BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Wakil Wali Kota Bandung, Erwin, mendatangi salah satu universitas di Kota Bandung pada Selasa (2/9/2025) siang, pasca terjadinya aksi pembubaran dan sweeping massa tak dikenal di kawasan sekitar kampus.
Kedatangan orang nomor dua di Kota Bandung ini bertujuan untuk memastikan kondisi mahasiswa dan kampus pasca insiden pembubaran dan sweeping massa serta membahas langkah-langkah antisipasi bersama pihak terkait.
Dalam kunjungannya, Erwin melakukan dialog dengan sejumlah anggota Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Islam Bandung (Unisba).
Mereka membicarakan kronologi peristiwa yang terjadi pada Senin malam, di mana kericuhan berujung pada penggunaan gas air mata oleh aparat keamanan di sekitar area kampus.
Erwin menegaskan, mahasiswa yang menyampaikan aspirasi melalui aksi unjuk rasa harus tetap menjaga ketertiban dan kondusivitas.
Ia mengingatkan agar tidak mudah terprovokasi oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab, yang bisa memanfaatkan situasi untuk menimbulkan kerusakan maupun bentrokan.
“Mahasiswa harus bisa menjaga ketertiban dan tidak terprovokasi. Jangan sampai ada pihak yang memanfaatkan momentum ini untuk merusak fasilitas umum dan membuat suasana semakin memanas,” ujar Erwin.
Lebih lanjut, Erwin menyampaikan bahwa saat ini Kota Bandung dalam kondisi siaga darurat. Pemerintah Kota Bandung akan terus berkoordinasi dengan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) untuk memastikan keamanan dan ketertiban di seluruh wilayah.
Ia juga mengajak para ulama dan tokoh masyarakat untuk mendoakan agar Bandung kembali damai seperti sedia kala.
“Bandung saat ini siaga darurat. Karena itu, kami mengimbau petugas keamanan wilayah, baik Linmas, RT, maupun RW, untuk menjaga daerahnya masing-masing. Mari bersama-sama menciptakan Bandung yang aman dan kondusif,” tambahnya.
Sementara itu, pasca sweeping dan kericuhan yang sempat terjadi di kawasan dua kampus, suasana Jalan Tamansari Bandung berangsur pulih. Aktivitas masyarakat dan perkuliahan di kampus kembali berjalan normal tanpa ada penjagaan khusus dari aparat. (uby)












