• Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Alamat Redaksi & Iklan
Minggu, Mei 10, 2026
PASJABAR
No Result
View All Result
h
  • Login
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASJABAR
  • PASNUSANTARA
  • PASDUNIA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKESEHATAN
  • PASOLAHRAGA
  • PASHIBURAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASJABAR
  • PASNUSANTARA
  • PASDUNIA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKESEHATAN
  • PASOLAHRAGA
  • PASHIBURAN
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
Home CAHAYA PASUNDAN

Makhluk, Segala Sesuatu yang Diciptakan Allah

makhluk

ilustrasi. (foto: istockphoto)

Share on FacebookShare on Twitter
Penulis: admin
Editor: admin
Dipublikasikan: Jumat. 13 Juni 2025 - 07:00 WIB
Ketua Bidang Agama Paguyuban Pasundan, Prof. Dr. H. Ali Anwar, M.Si (foto: pasjabar)

Oleh: Prof. Dr. H. Ali Anwar, M.Si., Ketua Bidang Agama Paguyuban Pasundan (Makhluk dalam buku Afeksi Islam)

WWW.PASJABAR.COM – Makhluk adalah segala sesuatu yang diciptakan, atau segala sesuatu selain Allah (kullu maa siwallah fahuwa makhluqun). Makhluq ini berada dari ketiadaan. Lalu, apa asal-usul alam semesta? Kemanakah ia bergerak? Bagaimana hukum-hukum yang berlaku baginya sehingga bisa mempertahankan keberaturan dan keseimbangannya? Itulah pertanyaan-pertanyaan menarik yang selalu menjadi topik pembahasan para ilmuwan.

READ ALSO

Saat Hati Bertamu ke Raudhah

LLDIKTI IV Warning Kampus, Unpas Pastikan Prodi Tetap Aman

Para ilmuwan masih terus membahas tentang subjek tersebut tanpa henti sehingga kemudian menghasilkan teori. Salah satu teori tentang alam semesta yang masih berlaku hingga awal abad dua puluh menyatakan bahwa alam semesta mempunyai ukuran yang tak terbatas. Dia ada tanpa awal, dan akan terus ada untuk selama-lamanya. Menurut pandangan yang biasa disebut model alam semesta statis, alam semesta tidak mempunyai awal atau akhir. Mengacu pada filsafat material, pandangan atau isme ini menolak adanya pencipta. Mereka berpendapat bahwa alam semesta merupakan sekumpulan zat yang konstan, stabil, dan tidak akan pernah berubah.

Selain model alam semesta statis (sebut saja filsafat statisme), ada pula pandangan kelompok materialisme. Menurutnya, sistem pemikiran yang menganggap bahwa zat itu merupakan makhluk yang mutlak. Mereka menolak segala keberadaan kecuali keberadaan zat itu sendiri. Seiring dengan berakhir pada filsafat Yunani Kuno dan semakin diterimanya materialisme ini pada abad sembilan belas, sistem pemikiran materialisme ini menjadi semakin terkenal dalam bentuk materialisme-dialektis yang digagas Karl Marx.

Pemikiran Tentang Alam Semesta

Model pemikiran tentang alam semesta abad sembilan belas menjadi basis dan landasan bagi filsafat materialis. George Politzer, dalam buku Principes Fondamentaux de Philosophie menyatakan (pendapatnya didasarkan pada model alam semesta statis) bahwa alam semesta bukanlah objek yang diciptakan. Kalau memang demikian, alam semesta pasti diciptakan sekaligus oleh Tuhan dan dijadikan dari ketiadaan. Padahal, untuk menghasilkan ciptaan, di tempat pertama, penciptanya harus menghasilkan keberadaan tersebut ketika alam semesta belum ada dan bahwa segala sesuatu muncul dari ketiadaan. Inilah yang idak dapat dijelaskan oleh ilmu.

