BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – DPRD Kota Bandung menggelar Sidang Paripurna dengan agenda pengambilan sumpah jabatan anggota Pengganti Antar Waktu (PAW).
Dalam kesempatan tersebut, dua anggota baru dilantik, yakni Nina Fitriana yang menggantikan Riantono. Serta Sendi Lukmanulhakim yang menggantikan Ahmad Nugraha dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P).
Pelantikan
Ketua DPRD Kota Bandung Asep Mulyadi menjelaskan bahwa secara otomatis keduanya akan menempati posisi yang sebelumnya diisi oleh anggota yang digantikan.
“Untuk Ibu Nina Fitriana akan duduk di Komisi III menggantikan Pak Riantono, sementara Pak Sandi menggantikan posisi Pak Ahmad. Sebelumnya Pak Ahmad sempat dicalonkan menjadi pimpinan DPRD, namun posisinya kemudian digantikan oleh Bu Rieke. Jadi, kini Pak Sandi masuk ke Komisi II menggantikan Bu Rieke,” jelas Asep.
Asep juga berpesan agar Nina dan Sandi dapat menjalin kerja sama dengan seluruh anggota dewan maupun Pemerintah Kota Bandung.
“Secara internal harus bisa membangun komunikasi dengan sesama anggota DPRD. Dan juga bekerja sama dengan baik dengan Pemkot Bandung sebagai eksekutif,” tegasnya.
Usai pelantikan, Nina Fitriana menyampaikan rasa terima kasih kepada Riantono yang telah memberikan arahan selama dirinya meniti karier politik.
“Saya ucapkan terima kasih kepada Pak Riantono, karena bagaimanapun beliau sudah banyak memberikan bimbingan kepada kami juniornya,” ujarnya.
Nina yang sebelumnya menjabat Ketua RW 18 Kelurahan Tamansari, Kecamatan Bandung Wetan, menyebut persoalan sampah menjadi perhatian utamanya di Komisi III.
“Sebagai Ketua RW saya sering menerima keluhan warga, salah satunya soal sampah. Itu akan menjadi prioritas saya di dewan,” tambahnya.
Sementara itu, Sendi Lukmanulhakim, mantan Ketua Forum RW Kota Bandung sekaligus Ketua RW 05 Kelurahan Babakan Surabaya, Kecamatan Kiaracondong, menyoroti persoalan akses pendidikan dasar di wilayahnya.
“Selama ini banyak warga di kecamatan saya yang sulit mengakses sekolah negeri sehingga akhirnya masuk ke sekolah swasta. Ini menjadi pekerjaan rumah yang harus saya perjuangkan,” jelasnya.
Sandi juga menegaskan bahwa sesuai tupoksi Komisi II, dirinya akan memprioritaskan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Bandung.
“Peningkatan PAD menjadi salah satu fokus utama saya ke depan,” ungkapnya.
Dengan resmi dilantiknya dua anggota PAW ini, DPRD Kota Bandung berharap roda legislatif dapat berjalan semakin efektif. Khususnya dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat dan mendukung pembangunan Kota Bandung. (put)












