CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Rabu, 15 April 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home HEADLINE

Rancage dan Paguyuban Pasundan Serahkan Hadiah Sastera Rancage 2025

Yatti Chahyati
13 Agustus 2025
hadiah Sastera Rancage 2025

Hadiah Sastera Rancage 2025 yang diselenggarakan di Aula Mandalasaba Gedung Paguyuban Pasundan Lantai 5, Jalan Sumatera 41 Bandung, Rabu (13/8/2025).

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

# Hadiah Sastera Rancage 2025

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM — Yayasan Kebudayaan Rancage bekerja sama dengan Paguyuban Pasundan kembali menggelar Penganugerahan Sastera Rancage 2025.

Hadiah Sastera Rancage dilaksanakan di Aula Mandalasaba Gedung Paguyuban Pasundan Lantai 5, Jalan Sumatera 41 Bandung, Rabu (13/8/2025).

Tahun ini, hadiah diberikan kepada sejumlah sasterawan dari berbagai wilayah, yakni Sastera Sunda diraih Hidayat Soesanto dengan karya sastera Anggota Dewan Ngangantung Maneh, Saster Jawa diraih St.Sri Emyani Kumpulan puisi berjudul Dalan Sidhatan, Sastera Bali diraih Komang Sujana dengan Kumpulan puisi berjudul Renganis, Sastera Lampung diraih Udo Z. Karzi penulis karya Minan Lela Sebambangan yang ditulis dalam bahasa Lampung dan Sastera Batak diraih Panusunan Simanjuntak dengan judul karya Parhuta-huta Do Hami.

Ajang apresiasi bagi sasterawan daerah tersebut menjadi salah satu yang konsisten berkarya dalam bahasa ibu.

Tahun ini, acara digelar istimewa karena bertepatan dengan Milangkala ke-112 Paguyuban Pasundan, dihadiri tokoh budaya, sastrawan, dan perwakilan pemerintah daerah.

Baca juga:   Mahasiswa ITB Ciptakan Desain Rumah Apung untuk Banjir

Ketua Dewan Pembina Yayasan Kebudayaan Rancagé, Erry Riyana Hardjapamekas, menegaskan pentingnya pelestarian bahasa daerah di tengah derasnya arus globalisasi.

“Bahasa ibu akan semakin tersingkir jika kita tidak melakukan sesuatu. Penghargaan ini adalah salah satu cara membangkitkan minat menggunakan bahasa daerah. Apalagi, sejak 2017 sudah ada Undang-Undang Pemajuan Kebudayaan yang memperkuat upaya ini,” ujarnya.

Erry mengakui bahwa regenerasi penulis sastera daerah berjalan lambat. Tantangan semakin besar dengan pengaruh bahasa asing seperti Inggris, Korea, dan Mandarin, yang tidak hanya memengaruhi bahasa daerah tetapi juga mengancam posisi Bahasa Indonesia.

“Kedepan sastera yang di perlombakan tidak harus selalu dibukukan. Tulisan di media sosial dengan bahasa daerah pun bisa memberi dampak positif. Kami akan memanfaatkan digitalisasi agar generasi muda lebih mudah berkarya tanpa terbebani biaya cetak,” tambahnya.

Erry pun menegaskan bahwa keberhasilan penghargaan ini tidak mungkin tercapai tanpa dukungan semua pihak. Ia mengapresiasi peran pemerintah daerah, universitas, dan organisasi kebudayaan yang selama ini turut berkontribusi.

Baca juga:   Sejak Pandemi Partisipasi Anak Mengikuti PAUD Turun

Beberapa daerah seperti Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Bali pernah menunjukkan perhatian besar terhadap pelestarian bahasa daerah melalui dukungan terhadap penghargaan ini.

Komitmen Menjaga Bahasa Ibu

Ketua Umum PB Paguyuban Pasundan, Prof. Dr. H. M. Didi Turmudzi, M.Si., menyatakan komitmennya menjaga keberlangsungan penghargaan ini terutama dalam menjaga Bahasa ibu.

“Sebagai salah satu murid dari Kang Ajip Rosidi, kami memiliki tanggung jawab moral agar Penghargaan Rancagé terus berlangsung. Ini satu-satunya penghargaan untuk sastrawan daerah lintas suku bangsa di Indonesia,” kata Prof. Didi.