Ketika Politzer menyatakan bahwa alam semesta tidak erbuat dari sesuatu yang tidak ada, ia berpijak pada teori model alam semesta statis abab sembilan. Ia mengira bahwa apa yang dikatakannya merupakan pandangan ilmiah. Fakta yang kemudian muncul, perkembanmgan ilmu dan teknologi memutarbalikan konsep-konsep lama seperti model alam semesta statis yang menjadi dasar bagi ilmuwan yang menganut paham materialisme. Kini, pada awal abad dua puluh satu, melalui serangkaian eksperimen, observasi, dan perhitungan, fisika modern telah berhasil membuktikan bahwa alam semesta ini memiliki awal. Ia diciptakan dari ketiadaan melalui ledakan yang sangat dahsyat (Big Bang).

Diciptakan

Jika alam semesta ini memiliki awal berarti makrokosmos itu bukan dihasilkan dari sesuatu yang tidak ada. Ia pasti diciptakan. Jika ciptaan itu ada (yang sebelumnya tidak ada), ia pasti membutuhkan penciptanya. Ada dari tiada itulah yang tidak dapat dipahami oleh benak (top-mind) manusia. Jadi, dapat dikatakan bahwa manusia tidak dapat memahaminya karena ia tidak mengalaminya. Karena itu, ada dari tiada itu sama sekali bukan pengumpulan objek-objek untuk membentuk objek yang baru sekaligus (seperti karya seni atau penemuan teknologi). Dalam pandangan Islam, alam semesta (univers) merupakan saslah satu ayat Allah. Dialah yang telah menciptakan segalanya dalam satu peristiwa dengan sangat sempurna. Benda-benda yang ada dan diciptakan itu sebelumnya tidak memiliki contoh. Bahkan, Dia tidak membutuhkan ruang dan waktu untuk menciptakan benda-benda itu.

Munculnya alam dari tiada menjadi ada merupakan bukti terbesar tentang penciptaan alam semesta. Jadi, ketika kita sebagai makhluk mempelajari fakta-fakta ini dengan saksama, perubahan tentang banyak hal akan terjadi. Ia bisa membantu manusia dalam usaha memahami arti kehidupan. Juga, dalam usaha memperbaiki sikap dan tujuan hidupnya. Ketika banyak ilmuwan yang berupaya mengabaikan fakta penciptaan yang tidak dapat mereka pahami sepenuhnya itu “kebodohan” sesungguhnya sedang bergulir. Padahal bukti-buktinya sudah sedemikian jelas bagi mereka. Kenyataan bahwa semua bukti ilmiah mengarah kepada keberadaan pencipta telah “memaksa” mereka untuk terus mencari alternatif-alternatif yang semakin membingungkan alam pikiran orang awam. Sungguhpun demikian, bukti-bukti keberadaan ilmu dan pengetahuan jelas-jelas telah mengakhiri perjalanan teori-teori ini. (han)

Disclaimer

Informasi dalam artikel ini disajikan untuk tujuan informasi umum. Redaksi Pasjabar berupaya menyajikan data yang akurat dan terkini, namun tidak menjamin kelengkapan dan keakuratan sepenuhnya.

Pembaca diharapkan melakukan verifikasi tambahan sebelum mengambil keputusan berdasarkan informasi ini. Segala risiko yang timbul dari penggunaan informasi menjadi tanggung jawab pembaca.

Jika terdapat kekeliruan atau ingin mengajukan hak jawab, silakan kunjungi halaman: Disclaimer .

