CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Selasa, 21 April 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home HEADLINE

STKIP Pasundan Lantik 431 Wisudawan : Siapkan Lulusan Hadapi era Society 5.0 Berjati Diri Pasundan

Yatti Chahyati
7 Agustus 2025
Wisuda STKIP Pasundan

Pelantikan mahasiswa terbaik STKIP Pasundan oleh Ketua STKIP Pasundan. (foto : tie/pasjabar)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

# Wisuda STKIP Pasundan

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM — STKIP Pasundan melantik 431 mahasiswa menjadi wisudawan terdiri dari 374 lulusan Program Sarjana dan 57 lulusan Program Magister, yang diselenggarakan di  Convention Hall Hotel Harris Festival Citylink, Kamis (7/8/2025).

Wisudawan terbagi kedalam 11 wisudawan Program PIPS, 45 wisudawan program Penjas, 33 Program PPKn, 43 Program PBI dan 299 Program PJKR.

Dengan tema ’Berkarya untuk Negeri, Berjati Diri Pasundan’  diharapkan pelaksanaan wisuda terssebut menjadi momen bukan hanya menjadi seremoni kelulusan, melainkan juga penegasan identitas kampus berjati diri Pasundan yang siap menyongsong era Society 5.0.

Hal tersebut diungkapkan Ketua STKIP Pasundan Prof. Dr. Dedi Supriadi, M.Pd, A.IFO,.

“STKIP Pasundan, menyampaikan kebanggaan atas pelantikan wisudawan dan wisudawati kali ini, sekaligus juga capaian institusional kampus yang baru saja menerima akreditasi unggul untuk dua program studi utama, yakni Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi (PJKR) serta Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn),” paparnya.

Hal itu diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap kualitas STKIP Pasundan sebagai lembaga pendidikan tinggi yang berbasis nilai keislaman, kesundaan, dan teknologi.

Ia juga menegaskan komitmen STKIP Pasundan membentuk lulusan berintegritas, adaptif teknologi, serta menjunjung nilai-nilai kesundaan dan ke-Islaman.

Baca juga:   KKN Tematik Unpas Sampai Citarum Bersih

Menurut Prof. Dedi, lulusan STKIP harus mampu berinovasi di era digital tanpa kehilangan karakter lokal.

“Kami tidak hanya mencetak sarjana, tapi pemimpin masa depan yang kreatif, komunikatif, dan kontributif,” tegasnya.

Hadir dalam pelaksanaan wisuda tersebut Ketua Umum Pengurus Besar Paguyuban Pasundan, Prof. Dr.H.M Didi Turmudzi M.Si, Ketua Yayasan Pendidikan Tinggi Pasundan Dr. H. Makbul Mansyur, M.Si., Ketua Yayasan Pendidikan Dasar Menengah Pasundan Prof. Dr. Dadang Mulyana M.Si, para wakil Rektor Universitas Pasundan, Ketua KONI Jabar Ketua Umum KONI Jawa Barat saat ini adalah Prof. Dr. M. Budiana, S.IP., M.Si..mewakili Gubernur Jawa Barat, Andrie Kustria Wardana, Kepala Biro Kesra Setda Provinsi Jawa Barat, serta beberapa pengurus Paguyuba Pasundan.

STKIP Pasundan Jadi Kebanggaan Pasundan

Ketua Umum Pengurus Besar Paguyuban Pasundan, Prof. Dr. H.M. Didi Turmudzi, M.Si., menyampaikan apresiasi mendalam. Ia menyebut STKIP Pasundan sebagai kampus stabil yang mampu mencetak lulusan berdaya saing tinggi.

“STKIP Pasundan ini kampus para juara. Sudah bertahun-tahun membuktikan diri mampu mengalahkan bahkan perguruan tinggi negeri dalam banyak hal. Ini kenyataan yang harus disyukuri dan dibanggakan,” ujar Prof. Didi saat memberikan sambutan dalam acara wisuda STKIP Pasundan.

Baca juga:   Pemeran Preman Pensiun, Kang Gobang, Tutup Usia

Dalam suasana haru dan penuh semangat, Prof. Didi mengucapkan terima kasih kepada Ketua STKIP Pasundan beserta seluruh jajaran yang telah menjaga kekompakan dan komitmen dalam membangun STKIP sebagai perguruan tinggi unggul.

“Terima kasih kepada Ketua STKIP Pasundan yang selalu kompak dan bergerak bersama untuk mewujudkan STKIP unggul. Ini kerja keras kolektif yang sangat luar biasa,” tambahnya.

Tak lupa, apresiasi mendalam diberikan kepada para orang tua mahasiswa yang telah mempercayakan pendidikan anak-anaknya di STKIP Pasundan.

“Terima kasih kepada orang tua yang sudah menitipkan anaknya belajar di STKIP Pasundan. Kami tidak akan menyia-nyiakan kepercayaan ini,” tegasnya.

Optimisme Hadapi Tantangan Zaman

Prof. Didi tidak menutup mata terhadap tantangan berat ke depan, termasuk maraknya pemutusan hubungan kerja (PHK) dan ketatnya persaingan di dunia kerja.

“Namun, kita tidak boleh pesimis. Lulusan STKIP Pasundan dan seluruh civitas akademika Pasundan harus tetap optimis. Kita bukan hanya pencari kerja, tetapi pencipta lapangan kerja, minimal untuk diri sendiri,” ucapnya penuh keyakinan.

