www.pasjabar.com — Francesco Bagnaia menghadapi akhir pekan yang sulit di MotoGP Austria 2025. Pebalap Ducati itu gagal menuntaskan sprint race akibat masalah teknis pada motornya. Kondisi makin pahit ketika di balapan utama ia hanya mampu finis di posisi kedelapan, jauh dari ekspektasi dan performa yang biasanya ia tunjukkan di lintasan Red Bull Ring.
Bagnaia mengaku tidak memahami masalah yang menimpa motornya. Padahal, trek Austria selama ini kerap menjadi salah satu sirkuit favoritnya. “Saya tidak mengerti mengapa bisa berbeda jauh dari biasanya. Saya sudah berusaha habis-habisan, tapi hasilnya tetap di luar lima besar,” ujarnya.
Perbandingan dengan Marc Marquez dan Marco Bezzecchi
Situasi Bagnaia semakin kontras ketika dibandingkan dengan rekan setimnya, Marc Marquez, yang justru tampil cemerlang. Marquez berhasil merebut kemenangan baik di sprint race maupun balapan utama. Sementara itu, Marco Bezzecchi dari VR46 juga menunjukkan kecepatan impresif sejak lap awal.
“Di putaran awal, Bez dan Marc melakukan semuanya lebih baik dari saya. Baik pengereman, masuk hingga keluar tikungan. Saya tahu mereka pebalap kuat, tapi selisih 12 detik di lintasan ini terasa tidak masuk akal,” kata Bagnaia, dikutip dari Motosan.
Habis-Habisan tapi Tak Berbuah Manis
Sebagai juara dunia dua kali, Bagnaia terbiasa tampil kompetitif. Namun di Austria kali ini, ia benar-benar kesulitan. Meski mengerahkan seluruh kemampuan, posisinya terus melorot dari barisan depan hingga harus puas finis kedelapan.
“Saya bertarung dan sudah mengeluarkan semua kemampuan, tapi tetap finis kedelapan, 12 detik di belakang pemenang. Padahal tahun lalu saya bisa melakukan hal yang sama seperti Marc sekarang. Potensi motornya ada, tapi entah mengapa tidak bekerja dengan baik,” keluh Bagnaia.
Menunggu Jawaban dari Ducati
Kekecewaan Bagnaia semakin memuncak karena hingga kini ia belum mendapat jawaban jelas dari Ducati terkait masalah yang menimpanya. Kesabarannya mulai habis, apalagi performanya kalah jauh dengan rekan setim yang menggunakan motor sama.
“Tidak ada penjelasan dari Ducati saat ini. Saya masih menunggu,” tutup Bagnaia dengan nada kecewa.
Kini, tekanan semakin besar bagi Ducati untuk segera memberikan solusi. Jika tidak, peluang Bagnaia mempertahankan dominasinya di MotoGP bisa terganggu oleh rekan setimnya sendiri, Marc Marquez, yang tengah dalam performa puncak.












