BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Agus Nurulsyam Suparman resmi meraih gelar Doktor Ilmu Sosial dari Program Pascasarjana Universitas Pasundan (Unpas) setelah berhasil mempertahankan disertasinya dalam sidang terbuka yang digelar pada Kamis (19/6/2025) di Aula Mandalasaba Dr. Djoenjoenan, Gedung Paguyuban Pasundan, Jalan Sumatera No. 41, Kota Bandung.
Sidang promosi doktor Pascasarjana Unpas ini dipimpin oleh Prof. Dr. H. Bambang Heru P., M.S. selaku Ketua Sidang, dengan tim promotor yang terdiri atas Prof. Dr. H. Ali Anwar, M.Si., sebagai promotor dan Prof. Dr. H. Soleh Suryadi, M.Si. sebagai co-promotor.
Sementara penguji atau oponen ahli terdiri dari Prof. Dr. H. Yaya Mulyana A. A., M.Si., Prof. Dr. H. M. Didi Turmudzi, M.Si., serta Prof. Dr. H. Thomas Bustomi, M.Si.,

Agus mengangkat disertasi berjudul Strategi Pemanfaatan Teknologi Berbasis Elektronik tentang Peningkatan Efisiensi Proses Bisnis di Kabupaten Ciamis.
Disertasi ini membedah berbagai permasalahan dalam penerapan teknologi elektronik oleh pemerintah daerah. Khususnya dalam upaya meningkatkan efisiensi proses bisnis.
Hasil penelitiannya menunjukkan bahwa strategi pemanfaatan teknologi oleh Pemerintah Kabupaten Ciamis belum berjalan efektif.
Hal ini disebabkan oleh sejumlah hambatan. Seperti keterbatasan fasilitas dan infrastruktur, kurangnya SDM yang kompeten, penerapan e-Government yang belum maksimal, serta implementasi prosedur komunikasi dan informatika yang belum optimal.
“Dalam penelitian ini, saya ingin menganalisis dan mengkaji lebih mendalam terkait bagaimana pemanfaatan teknologi. Untuk peningkatan efisiensi proses bisnis di Kabupaten Ciamis,” ujar Agus usai sidang promosi.

Ia menjelaskan bahwa motivasi utama penelitian ini berasal dari semangat transformasi digital.
“Karena salah satu hal yang melatarbelakangi terwujudnya strategi ini adalah transformasi digital. Pemanfaatan teknologi berbasis elektronik ini sangat berpengaruh terhadap terwujudnya good governance atau pemerintahan yang baik,” tambahnya.
Melalui metode penelitian deskriptif kualitatif dengan studi kasus, Agus menemukan bahwa keberhasilan pemanfaatan teknologi dalam birokrasi sangat dipengaruhi oleh komitmen pegawai.
Ketersediaan anggaran, kesiapan infrastruktur, dan penguatan kapasitas sumber daya manusia.
Hasil Sidang
Dalam sidang tersebut, Agus dinyatakan lulus dengan IPK 3,50 dan predikat yudisium memuaskan. Ia menjadi lulusan ke-295 Program Doktor Ilmu Sosial Unpas.

Agus juga menyampaikan kesan mendalam terhadap proses akademiknya di Unpas.
“Kuliah di Unpas ini sangat luar biasa. Kami diperlakukan seperti keluarga sendiri. Para guru dan dosen menjadi teladan bagi kami. Tidak ada satu hal pun yang mengecewakan. Mudah-mudahan kami bisa mengikuti jejak para dosen yang sangat luar biasa,” ucapnya penuh rasa hormat.
Ia berharap, penelitiannya dapat menjadi referensi dalam pengembangan strategi digital di lingkungan pemerintah daerah. Serta dapat mendorong terwujudnya birokrasi yang efisien, profesional, dan berorientasi pada pelayanan publik yang lebih baik. (han)
Disclaimer
Informasi dalam artikel ini disajikan untuk tujuan informasi umum. Redaksi Pasjabar berupaya menyajikan data yang akurat dan terkini, namun tidak menjamin kelengkapan dan keakuratan sepenuhnya.
Pembaca diharapkan melakukan verifikasi tambahan sebelum mengambil keputusan berdasarkan informasi ini. Segala risiko yang timbul dari penggunaan informasi menjadi tanggung jawab pembaca.
Jika terdapat kekeliruan atau ingin mengajukan hak jawab, silakan kunjungi halaman: Disclaimer .















