• Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Alamat Redaksi & Iklan
No Result
View All Result
PASJABAR
Minggu, 7 Juni 2026
  • Login
  • BERANDA
    • PASBANDUNG
    • PASJABAR
    • PASNUSANTARA
    • PASDUNIA
  • PASBISNIS
    • PASFINANSIAL
  • PASPENDIDIKAN
    • PASKESEHATAN
  • PASOLAHRAGA
  • PASHIBURAN
    • PASBUDAYA
    • PASKREATIF
    • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
    • TOKOH
    • CAHAYA PASUNDAN
  • PASGALERI
  • BERANDA
    • PASBANDUNG
    • PASJABAR
    • PASNUSANTARA
    • PASDUNIA
  • PASBISNIS
    • PASFINANSIAL
  • PASPENDIDIKAN
    • PASKESEHATAN
  • PASOLAHRAGA
  • PASHIBURAN
    • PASBUDAYA
    • PASKREATIF
    • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
    • TOKOH
    • CAHAYA PASUNDAN
  • PASGALERI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home HEADLINE

LLDIKTI IV Warning Kampus, Unpas Pastikan Prodi Tetap Aman

LLDIKTI Ingatkan Kampus “Move On” Adaptif terhadap Kebutuhan Industri

Yatti Chahyati
Sabtu. 9 Mei 2026
Penutupan Prodi Keguruan

ilustrasi (Foto : pasjabar)

Share on FacebookShare on WhatsAppShare on Telegram

# Penutupan Prodi

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM —Wacana penataan program studi (prodi) di perguruan tinggi kembali menjadi perhatian.

RELATED POSTS

Knicks Kembali Bungkam Spurs 105-104, Wemby Salah Assist Di Detik-Detik Akhir

BMKG Jelaskan Penyebab Fenomena Bediding yang Bikin Dingin

Perhatian itu muncul setelah Wakil Menteri menyampaikan evaluasi besar-besaran terhadap sejumlah program studi yang dinilai sudah jenuh dan minim peluang kerja.

Menanggapi hal tersebut, Kepala LLDIKTI Wilayah IV Jawa Barat dan Banten, Dr. Lukman menegaskan bahwa pemerintah tidak melakukan penutupan ekstrem terhadap program studi tertentu.

Pemerintah justru mendorong perguruan tinggi agar mampu beradaptasi dengan kebutuhan zaman.

Menurutnya, kampus perlu mulai “move on” atau berhijrah dari program studi yang sudah mengalami kejenuhan peminat dan memiliki lapangan pekerjaan terbatas menuju program studi baru yang lebih relevan dengan perkembangan industri dan kebutuhan masa depan.

“Realitanya, banyak program studi yang ketika mahasiswanya lulus, pertanyaannya adalah mereka akan bekerja di mana? Sementara lapangan pekerjaannya sudah tidak ada,” tuturnya.

“Supaya mahasiswa tidak dirugikan, kami meminta program studi yang sudah jenuh mengalihkan diri kepada program studi baru yang lebih memiliki peluang kerja,” ujar Lukman.

Ia menjelaskan, proses pengalihan tersebut tidak serta-merta merugikan perguruan tinggi.

Perguruan tinggi dapat memindahkan dosen dan sumber daya dari program studi lama ke program studi baru. Kampus juga dapat memanfaatkan sarana dan prasarana yang sudah ada agar proses transisi berjalan lebih mulus.

Dinamika Program Studi

Lukman menyebut dinamika pembukaan dan penutupan program studi sebagai hal yang biasa di lingkungan perguruan tinggi.

Di wilayah Jawa Barat dan Banten, terdapat sekitar 3.051 program studi. Sekitar 9 persen di antaranya mengalami perubahan setiap tahun.

“Kampus membuka program studi baru dan menutup program studi lain. Dinamika ini wajar dan sudah berlangsung dari tahun ke tahun. Jadi bukan sesuatu yang baru,” katanya.

Menurutnya, isu tersebut menjadi gaduh karena masyarakat mendengarnya dalam skala besar. Kondisi itu kemudian menjadi warning bagi perguruan tinggi yang memiliki program studi dengan prospek kerja terbatas.

Ia menekankan bahwa kampus tidak boleh hanya membuka program studi karena memiliki sumber daya manusia dan fasilitas pendukung.

Perguruan tinggi juga harus memikirkan keberlanjutan karier lulusannya.

“Yang harus dipikirkan adalah mahasiswa. Setelah lulus mereka akan bekerja di mana? Jangan sampai kampus membuka program studi tetapi tidak mempertimbangkan peluang kerja lulusannya,” tambahnya.

Pastikan Prodi Masih Relevan

Sementara itu, Rektor Universitas Pasundan, Prof. Dr. H. Azhar Affandi menyampaikan bahwa hingga saat ini program studi di Unpas masih berada dalam kategori aman dan relevan dengan kebutuhan masyarakat maupun dunia industri.

“Alhamdulillah, kalau melihat keberadaan program studi di Unpas saat ini, belum ada yang termasuk kategori program studi yang harus menjadi warning. Keberadaannya masih sangat diperlukan dan potensial,” ujarnya.

Meski demikian, Unpas tetap melakukan langkah antisipatif dengan mengembangkan program-program pendidikan yang sesuai kebutuhan industri masa depan.

Unpas tidak hanya membuka program studi baru, tetapi juga memperkuat kekhususan dan konsentrasi keilmuan.

Menurut Azhar, pembukaan program studi baru bukan perkara mudah. Kampus harus memenuhi berbagai persyaratan akademik dan administratif.

Karena itu, Unpas memilih strategi memperkuat spesialisasi pada program studi yang sudah ada agar tetap kompetitif dan relevan.

