CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Selasa, 21 April 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home HEADLINE

Demi Sekolah, Pelajar Cililin Naik Getek Seberangi Waduk

Uby
27 Mei 2025
pelajar Cililin

Sejumlah pelajar di Cililin, Kabupaten Bandung Barat, patut diapresiasi. Setiap hari, mereka harus sebrangi Waduk Saguling demi bisa sampai ke sekolah. (foto: uby/pasjabar)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

BANDUNG BARAT, WWW.PASJABAR.COM – Semangat belajar sejumlah pelajar di Kampung Sampora, Kecamatan Cililin, Kabupaten Bandung Barat, patut diapresiasi. Setiap hari, mereka harus mempertaruhkan nyawa demi bisa sampai ke sekolah.

Untuk menuntut ilmu di SDN Panaruban yang terletak di Kampung Cangkuang, para pelajar di Cililin ini tidak hanya menempuh perjalanan jauh. Tetapi juga harus menyeberangi aliran Waduk Saguling dengan menggunakan rakit bambu atau getek.

Jarak antara rumah para pelajar dan sekolah hanya sekitar satu kilometer jika dihitung secara garis lurus.

Baca juga:   Tersengat Listrik di Atas Perahu, Anak Tenggelam di Waduk Saguling

Namun karena terhalang oleh waduk, satu-satunya akses tercepat adalah menyeberang sejauh 120 meter menggunakan rakit tradisional.

Jika harus melalui jalur darat, jarak tempuh menjadi sangat jauh, sekitar 15 hingga 17 kilometer, dan membutuhkan waktu berjam-jam.

Rakit yang mereka gunakan bukanlah transportasi modern, melainkan susunan bambu sederhana yang dikendalikan oleh warga setempat. Para pelajar yang menyebrang biasanya didampingi oleh penjaga rakit demi keselamatan mereka.

Baca juga:   Performa Mees Hilgers Anjlok, Gagal Tinggalkan FC Twente?

Meskipun begitu, kondisi alat transportasi air ini tetap berisiko tinggi, terutama saat air waduk sedang tinggi atau cuaca buruk.

“Kadang-kadang deg-degan juga kalau angin besar. Tapi kalau nggak nyebrang, ya nggak bisa sekolah,” ujar Firly, salah satu pelajar SDN Panaruban yang setiap hari menyebrangi waduk.

Dodo Djalal, salah satu guru di SDN Panaruban, mengakui bahwa kondisi ini sangat memprihatinkan. “Anak-anak ini luar biasa semangatnya. Tapi kami berharap ada perhatian serius dari pemerintah supaya akses mereka lebih aman,” ungkapnya.

Baca juga:   Observatorium Bosscha Lakukan Pengamatan Hilal Bulan Ramadan

Kepala Desa Karang Anyar, Asep Hermawan, juga menyampaikan harapan besar agar pemerintah segera membangun jembatan penyebrangan permanen.

“Ini bukan hanya soal pendidikan, tapi juga akses ekonomi dan keselamatan warga,” tegas Asep.

Masyarakat dan pelajar berharap adanya perhatian dari Pemerintah Kabupaten Bandung Barat untuk membangun infrastruktur jembatan yang layak. Sehingga anak-anak bisa belajar dengan tenang tanpa harus mempertaruhkan nyawa setiap hari. (uby)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: Kampung Cangkuangpelajar Cililinpelajar di CililinSDN Panarubanwaduk saguling


Related Posts

tenggelam di Waduk Saguling
HEADLINE

Tersengat Listrik di Atas Perahu, Anak Tenggelam di Waduk Saguling

8 April 2025
waduk saguling
HEADLINE

Tim SAR Temukan Korban Tenggelam di Waduk Saguling

8 Januari 2025
waduk saguling
HEADLINE

Musim Kemarau, Warga Manfaatkan Waduk Saguling yang Mengering untuk Bercocok Tanam

15 Agustus 2024

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

Fadly Alberto tertangkap kamera melakukan tendangan brutal terhadap pemain Dewa United U-20. (tangkapan layer)
HEADLINE

Belajar dari Kasus Hugo Samir: Fadly Alberto dan Ancaman Karier yang “Layu Sebelum Berkembang”

20 April 2026

JAKARTA, WWW.PASJABAR.COM – Sepak bola Indonesia kembali berduka atas runtuhnya nilai-nilai sportivitas di level pembinaan. Sosok Fadly...

Pemain Bhayangkara U-20 (putih) menendang pemain Dewa United U-20 di Semarang, Minggu (19/4) sore. (Arsip Dewa United)

Tak Main-Main! Dewa United Tempuh Jalur Hukum Terkait “Tendangan Kungfu” di Laga EPA U-20

20 April 2026
Laga Dewa United vs Persib Bandung. (Foto: Official Persib)

Hujan Drama di Banten: Persib Bandung Bangkit dari Ketertinggalan, Tahan Imbang Dewa United 2-2

20 April 2026
Tendangan Fadly Alberto ke pemain Dewa United. (Foto: Dok. Dewa United)

Dari Pahlawan Piala Dunia ke Ambang Sanksi Berat: Karier Fadly Alberto Terancam Usai Insiden “Tendangan Kungfu” di Semarang

20 April 2026
unpad

Unpad Gandeng VEX Robotics Gelar Pelatihan Robotika dan AI

20 April 2026

Highlights

Dari Pahlawan Piala Dunia ke Ambang Sanksi Berat: Karier Fadly Alberto Terancam Usai Insiden “Tendangan Kungfu” di Semarang

Unpad Gandeng VEX Robotics Gelar Pelatihan Robotika dan AI

ITB Perpanjang Pendaftaran SSU 2026, Beri Kesempatan Lebih Luas

Pemprov Jabar Akan Gabungkan BUMD dalam Holding Sangga Buana

Sidak Minyakita Bandung Temukan Distribusi Tidak Merata dan Harga Naik

Musim ‘Gila’ dan Menantang untuk Persib Bandung

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.