publik atas biaya pemeliharaan Masjid...

harga elpiji naik

Harga Elpiji Naik, KDM Ungkap Kearifan Lokal Bisa Jadi Alternatif

21 April 2026
jemaah haji bandung

1.744 Calon Jemaah Haji Kota Bandung Siap Berangkat Tahun Ini

21 April 2026
peradilan militer

Bayu Aji Widodo Raih Gelar Doktor Ilmu Hukum Unpas, Soroti Independensi Peradilan Militer

21 April 2026
pajak kendaraan listrik

Gubernur Jabar Tegaskan Pajak Kendaraan Listrik Tetap Diberlakukan

21 April 2026

Highlights

Bayu Aji Widodo Raih Gelar Doktor Ilmu Hukum Unpas, Soroti Independensi Peradilan Militer

Gubernur Jabar Tegaskan Pajak Kendaraan Listrik Tetap Diberlakukan

Ibu Penjual Siomay Bandung Berangkat Ibadah Haji Setelah 13 Tahun

Ilmuwan Panggung

Diduga Kecurangan UTBK SNBT 2026, Peserta Gunakan Joki Dan Perangkat

Unpas Wajibkan Mahasiswa Miliki Sertifikat Kompetensi Sebelum Lulus

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.