Tags: alam semestaciptaan AllahGeorge PolitzerKarl MarxmakhlukManusia

Related Posts

Raudhah Madinah
HEADLINE

Saat Hati Bertamu ke Raudhah

Sabtu. 9 Mei 2026 - 19:12
Penutupan Prodi Keguruan
HEADLINE

LLDIKTI IV Warning Kampus, Unpas Pastikan Prodi Tetap Aman

Sabtu. 9 Mei 2026 - 17:44
PAD Kota Bandung
HEADLINE

Dorong Kreativitas PAD, DPRD Minta Rekomendasi LKPJ Masuk RKPD 2027

Sabtu. 9 Mei 2026 - 17:20
unpas guru besar
HEADLINE

Unpas Tambah 9 Guru Besar, Perkuat Tradisi Akademik Kampus

Sabtu. 9 Mei 2026 - 16:41
Sidang Doktor Ade Yusuf
HEADLINE

Sidang Doktor Ade Yusuf Bahas Pengaruh Faktor Teknologi terhadap Penggunaan Bukalapak

Sabtu. 9 Mei 2026 - 13:49
Sidang Doktor Raden Khemal
HEADLINE

Sidang Terbuka Doktor Unpas: Raden Khemal Youwangka Raih Gelar Doktor Ilmu Manajemen

Jumat. 8 Mei 2026 - 19:31
Next Post
kecelakaan pesawat air india

Kecelakaan Pesawat Air India AI171, 241 Tewas dan Satu Selamat

POPULAR NEWS

19 Sekolah di Jawa Barat Resmi Jadi Sekolah Maung 2026, Diterapkan di Tahun Ajaran Baru

Kamis. 7 Mei 2026 - 15:24
Sidang Doktor Raden Khemal

Sidang Terbuka Doktor Unpas: Raden Khemal Youwangka Raih Gelar Doktor Ilmu Manajemen

Jumat. 8 Mei 2026 - 19:31
unpas guru besar

Unpas Tambah 9 Guru Besar, Perkuat Tradisi Akademik Kampus

Sabtu. 9 Mei 2026 - 16:41
Raudhah Madinah

Saat Hati Bertamu ke Raudhah

Sabtu. 9 Mei 2026 - 19:12

Pelantikan dan Pengukuhan Pengurus Wilayah Paguyuban Pasundan se Tanah Papua

Sabtu. 25 April 2026 - 14:09

EDITOR'S PICK

Persib Bandung

Persib Bandung Akan Langsung Ngegas Saat Lawan PSS

Sabtu. 26 April 2025 - 07:00
Gagal Eksekusi Penalti, Salah Tak Hiraukan Nunez?

Gagal Eksekusi Penalti, Salah Tak Hiraukan Nunez?

Rabu. 12 Maret 2025 - 19:00
Barcelona Gagal Menjauh dari Real Madrid, Raphinha Ngamuk di Lapangan

Raphinha Marah ke Hansi Flick dan Ter Stegen

Senin. 7 April 2025 - 20:00
tiga bibit siklon

BMKG Deteksi Tiga Bibit Siklon, Waspada Cuaca Ekstrem Indonesia

Rabu. 4 Februari 2026 - 13:00

About

We bring you the best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc. Check our landing page for details.

Follow us

Kategori

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized

Recent Posts

  • Saat Hati Bertamu ke Raudhah
  • LLDIKTI IV Warning Kampus, Unpas Pastikan Prodi Tetap Aman
  • Dorong Kreativitas PAD, DPRD Minta Rekomendasi LKPJ Masuk RKPD 2027
  • Unpas Tambah 9 Guru Besar, Perkuat Tradisi Akademik Kampus
  • Buy JNews
  • Landing Page
  • Documentation
  • Support Forum

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Powered by
►
Necessary cookies enable essential site features like secure log-ins and consent preference adjustments. They do not store personal data.
None
►
Functional cookies support features like content sharing on social media, collecting feedback, and enabling third-party tools.
None
►
Analytical cookies track visitor interactions, providing insights on metrics like visitor count, bounce rate, and traffic sources.
None
►
Advertisement cookies deliver personalized ads based on your previous visits and analyze the effectiveness of ad campaigns.
None
►
Unclassified cookies are cookies that we are in the process of classifying, together with the providers of individual cookies.
None
Powered by
No Result
View All Result
  • Homepages
    • Home Page 1
    • Home Page 2

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.