Prof. Didi menilai kerja sama antara Paguyuban Pasundan dan Yayasan Rancagé telah membawa manfaat besar, termasuk memperluas apresiasi kepada berbagai penulis daerah.

Penghargaan Sastra Rancagé, menurut Prof. Didi, bukan hanya ajang penghormatan, tetapi juga langkah nyata melestarikan bahasa daerah.

“Kami berharap provinsi lain menaruh perhatian yang sama seperti Paguyuban Pasundan, sehingga bahasa daerah tetap hidup di tengah kemajuan zaman,” ujarnya.

Baca juga:   Bobby Ingin Menjadi Generasi Muda yang Unggul

Dengan terselenggaranya Hadiah Sastra Rancagé 2025, diharapkan muncul semangat baru di kalangan generasi muda untuk terus berkarya, memanfaatkan bahasa daerah sebagai identitas budaya, dan menjadikannya bagian dari kehidupan sehari-hari, baik di ruang digital maupun karya sastra cetak.

Ajang Kreativitas Sastera Daerah

Sementara itu salah satu penerima penghargaan Sastra Lampung Rancage 2025 , Udo Z Karzi mengatakan dengan adanya penghargaan Rancage bisa mengembangkan lagi kreativitas para penulis di daerah.

“Sehingga nanti bisa berdampak pada pelestarian dan pengembangan Bahasa daerah. Dari data yang ada, memang banyak penulis satra daerah itu sudah berumur, sehingga diharapkan ada kebangkitan di generasi muda untuk mau menggunakan Bahasa daerahnya dan membuat karya sastra,” harapnya.

Sebelumnya diselenggarakan juga Seminar Kesusasteraan Daerah dengan tema : Merebak Ruang Sastra Daerah di Sekolah.(*/tie)

# hadiah Sastera Rancage 2025

Print Friendly, PDF & Email
Editor: Yatti Chahyati
Tags: bahasa daerahBahasa Ibubudaya sundaErry Riyana Hardjapamekashadiah sastera rancageLampungmilangkala paguyuban pasundanpaguyuban pasundanPelestarian BudayaPenghargaan Sastra Rancagéprof didi turmudziSastra daerahSastra digitalSastrawan IndonesiaUdo Z KarziYayasan Kebudayaan Rancagé


Related Posts

LPG
HEADLINE

Isu Kelangkaan LPG, Pertamina Pastikan Stok Nasional Tetap Aman

30 Maret 2026
paguyuban pasundan
HEADLINE

Paguyuban Pasundan Gelar Silaturahmi Bada Idul Fitri

30 Maret 2026
Prof Didi Turmudzi
HEADLINE

Ucapan Idulfitri 1447 H Ketua Umum PB Paguyuban Pasundan

21 Maret 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

ITB HMT lagu
HEADLINE

HMT ITB Minta Maaf atas Lagu Kontroversial yang Picu Keresahan

15 April 2026

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM - Himpunan Mahasiswa Tambang Institut Teknologi Bandung (HMT ITB) menyampaikan pernyataan sikap terkait beredarnya lagu...

rusun ASN

Rusun ASN Kejati Jabar Capai 32%, Berpotensi Rampung Lebih Cepat

15 April 2026
bedah rumah

Program Bedah Rumah Jabar Dimulai, Target 40 Ribu Hunian

15 April 2026
kawasan gedung sate

Pemprov Jabar Tata Ulang Kawasan Gedung Sate Jadi Ruang Terpadu

15 April 2026
kendaraan listrik mbg

Kendaraan Listrik Untuk Distribusi MBG Ciptaan SMKN 8 Bandung Siap Diproduksi 

14 April 2026

Highlights

Pemprov Jabar Tata Ulang Kawasan Gedung Sate Jadi Ruang Terpadu

Kendaraan Listrik Untuk Distribusi MBG Ciptaan SMKN 8 Bandung Siap Diproduksi 

Xiaomi 18 Pro Bocoran Terbaru Ungkap Spesifikasi Kamera dan Baterai

Roblox Luncurkan Akun Kids dan Select untuk Perlindungan Anak

Tiket Hari Pembuka Polytron Indonesia Open 2026 Dijual Mulai Rp40 Ribu

BMKG: Mayoritas Wilayah Jabar Masuki Kemarau Lebih Cepat

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.