Langkah tersebut menjadi penting di tengah perubahan dunia kerja yang semakin cepat akibat perkembangan teknologi, digitalisasi, hingga transformasi industri.

Perguruan tinggi kini tidak hanya menghasilkan lulusan, tetapi juga harus memastikan lulusannya memiliki kompetensi yang benar-benar dibutuhkan dunia kerja. (han/tie)

# Penutupan Prodi

 

Disclaimer

Informasi dalam artikel ini disajikan untuk tujuan informasi umum. Redaksi Pasjabar berupaya menyajikan data yang akurat dan terkini, namun tidak menjamin kelengkapan dan keakuratan sepenuhnya.

Pembaca diharapkan melakukan verifikasi tambahan sebelum mengambil keputusan berdasarkan informasi ini. Segala risiko yang timbul dari penggunaan informasi menjadi tanggung jawab pembaca.

Jika terdapat kekeliruan atau ingin mengajukan hak jawab, silakan kunjungi halaman: Disclaimer.

Editor: Yatti Chahyati
Tags: dunia pendidikanjurusan kuliah sepi peminatkampus di Jawa BaratLLDIKTI IVpeluang kerja lulusanpendidikan tinggi Indonesiapenutupan prodi keguruanprodi perguruan tinggiprogram studi baruuniversitas pasundan
Share30SendShare

Related Posts

Knicks Kembali Bungkam Spurs 105-104, Wemby Salah Assist Di Detik-Detik Akhir

Knicks Kembali Bungkam Spurs 105-104, Wemby Salah Assist Di Detik-Detik Akhir

Jhon Be
Sabtu. 6 Juni 2026
0

* knicks spurs BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM -- New York Knicks kembali meraih kemenangan pada Game 2 Final NBA 2026 yang berlangsung...

bmkg bediding

BMKG Jelaskan Penyebab Fenomena Bediding yang Bikin Dingin

Hanna Hanifah
Sabtu. 6 Juni 2026
0

WWW.PASJABAR.COM — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) meluruskan informasi yang ramai beredar di media sosial terkait fenomena bediding atau...

Google Bawa Gemini AI ke Ponsel Android Go Edition

Google Bawa Gemini AI ke Ponsel Android Go Edition

Hanna Hanifah
Sabtu. 6 Juni 2026
0

WWW.PASJABAR.COM — Google mulai menghadirkan dukungan asisten virtual berbasis kecerdasan buatan (AI) Gemini pada perangkat Android (Go Edition), sistem operasi...

KAI

KAI Daop 2 Bandung Tawarkan Tarif Hemat Liburan Sekolah

Uby
Sabtu. 6 Juni 2026
0

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM — PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI menghadirkan program diskon tarif sebesar 30 persen untuk seluruh kereta...

Harga Pangan

Harga Pangan Strategis Berfluktuasi, Cabai Rawit Masih Tertinggi

Hanna Hanifah
Sabtu. 6 Juni 2026
0

WWW.PASJABAR.COM — Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional yang dikelola Bank Indonesia mencatat harga sejumlah komoditas pangan strategis masih...

Next Post
Raudhah Madinah

Saat Hati Bertamu ke Raudhah

IKA Unpas 2026

Dr. Nenden Euis Sri Mulyati Terpilih Menjadi Ketua IKA Unpas 2026–2031

RECOMMENDED

Knicks Kembali Bungkam Spurs 105-104, Wemby Salah Assist Di Detik-Detik Akhir

Knicks Kembali Bungkam Spurs 105-104, Wemby Salah Assist Di Detik-Detik Akhir

Sabtu. 6 Juni 2026
bmkg bediding

BMKG Jelaskan Penyebab Fenomena Bediding yang Bikin Dingin

Sabtu. 6 Juni 2026
  • 640 Followers
  • 24k Followers

MOST VIEWED

  • iPhone 18

    Bocoran iPhone 18 Pro Max Usung Baterai Lebih Besar dan Berat

    234 shares
    Share 94 Tweet 59
  • ESDM Siapkan Langkah Efisiensi Energi Hadapi Geopolitik Timur Tengah

    231 shares
    Share 92 Tweet 58
  • Cuaca Bandung Hari Ini Terasa Lebih Panas, Ini Penyebabnya

    93 shares
    Share 37 Tweet 23
  • 19 Sekolah di Jawa Barat Resmi Jadi Sekolah Maung 2026, Diterapkan di Tahun Ajaran Baru

    92 shares
    Share 37 Tweet 23
  • Bandung Panas dan Hujan Bergantian, BMKG Ungkap Penyebabnya

    91 shares
    Share 36 Tweet 23
PASJABAR

© 2026 PASJABAR</a

Navigate Site

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

Ok

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Powered by
►
Necessary cookies enable essential site features like secure log-ins and consent preference adjustments. They do not store personal data.
None
►
Functional cookies support features like content sharing on social media, collecting feedback, and enabling third-party tools.
None
►
Analytical cookies track visitor interactions, providing insights on metrics like visitor count, bounce rate, and traffic sources.
None
►
Advertisement cookies deliver personalized ads based on your previous visits and analyze the effectiveness of ad campaigns.
None
►
Unclassified cookies are cookies that we are in the process of classifying, together with the providers of individual cookies.
None
Powered by
No Result
View All Result
  • BERANDA
    • PASBANDUNG
    • PASJABAR
    • PASNUSANTARA
    • PASDUNIA
  • PASBISNIS
    • PASFINANSIAL
  • PASPENDIDIKAN
    • PASKESEHATAN
  • PASOLAHRAGA
  • PASHIBURAN
    • PASBUDAYA
    • PASKREATIF
    • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
    • TOKOH
    • CAHAYA PASUNDAN
  • PASGALERI

© 2026 PASJABAR</a