Ia menegaskan bahwa mahasiswa STKIP Pasundan telah dibentuk dengan karakter kuat: pantang menyerah, berani, dan petarung. “Belum selesai, belum tercapai—terus berjuang!” serunya.

Jati Diri Sunda dan Peran Strategis di Era Globalisasi

Dalam kesempatan yang sama, Prof. Didi juga mengingatkan pentingnya menjaga jati diri budaya Sunda, termasuk pelestarian bahasa Sunda yang saat ini mengalami krisis pemakaian.

Baca juga:   Setelah Sambara Sukses di Jawa Barat, Bank bjb Luncurkan Sambat bagi Warga Banten

“Tebeng, ludeng, jati diri urang Sunda. Sekarang banyak krisis bahasa Sunda. Biasakan berbahasa Sunda di manapun kita berada,” katanya. Ia juga menyelipkan nasihat khas Sunda: “Ulah goong kabeh maneh, kudu goong nabeuh maneh”, yang berarti jangan pasif, tapi harus proaktif dan bergerak.

Prof. Didi menekankan bahwa di era globalisasi, kampus-kampus seperti STKIP Pasundan harus menjadi rekan strategis dalam pembangunan, bukan hanya di bidang pendidikan, tapi juga budaya dan sosial.

Paguyuban Pasundan: 112 Tahun Berdiri Kokoh

Menutup sambutannya, Prof. Didi mengingatkan bahwa Paguyuban Pasundan sebagai organisasi budaya tertua di Indonesia kini memasuki usia ke-112 tahun.

“Paguyuban Pasundan adalah satu-satunya organisasi budaya Sunda yang masih kokoh berdiri sampai hari ini. Dan STKIP Pasundan adalah bagian dari sejarah besar itu,” tegasnya.

Dengan semangat tersebut, Prof. Didi mengajak seluruh lulusan dan keluarga besar STKIP Pasundan untuk terus menjaga nilai, mutu, dan karakter sebagai insan Pasundan sejati.(tie)

# Wisuda STKIP Pasundan

Print Friendly, PDF & Email
Editor: Yatti Chahyati
Tags: Akreditasi Unggulcimahiera digitalKampus Berbasis NilaiKampus JuaraKIP KuliahLiterasi DigitalLulusan BerprestasiMahasiswa Terbaikpaguyuban pasundanPendidikan InklusifPendidikan Islam dan Kesundaanpendidikan jawa baratpendidikan karakterpendidikan tinggiProf Dedi Sutardiprof didi turmudziSociety 5.0stkip pasundanWisuda 2025


Related Posts

pasundan law fair 2026
HEADLINE

Pasundan Law Fair 2026 Sukses Digelar, Ajang Nasional Adu Gagasan dan Kompetensi Mahasiswa Hukum

16 April 2026
SJR jurnal dosen
HEADLINE

SJR: Sekadar Jaga Reputasi

16 April 2026
Pemkot Cimahi memperingati Hari Teater Dunia (Hatedu) 2026 dengan pementasan teater musikal inklusif yang melibatkan ASN hingga komunitas tuli. (Uby/pasjabar)
HEADLINE

Peringati Hatedu 2026, Pemkot Cimahi Hadirkan Teater Musikal Inklusif di GOR Sangkuriang

12 April 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

Fadly Alberto tertangkap kamera melakukan tendangan brutal terhadap pemain Dewa United U-20. (tangkapan layer)
HEADLINE

Belajar dari Kasus Hugo Samir: Fadly Alberto dan Ancaman Karier yang “Layu Sebelum Berkembang”

20 April 2026

JAKARTA, WWW.PASJABAR.COM – Sepak bola Indonesia kembali berduka atas runtuhnya nilai-nilai sportivitas di level pembinaan. Sosok Fadly...

Pemain Bhayangkara U-20 (putih) menendang pemain Dewa United U-20 di Semarang, Minggu (19/4) sore. (Arsip Dewa United)

Tak Main-Main! Dewa United Tempuh Jalur Hukum Terkait “Tendangan Kungfu” di Laga EPA U-20

20 April 2026
Laga Dewa United vs Persib Bandung. (Foto: Official Persib)

Hujan Drama di Banten: Persib Bandung Bangkit dari Ketertinggalan, Tahan Imbang Dewa United 2-2

20 April 2026
Tendangan Fadly Alberto ke pemain Dewa United. (Foto: Dok. Dewa United)

Dari Pahlawan Piala Dunia ke Ambang Sanksi Berat: Karier Fadly Alberto Terancam Usai Insiden “Tendangan Kungfu” di Semarang

20 April 2026
unpad

Unpad Gandeng VEX Robotics Gelar Pelatihan Robotika dan AI

20 April 2026

Highlights

Dari Pahlawan Piala Dunia ke Ambang Sanksi Berat: Karier Fadly Alberto Terancam Usai Insiden “Tendangan Kungfu” di Semarang

Unpad Gandeng VEX Robotics Gelar Pelatihan Robotika dan AI

ITB Perpanjang Pendaftaran SSU 2026, Beri Kesempatan Lebih Luas

Pemprov Jabar Akan Gabungkan BUMD dalam Holding Sangga Buana

Sidak Minyakita Bandung Temukan Distribusi Tidak Merata dan Harga Naik

Musim ‘Gila’ dan Menantang untuk Persib Bandung

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.