CIMAHI, WWW.PASJABAR.COM – Proses Penerimaan Murid Baru (PMB) jenjang SMK di Kota Cimahi, Jawa Barat, pada tahap kedua, Rabu (25/6/2025) pagi, diwarnai gangguan server pusat.
Akibatnya, ratusan calon orang tua murid memilih mendatangi langsung sekolah untuk mendaftarkan anak mereka.
Salah satu titik keramaian terjadi di SMK Negeri 3 Cimahi. Para orang tua murid mengaku kesulitan mengakses sistem pendaftaran daring yang disediakan Dinas Pendidikan (Disdik) Jawa Barat.
Gangguan teknis ini menghambat proses unggah data dan mengakibatkan antrean pendaftaran secara luring di sekolah.
“Untuk saat ini memang ada sedikit gangguan dari server pusat, sehingga proses unggah data terhambat. Tapi kami tetap bantu para calon pendaftar yang datang langsung,” ujar Wiwik Wahyuni, Ketua Pelaksana SPMB SMKN 3 Cimahi.
Tak hanya karena masalah teknis, sebagian besar orang tua juga mengaku datang ke sekolah karena belum terbiasa dengan sistem pendaftaran online.
“Sebenarnya bisa online, tapi saya khawatir salah input data. Jadi lebih yakin kalau langsung datang ke sekolah,” ujar Aisyah Wulandari, salah satu calon orang tua murid.
Senada dengan Aisyah, Entin, orang tua lainnya, mengaku masih belum memahami proses digitalisasi sistem pendaftaran.
“Kalau datang langsung, bisa dibantu sama petugas sekolah. Saya juga belum terlalu ngerti pakai sistem online,” ucapnya.
PMB tahap kedua ini mencakup jalur prestasi dan nilai rapor, dan akan berlangsung selama satu pekan ke depan. Para orang tua berharap, gangguan teknis bisa segera diatasi agar proses pendaftaran berjalan lancar.
Disdik Jabar sendiri belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait kendala server pusat yang dikeluhkan para pendaftar. Namun, pihak sekolah diminta tetap siaga membantu proses pendaftaran luring agar tidak mengganggu hak calon peserta didik. (uby)












